
Dan siang ini Teguh dan Kiki sudah berada di sebuah restoran yang berhadapan langsung dengan air terjun jernih yang mengalir sangat deras.butuh waktu 1 jam lebih sedikit untuk mereka berdua bisa sampai di tempat sebagus ini,di tambah lagi udara di sekitar restoran ini terasa begitu menyejukkan pernafasan dan juga hati nya.
" Bagus banget."Kiki berdecak kagum melihat pemandangan indah ini, selama tinggal di pulau K ini,Kiki sama sekali belum pernah mengunjungi tempat favorit masyarakat pulau K.tatapan mata nya tertuju kepada panjang nya air terjun yang sangat indah sekali.
" Aku saja belum pernah ke sini loh Mas? Kenapa Kamu bisa tahu ada restoran sebagus ini di pulau yang sudah lama Aku tempati?" tanya Kiki membekap mulut nya.kedua bola mata nya menatap takjub pemandangan yang sangat indah dan mengalihkan atensi semua pengunjung.
" Untuk Kamu akan Aku usaha kan memberikan yang terbaik."Teguh lalu menarik meja untuk Kiki dan mempersilahkan Kiki duduk sambil menghadap ke arah air terjun.Teguh sengaja meminta anak buah nya menyewa tempat paling bagus dan private karena ada hal penting yang harus mereka bicarakan.
Kiki tersenyum malu dengan bibir yang tidak berhenti mengulum senyum.sejak terpisah dengan waktu yang cukup lama,Kiki baru kali ini bisa kembali melihat lebih dekat pahatan ketampanan wajah milik lelaki yang dulu mengisi relung hati nya.entah kenapa ada sesuatu yang beda yang dia rasakan terlebih lagi saat mendengar kan penjelasan tentang kesalahpahaman yang terjadi di antara mereka berdua.sebenarnya Kiki bahagia bersama Rangga tetapi tidak bisa lebih excited saat bersama Teguh.jantung nya bahkan berdetak lebih kencang saat Teguh menyentuh kulit nya.
Satu persatu pelayan restoran datang membawakan kan makanan spesial yang sudah di pesan oleh Teguh jauh sebelum mereka berdua datang ke tempat ini.
" Mas?" panggil Kiki pelan.
" Ya ada apa sayang." jawab Teguh lembut dan mampu membuat kedua pipi Kiki merah merona.entah kenapa Kiki seperti seorang anak ABG yang baru mengenal kata cinta.
"Kapan Kamu akan kembali ke ibu kota? Bukan kah di sana ada perusahaan yang harus Kamu urus?" tanya Kiki memalingkan wajahnya karena tidak berani membalas tatapan mata Teguh.
"Aku tidak akan kembali sebelum berhasil mendapatkan kembali Kamu dan anak kita,Aku ingin kalian ikut bersama ku, karena hanya kalian berdua lah sumber kebahagiaan dan ketenangan hidup ku." jawab Teguh menggenggam tangan Kiki lalu mengecup nya sambil memejamkan mata.
"Aku mohon! Kembali lah bersama Aku,kita sambung lagi cerita cinta kita yang belum usai.Aku ingin dunia tahu Kamu dan Noah segala nya untuk ku." imbuh Teguh dengan wajah yang sangat serius,kali ini dia harus berhasil menaklukkan hati Kiki, meskipun harus melewati banyak rintangan dan memakan waktu yang begitu menguras tenaga.
" Aku...Mas tolong jangan lihatin Aku seperti itu." rengek Kiki yang tidak bisa lagi tahan dengan tatapan mata Teguh.
" Kenapa? Wajah mu selalu berhasil mengalihkan dunia ku.Kamu begitu memukau sayang." Teguh membelai pipi Kiki dan mengecup kening nya begitu dalam.
" Aku mencintaimu sayang." bisik Teguh sambil memeluk pinggang ramping Kiki.
__ADS_1
" Aku...." Kiki yang masih malu-malu belum bisa menjawab ungkapan cinta dari Teguh.
" Aku tidak akan memaksa Kamu untuk menjawab nya sekarang, tetapi Aku hanya bisa meminta tolong buka kembali hati mu agar kita bisa kembali bersama dan membesarkan Noah dengan kasih sayang yang utuh." Teguh terus berusaha meyakinkan Kiki supaya wanita ini mau kembali membina rumah tangga bersama dengan dia.Teguh menghirup dalam-dalam aroma tubuh Kiki yang sudah lama dia rindukan.sofa yang mereka tempati berdua cukup luas untuk bergerak kesana-kemari.
Seketika kulit Kiki meremang dengan wajah yang sudah semakin merah, jantung nya sudah berdetak tidak karuan.hembusan nafas halus dari Teguh yang menerpa leher membuat Kiki kikuk dan tidak lagi bisa mengontrol diri nya.perlahan tangan Kiki ikut membalas pelukan hangat dari Teguh.dia cukup terbuai dengan suasana romantis ini.Teguh yang merasakan Kiki ikut membalas pelukan nya menambah kan belitan tangan semakin erat sampai membuat Kiki menempel tepat di dada kekar nya.
" Apa Kamu tahu sayang? Selama Kamu pergi dari rumah,Aku sudah seperti gelandangan yang siap untuk menjemput ajal.satu sendok saja Aku sudah tidak bisa lagi mengunyah nasi." tutur Teguh agar Kiki luluh dan iba kepada diri nya.Teguh kembali mengingat bagaimana cara dia terpuruk dan sekacau apa di awal masa perjuangan nya mencari keberadaan Kiki.semua waktu di habiskan di kantor tanpa perduli lagi dengan kesehatan diri nya sendiri.
" Separah itu kah?" tanya Kiki terenyuh.
" Hm.." Teguh mengangguk kan kepala lalu menyandarkan kepala nya di pundak Kiki.
"Apa Mas sama sekali tidak pernah makan nasi dan merawat diri Mas dengan baik ? Aku lihat tubuh Mas saat ini sangat kurus sekali dari biasa nya.apa istri Mas tidak mengurus Mas dengan baik?" tanya Kiki yang langsung di balas sorot mata tajam dari Teguh.
" Jangan lagi membicarakan wanita gila itu ketika kita berdua sedang bersama,Aku menikahi nya murni karena ingin menyelamatkan nama baik perusahaan dan juga Nenek.Aku sama sekali tidak pernah tidur satu kamar dengan nya.tubuh ku terlalu jijik untuk menyentuh kulit nya.Aku...."Teguh terus menceritakan rumah tangga macam apa yang telah dia jalani dengan wanita yang menjebak nya malam itu.mulut Kiki menganga lebar tidak menyangka Teguh bisa sejahat itu membalas kan rasa sakit hati nya.mendengar Teguh yang sudah menghukum bunda dan wanita yang sudah menipu dia malam itu.hati Kiki merasa tenang dan damai karena tidak akan lagi bertemu dengan mertua penghancur rumah tangga nya.
Kiki mengangguk kan kepala nya dengan pelan.
" Awal kepergian ku dari rumah..." Kiki juga mulai membuka kisah hidup nya agar tidak ada lagi yang merasa tertipu dan kecewa dengan jalan hidup mereka masing-masing.dia menjelaskan bagaimana awal pertemuan dengan Rangga sampai sejauh mana hubungan mereka berdua.
" Ternyata dugaan ku benar,ada seseorang yang sengaja menutupi identitas mu sampai Aku sendiri tidak bisa melacak nya.apa Noah begitu dekat dengan dia?" tanya Teguh sedikit merasa cemburu.
" Pasti,karena saat melihat dunia untuk pertama kali nya,Bang Rangga lah yang selalu menemani dia bermain dan menjaga nya saat sakit." jawab Kiki.
" Apa Aku boleh pergi mengunjungi makam nya? Aku hanya ingin mengucapkan kata terima kasih karena sudah membantu menjaga kalian berdua, meskipun aku sedikit kecewa karena kehebatannya Aku tidak bisa bertemu dengan Kamu."
Awal nya Kiki mengira kalau Teguh akan marah besar dan mencaci maki Rangga yang sudah pernah menjadi kekasih dan hampir menjadi suaminya, ternyata Teguh jauh lebih dewasa dari kemarin.dia bisa menerima semua hubungan Kiki dan Rangga meskipun harus menahan rasa sakit.
__ADS_1
" Boleh,Apa Mas tidak marah dengan apa yang sudah terjadi?"Kiki mengernyit heran menunggu Jawaban apa yang akan keluar dari mulut Teguh.
" Marah? Sudah pasti Aku marah melihat wanita ku di miliki oleh orang lain,tapi sayang nya Aku tidak mungkin bisa membalas perbuatan nya karena dia sudah pergi jauh,Aku hanya ingin menjenguk nya walaupun tidak bisa melihat setampan apa pria yang sudah merebut wanita ku."
" Sebaiknya kita makan dulu, sebelum makanan ini terlanjur dingin dan rasa nya pun sudah tidak nikmat lagi.sepulang nya dari sini,Aku akan membawa Mas ke tempat peristirahatan terakhir nya." ajak Kiki lalu membantu mengambil Teguh makanan seperti yang sudah sering dia lakukan.
Setelah menghabiskan semua makanan yang ada di atas meja,Teguh dan kiki langsung pergi menuju ke sebuah tempat yang sudah sering Kiki kunjungi.mereka berdua melewati banyak barisan makan dan tidak lupa membawa-sekeranjang bunga di tangan.
" Hati-hati sayang." Teguh menggenggam erat tangan Kiki karena harus melewati jalan yang licin.
" Iya Mas." jawab Kiki fokus melihat jalan yang mereka lewati.
Kiki dan Teguh mengucapkan salam lalu meletakkan keranjang bunga di samping dan mereka berdua duduk tepat di sisi makam.mereka berdua tidak lupa berdoa untuk Rangga.
" Bro! Aku datang untuk mengucapkan terima kasih kepada Kamu, terimakasih sudah menjaga Kiki dan buah hati kami.sebenarnya Aku sedikit sakit hati melihat cara mu melindungi Kiki,tapi Aku tidak bisa berbuat banyak.terima kasih juga sudah menyayangi anak kami meskipun dia bukan darah daging mu." ucap Teguh dalam hati nya,tangan nya terulur menaburkan bunga dan mengusap nama yang tertera pada nisan.Kiki juga ikut menaburkan bunga merah itu sambil menyapa dalam hati nya .
20 menit mereka habiskan di tempat ini, setelah mengunjungi makam Rangga,Teguh langsung mengajak Kiki pulang dan tidak lupa membeli pesanan Noah.
" Aku merasa plong setelah mengunjungi dia." ucap Teguh sambil menatap lurus jalanan yang berada di depan mata nya.
" Aku harap Kamu segera memikirkan tawaran Aku tadi, kembali lah dan kita lanjut kan hidup kita berdua." imbuh nya lalu meraih tangan Kiki dan mengecup nya begitu mesra.
" Beri Aku waktu." pinta Kiki yang langsung di balas anggukan kepala oleh Teguh.
Jangan lupa Like Vote dan Komen ya guys 😍🥰🥰
"
__ADS_1