
Dua hari telah berlalu,semenjak kejadian naas yang menimpa dirinya kemarin.Teguh sama sekali tidak pernah mencoba menghubungi Joko Mulyono lagi.
Meskipun berulang kali Joko mengancam akan menyebar video skandal nya, tetapi Teguh memilih cuek dan menganggap itu semua hanyalah angin lalu yang tidak perlu untuk dia takuti.
" Bagaimana ini Tuan! Perusahaan kita mengalami masalah serius, beberapa investor bahkan sudah menarik semua investasi mereka dari perusahaan kita.saat ini keuangan perusahaan benar-benar kacau."ucap orang tersebut dari dalam perusahaan nya.
Joko Mulyono yang masih berada di dalam rumah nya di buat tercengang dengan penuturan Asisten nya.susah payah dia menyelesaikan setiap masalah yang datang silih berganti dan berusaha menutupi semua kekurangan perusahaan nya dengan menjual semua aset nya.tetapi dalam sekejap mata saja perjuangan nya sudah hancur tidak tersisa lagi.
" Bagaimana ini bisa terjadi,hah?" bentak Joko begitu marah nya.jantung nya mulai tidak bisa berfungsi dengan baik lagi.bahkan dia sudah rela menjebloskan putri kandung nya demi bisa memenangkan proyek besar dan suntikan dana dari Sentosa Group, tetapi tetap saja perusahaan nya tidak bisa terselamatkan.
" Saya juga tidak tau Tuan, Saya sedang mencari penyebab nya saat ini."jawab Asisten Joko yang masih mencoba mengirim email kepada pemilik saham.
" Baiklah,Kamu atasi dulu masalah ini,Aku akan segera berangkat ke kantor." jawab Joko lalu menutup sambungan telepon nya dan bergegas memakai jas kantor tanpa berpamitan kepada istri dan juga anak nya.
Joko setengah berlari menuju mobil nya,tanpa mengatakan apapun pria ini langsung duduk di dalam mobil dengan sekelebat pertanyaan.
" Siapa yang sudah berani menjebak Aku dalam masalah ini?" gumam nya dengan tatapan mata tajam lurus ke arah depan.
Sopir pribadi yang sudah standby langsung menyalakan mesin mobil nya dan bergegas menginjak pedal gas meninggalkan halaman rumah Joko Mulyono.
" Apa ini ada hubungan nya dengan Teguh si manusia kejam itu? Tapi bukan kah kemarin malam dia sedang mabuk dan tidak akan bisa mengingat penjebakan itu?" imbuh nya masih menerka-nerka penyebab hancur nya saham perusahaan nya.
Sedang kan orang yang menjadi dalang di balik kehancuran perusahaan Joko, sedang bersenang-senang tertawa puas melihat perusahaan Joko yang dalam hitungan jam saja hanya tinggal nama dan kerangka saja.
" Apa Joko sudah menghubungi kita?" tanya Teguh dengan duduk santai di atas kursi kebesaran nya.punggung nya bersandar sempurna di kursi hitam itu.
" Belum Bos! Mungkin sebentar lagi." jawab Bimo.
" Aku tidak mungkin tinggal diam saja setelah apa yang dia lakukan kepada ku." ujar Teguh tersenyum sinis.
__ADS_1
" Apa malam kemarin Bos sempat melakukan nya dengan wanita itu?" tanya Bimo memastikan.
" Kamu pikir Aku tidak normal apa? Apalagi dosis yang mereka campur kan di dalam minuman itu sangat tinggi sekali,badan ku saja sampai menggigil menahan rasa panas nya." jawab Teguh menggebu-gebu.
" Saya kira Bos menolak di berikan ikan busuk." celetuk Bimo pelan.sebuah senyuman mengejek terlukis jelas di bibir nya.
Bugh...
Teguh lalu melempar kan pulpen berikut dengan berkas besar ke kepala Bimo.
" Awh..." rintih Bimo sambil memegang kepala nya yang terasa panas.
" Rasain! Berani sekali Kamu mengejek Aku yang sedang terkena musibah besar,Kamu pikir Aku menikmati nya? Tidak sama sekali, wanita itu sudah bolong dan tidak seperti gadis perawan lain nya." jawab Teguh yang merasa geram jika harus mengingat Junior nya harus bermain dengan gua yang memiliki lubang besar dan sudah bekas pakai orang lain.
" Dari wajah nya saja Saya bisa melihat bahwa wanita itu tidak beres, seperti nya dia sudah sangat terlatih sekali dalam hal ini." ujar Bimo menimpali.
Di saat kedua pria ini sedang bergosip membahas perlubangan,ponsel milik Bimo tiba-tiba saja berdering tiada henti.
" Tolak." titah Teguh yang ingin bermain-main terlebih dahulu dengan musuh nya,selama ini Teguh sengaja memberikan nomer Bimo kepada semua rekan bisnis nya.dia sama sekali tidak pernah mau membagi nomer pribadi nya kecuali kepada keluarga dan sahabat terdekat nya.
Sebuah senyuman licik terpancar indah di wajah pria ini.
Setelah Bimo menolak panggilan pertama, Joko mencoba kembali menghubungi nomer Bimo.
Kali ini Teguh tidak bersuara melainkan menekan langsung tombol merah di layar ponsel Bimo.
" Mampus!" seru Teguh sengaja ingin memancing amarah Joko.
Berulang kali Teguh me reject panggilan Joko, setelah merasa puas dan sudah mulai bosan bermain-main.Teguh lalu menggeser tombol hijau itu dan menyerah kan kembali ponsel itu ke tangan Bimo.
__ADS_1
" Halo! Ada apa?" tanya Bimo dingin.
Bimo sengaja menekan tombol pengeras suara agar Teguh juga bisa ikut mendengar apa yang di ucapkan oleh Joko.
"Dimana Bos Kamu itu? Kenapa dia melakukan semua ini kepada Perusahaan ku?" tanya Joko tanpa embel-embel tuan atau pun pak.
Begitu mengetahui bahwa Teguh yang berada di balik semua ini, membuat amarah Joko semakin meluap tidak terbendung lagi,niat hati ingin bersembunyi dan berpangku tangan setelah berhasil menjebak Teguh, tetapi Joko malah mendapat kabar yang sangat buruk untuk hidup nya dan juga keluarga nya.
" Apa maksud anda Tuan Joko?" ucap Bimo dengan sengaja menekan kata terakhir.
" Bos Saya orang yang sangat sibuk,dan tidak akan mau meladeni hal receh seperti ini." imbuh nya dengan tersenyum masam.di depan dia ada Teguh yang mengacung kan jempol nya sebagai tanda setuju.
" Aku yakin betul Kamu sudah mengetahui tentang ini,jadi tidak perlu lagi berbasa-basi. cepat pulih kan keadaan perusahaan ku." seru Joko berharap Teguh mau mendengar kan keluh kesah nya.
" Tidak segampang itu Tuan! Kami tidak punya kuasa untuk hal itu,lain kali! Sebelum bertindak maka pikirkan juga akibat dan dampak nya untuk hidup anda." jawab Bimo tegas.
" Wanita murahan seperti itu anda jebak tidur bersama Bos Saya?Ya nggak mempan lah, setidaknya cari yang masih tersegel jangan barang bekas seperti anak mu itu." setelah mengatakan itu Bimo langsung menutup sambungan telepon nya tanpa berniat lagi mendengar pembelaan diri Joko.
" Kurang ajar." umpat Joko lalu membanting semua berkasnya ke atas lantai.
" Apa benar yang mereka ucap kan itu? Tidak mungkin putri ku sudah tidak suci lagi, sedang kan dia selalu bersikap baik dan tidak pernah keluar malam kalau sedang berada di sini." gumam nya begitu kaget mengetahui keadaan putri nya.
Teguh dan Bimo terlihat biasa saja setelah mendapatkan kemarahan Joko.kedua nya kini tengah sibuk mengikuti acara meeting dengan client dari pulau K.
" Bos!" seru Bimo sambil memperlihatkan sebuah video dari ponsel nya.
" Joko!" Teguh mengeram kesal melihat isi video itu.
" Awas Kamu!" umpat nya dengan mata elang yang siap menerkam mangsa.
__ADS_1
Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 🥰🥰🥰😍