
Air mata sudah mengalir deras di pipi wanita paruh baya yang bertubuh gempal ini.Cindy yang sedang duduk langsung memuji sandiwara manis dari Calon mertua nya.
"Pandai sekali wanita tua ini bermain drama, sungguh sangat mendalami peran." batin Cindy tersenyum puas.jika sandiwara ini berhasil mengompori Teguh,itu arti nya sebuah kemenangan sudah berada di depan mata nya.
" Bunda kangen sekali sama kamu Nak,maaf kan Bunda yang sudah khilaf melakukan kesalahan kepada Kamu."
" Bunda tidak sanggup lagi menanggung beban ini sendirian, Bunda selalu pergi berobat sendiri, hingga pada akhirnya dokter mengatakan bahwa umur Bunda sudah tidak bisa lama lagi di dunia ini." Air mata Bunda Yeni semakin deras membasahi pipi bakpao nya.
Cindy yang ikut menyaksikan pertunjukkan ini bukan nya bersedih malah tertawa ngakak di dalam hati nya.
" Sudah jelek ,malah tambah di jelek-jelek kan ." caci Cindy dalam hati nya dengan senyuman yang di sembunyikan.
Melihat Mulut Bunda Yeni yang miring seperti orang terkena stroke membuat Cindy semakin bersemangat mencaci keburukan nya.
" Dasar! Ibu durhaka."imbuh nya lagi.
Teguh yang masih belum tau tentang penyakit apa yang di derita oleh sang Bunda langsung membalas pelukan tangan Bunda nya.wajah Teguh terlihat jelas menahan rasa simpatinya.
Tangisan pilu yang keluar dari mulut sang Ibu membuat Teguh semakin kasihan dengan kisah perjuangan hidup orang tua nya.
" Sebenar nya Bunda Sakit apa? Ayah kemana Bun? Kenapa Ayah tidak ikut datang ke tempat ini?" tanya Teguh heran.
" Dokter memvonis Bunda terkena penyakit leukemia akut .Ayah tidak mengetahui semua ini, Bunda sengaja menyembunyikan ini semua dari Ayah,karena Bunda tidak menambah beban pikiran Ayah.sudah cukup selama ini Bunda membuat Ayah hidup susah, Bunda sudah tidak ingin lagi membuat kekacauan dalam keluarga kita, Bunda tidak ingin Nenek Kamu semakin murka dan tambah membenci keberadaan Bunda.hanya kepada Kamu lah Bunda mau berbagi kisah pahit ini karena Bunda sadar,waktu Bunda sudah tidak lama lagi." ucap Bunda Yeni sambil terus berurai air mata.
" Duduk dulu Bun." ajak Teguh dengan memegang kuat tubuh gempal sang Bunda menuju ke deretan kursi yang sudah tersusun rapi.tanpa Teguh sadari,sudah ada wanita masa lalu nya yang sedang duduk manis menatap kepada nya.
" Kamu.." ucap Teguh kaget.
Cindy sengaja membuat senyum semanis mungkin untuk Teguh.pria yang dulu pernah dia tinggal kan demi bisa bersama dengan lelaki lain.
" Halo honey.." sapa Cindy masih dengan panggilan waktu mereka menjalin hubungan.
Tubuh Teguh langsung menegang dengan urat-urat yang sudah berlarian keluar.
Kursi yang berada di depan nya sengaja dia tarik kasar sehingga menimbulkan bunyi yang sangat keras.
Brak...
Bayangan penolakan sadis yang di lakukan oleh Cindy kembali terlintas di benak nya.
__ADS_1
Begitu tega nya Cindy pergi dengan lelaki lain sedang kan Teguh datang bersama seluruh keluarga nya untuk melamar Cindy sebagai calon istri nya.namun kehadiran mereka di tolak mentah-mentah oleh keluarga Cindy karena sudah mempunyai calon yang lebih kaya dari keluarga Rezaldi.mantan suami Cindy dulu nya tinggal di luar negeri bersama keluarga nya.karena mengetahui siapa calon besan nya,ayah Cindy yang merupakan rekan bisnis keluarga Rizaldi dengan tanpa kasihan menarik semua saham nya dan memutuskan semua hubungan yang telah lama terjalin di antara mereka.
Saat itu Teguh sangat terpukul dan hancur sekali, hidup nya menjadi berantakan dan tak terurus lagi.
Karena tidak ingin membuat sang Cucu semakin larut dalam kesedihan nya, Kakek Rizaldi langsung bekerja keras membangun perusahaan nya agar lebih maju meskipun tanpa ada saham dari mantan calon besan nya.hingga Perusahaan Sentosa group bisa sukses dan berjaya sampai sekarang ini.
Teguh yang sedang depresi langsung di bawa ke luar negeri demi bisa menjalani pengobatan terbaik.selain itu dengan berada di luar negri , Teguh akan terbebas dari bayangan masa lalu nya.
Teguh lebih sering pergi ke tempat hiburan malam sambil menggandeng berbagai jenis wanita yang berbeda.dia yang tidak pernah menyentuh alkohol menjadi pecandu alkohol demi bisa melepaskan beban yang ada di dalam pikirannya.
Teguh yang tidak pernah kenal rokok,menjadi sangat hapal betul merk rokok bagus yang sudah menjadi candu bagi nya.
Kepergian Cindy dalam hidup nya benar-benar menoreh kan luka batin yang begitu dalam.
Teguh langsung menepis kasar tangan Cindy yang hendak memeluk tubuh nya.
" Minggir." bentak Teguh sangat kasar.
Kenapa di saat dia sudah bisa melupakan semua kenangan pahit nya,wanita ini malah muncul kembali ke dalam hidup nya yang sudah sangat bahagia ini.
" Untuk apa lagi Kamu menampakkan batang hidung mu di hadapan Aku? Kemana suami yang rela Kamu bela-belain itu?" hardik Teguh dengan muka sinis nya.
Wajah Cindy langsung pucat basi ketika menerima perlakuan kurang menyenangkan dari lelaki yang masih mengisi relung hati nya.
Melihat Teguh hidup bahagia membuat tangan Cindy gatal ingin menghancurkan nya seperti rumah tangga nya yang sudah hancur karena kehadiran ketiga di tengah-tengah dia dan mantan suami nya.
Baru 3 bulan menikah, Cindy sudah mulai mendapatkan perlakuan kasar dari mantan suami dan mantan mertua nya.
Bahkan dengan tega nya mantan suami Cindy bermain asmara dengan wanita kenalan ibu mertua nya.kejadian itu terjadi langsung di depan mata Cindy.
Namun Cindy tidak sadar juga jika ini adalah balasan atas apa yang telah dia lakukan dulu kepada Teguh yang begitu memuja dan mencintai nya sepenuh hati.
" Aku harus bisa mendapatkan kembali hati Teguh.Papa pasti akan marah besar jika Aku gagal masuk ke dalam keluarga Rizaldi." batin Cindy dengan menampilkan wajah sedih nya.air mata kepalsuan langsung dia turun kan dari sudut mata nya.
Tangis kepalsuan Cindy semakin pecah dan meyakin kan .ketika membayangkan penghianatan yang di lakukan oleh mantan suami nya.sungguh wanita yang sangat licik sekali,demi mencapai tujuan nya dia rela melakukan apapun demi bisa tetap hidup mewah.
" Aku mohon..maafkan Aku honey! Aku terpaksa meninggalkan Kamu karena mendapat kan ancaman dari lelaki brengsek itu, setelah dia mendapatkan Aku,dengan begitu kejam nya dia menyakiti hati dan juga raga ku.Aku telah bercerai dengan dia sejak 3 tahun yang lalu."
" Aku minta maaf." imbuh nya lagi yang tidak mau menghentikan air mata palsu nya.
__ADS_1
Cindy terus sesenggukan berharap mendapatkan empati dan pelukan hangat dari mantan kekasih nya yang telah tersakiti.
Sedang kan Teguh tidak tersentuh sama sekali melihat Cindy yang sedang menangis sesenggukan.Teguh bahkan dengan sengaja membuang muka nya karena tidak sudi melihat wanita masa lalu nya yang telah merusak hidup nya.
" Aku tidak butuh lagi kata maaf dari mulut busuk Kamu itu! Jangan pernah lagi datang menemui Aku dan keluarga ku." ujar Teguh dingin.
Bunda Yeni langsung mengelus lengan sang putra yang terlihat begitu emosi.
" Nak,jangan seperti ini." ucap Bunda Yeni menenangkan sang putra.
" Cindy sudah sangat menyesal dengan apa yang telah dia perbuat kepada Kamu.jangan salah paham, selama ini Cindy lah yang selalu membantu Bunda pergi berobat dan menemani Bunda ketika Ayah mu pergi bekerja.hanya Cindy yang mau merawat Bunda nak."
" Bunda mohon di sisa umur Bunda yang singkat ini, Bunda hanya ingin menghabiskan waktu Bunda bersama Kamu.izinkan Bunda untuk tetap bisa menikmati waktu terakhir ini Nak,dan belajar lah menerima Cindy di dalam hidup kita." Bunda Yeni kembali memasang wajah sedih nya.kedua wanita ini bermain begitu apik nya dalam sandiwara yang telah mereka susun sejak beberapa hari yang lalu.
Bahkan wanita yang bergelar seorang Ibu dengan tega nya menyelip kata kematian di dalam sandiwara duniawi nya.demi berjalan lancar nya sebuah rencana , Bunda Yeni rela berdusta dengan mengatasnamakan kematian demi meyakinkan buah hati nya yang sudah terlanjur tau tabiat buruk nya.
" Ck.." Teguh berdecih kesal.
Dengan sangat malas Teguh menduduk kan bokong nya di sebelah kursi Cindy yang terus berusaha meluluhkan hati nya.
Bunda Yeni yang berada di kursi ujung hanya bisa memberikan kode kepada Cindy agar lebih bersabar lagi menghadapi emosi Teguh.
" Jika Cindy tidak datang waktu itu, Bunda tidak bisa membayangkan seperti apa jadi nya hidup Bunda saat ini, tertatih menghadapi penyakit serius ini dengan seorang diri tanpa ada anak dan suami yang mendampingi.sakit nak,hancur hati Bunda.tetapi Bunda tidak bisa berbuat banyak." Bunda Yeni masih terus berusaha meyakinkan putra nya yang masih terlihat meragukan apa yang dia lihat.
" Nak..Bunda mohon.Bunda hanya ingin pamit dengan suasana damai dan tenang."ujar Bunda Yeni dengan suara serak menahan tangis.
" Bunda..." cegah Teguh yang tidak terima dengan ucapan sang bunda.
Teguh langsung mengusap kasar wajah nya sambil memejamkan sejenak mata nya yang sudah terasa sangat lelah.
Ketika Teguh sedang tertunduk dengan menutup wajah nya, Bunda Yeni memanfaatkan kelengahan Teguh dengan sengaja meneteskan obat pembersih luka yang berwarna merah ke hidung nya.sehingga seperti orang yang sedang mengalami mimisan.
Semua telah mereka siap kan dengan sangat sempurna sekali.
" Aduh..." keluh Bunda Yeni sambil memegang kepala nya.
Jangan lupa Like,Vote dan Komen ya guys.
Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar walaupun hanya satu kata.
__ADS_1
Dukungan dan support dari kalian sangat berarti bagi Author.
Terimakasih semuanya 😍😍😍🥰