
Tap..
Tap..
Langkah kaki Teguh terdengar cukup keras menggema ketika memasuki rumah nya.
Malam ini dia terpaksa pulang telat karena harus menyelesaikan beberapa meeting dengan client yang tidak bisa di wakili kepada siapapun.
" Selamat malam Tuan muda." sapa kepala pelayan ketika membuka kan pintu untuk Teguh.
" Malam Mpok Nur,di mana istri ku?" tanya Teguh sambil terus berjalan.
" Nona muda ada di dalam kamar nya Tuan muda,apa perlu Saya siap kan air hangat untuk Tuan muda mandi?"
" Tidak perlu Mpok, sebaik nya Mpok Nur istirahat saja,ini sudah malam."jawab Teguh lalu bergegas menuju lift sambil mengambil kembali tas kerja nya dari tangan Mpok Nur.
" Baik lah Tuan muda, kalau begitu saya permisi ke belakang." ujar Mpok Nur undur diri.
Teguh rasa nya sudah tidak sabar ingin bertemu dengan sang istri yang dia tinggal begitu saja tanpa berpamitan.panggilan telponnya pun tidak di angkat oleh sang istri yang dia yakini saat ini sedang merajuk.
Ceklek..
Teguh masuk dengan menyembulkan kepalanya terlebih dahulu lalu baru melangkah masuk ke dalam dengan sangat pelan sekali.
Teguh masuk ke kamar mandi dan membersihkan diri nya.
" Maafin Aku yang terpaksa harus ninggalin kamu tadi siang." ucap Teguh sambil memandang wajah Kiki yang sedang terlelap damai dalam alam mimpi nya.
Teguh pun langsung ikut memejam kan kedua mata nya.
Pagi begitu cepat menyapa kedua insan yang sedang hangat-hangatnya sebagai pengantin baru.
" Eng." lenguhan kecil keluar dari mulut Kiki yang baru saja terjaga dari tidur lelap nya.malam ini dia benar-benar merasakan nikmat nya beristirahat dengan cukup, setelah 3 hari kemarin tidak di beri jeda oleh suami bucin nya.
" Kamu sudah bangun sayang!" sapa Teguh dengan suara serak nya yang juga ikut terbangun ketika mendengar suara lenguhan kecil dari istri nya.
" Cup."
" Morning kiss sayang." ujar Teguh masih dengan bau iler.
" Apaan sih Mas,masih pagi udah mesum aja! Malu tuh sama ayam." keluh Kiki ketiga suami nya langsung saja mengecup bibir nya dengan durasi yang sangat lama.
" Cup."
__ADS_1
Teguh kembali mengulang ciuman hangat nya di bibir Kiki yang sudah selesai mengomel.
" Morning kiss untuk yang kedua kali nya." seloroh Teguh sambil mengeratkan pelukan nya di tubuh seksi sang istri,wajah nya sengaja di sembunyikan di ceruk leher Kiki.
" Umm...Wangi banget sih istri cantik nya Aku ini." gombalan maut mulai keluar dari pria dingin yang melunak ketika berhadapan dengan istri nya saja.
" Bohong banget sih Kamu Mas,mana ada orang bangun tidur langsung wangi,bau jigong sih iya." balas Kiki tidak terima ucapan suami nya.
" Sensi amat sih Buk!" Teguh menggigit nakal leher mulus Kiki.
" Awww...Sakit Mas.Kamu ini manusia apa drakula sih? Hobi banget deh menggigit badan Aku." tanpa di sengaja, satu tetes air mata Kiki jatuh di pipi mulus nya.
" Maaf sayang,sakit banget ya?" sesal Teguh karena telah membuat wanita tersayang nya menangis.
Kiki hanya diam sambil mengelus leher yang terdapat bekas gigitan suami nya.
Teguh dengan buru-buru melepaskan selimut yang membelit tubuh nya lalu duduk menghadap ke arah Kiki yang sedang menahan kesakitan.
" Sayang,Aku minta maaf..Aku ngga ada maksud buat nyakitin Kamu." ucap Teguh dengan muka was-was nya,dia sangat takut jika telah menyakiti wanita nya terlalu dalam.
" Kamu bercanda nya ngga lucu tau Mas! Habis badan Aku ini Kamu gigit semua.kalau lapar makan di bawah, jangan tubuh Aku yang jadi korban nya." jawab Kiki yang sedang menahan Amarahnya.
" Maaf sayang...Janji deh ! Ngga bakal ulangi lagi." ucap Teguh sambil mengangkat dua jari nya ke atas.
" Sayang! Tungguin...Jangan kayak gitu dong." Teguh masih berusaha mengejar Kiki yang sudah masuk terlebih dahulu ke dalam kamar mandi.
" Awas Mas,kenapa Kamu malah ikut masuk.Aku lagi kesal sama Kamu! Udah pergi ngga pakai pamit, datang-datang langsung main gigit aja anak orang."
" Istri nya Aku ini loh! Bukan anak orang." bantah Teguh yang langsung membekap lembut bibir Kiki yang hendak membuka suara.
" Mmmm..." Kiki meronta sambil memukul dada Teguh yang sudah tidak memakai apapun.
" Aku pengen loh sayang." ucap Teguh dengan suara parau nya.
Entah kapan dia membuka kain penutup tubuh nya,yang pasti saat ini dia sudah dalam keadaan polos.
Kiki yang masih bingung melihat tingkah mesum suami nya.hanya terpaku di bawah guyuran air shower.
Teguh yang sudah tidak tahan lagi, langsung menggendong Kiki seperti karung beras di pundak nya.dia bahkan tidak perduli dengan teriakan dan pukulan dari istri nya.
"Mas! Kamu tuh benar-benar nyebelin deh." teriak Kiki dengan suara parau nya.
Teguh mulai memainkan bibir nya melahap habis bibir chery milik istri nya.
__ADS_1
Lalu turun ke leher jenjang Kiki yang masih terlihat merah,dia tidak lupa mencetak banyak tanda kepemilikan nya di leher nan mulus itu.
Kiki hanya bisa menutup mata menikmati setiap sentuhan dan permainan indah dari mulut suami nya.
Erangan merdu terdengar memenuhi kamar mandi yang sangat mewah ini.
Kedua insan ini terus meracau hebat ketika merasakan gejolak kenikmatan yang sudah naik ke puncak nya.
" Ughhh." Kiki langsung memeluk tubuh Teguh ketika tubuh nya sudah terasa lemas tak bertenaga lagi.
Teguh terus saja menyemburkan lahar panas nya di rahim Kiki.dia sangat berharap di dalam rahim Kiki cepat tumbuh Teguh junior.
" Semoga dedek bayi cepat tumbuh." ujar Teguh sambil mengelus perut Kiki.
" Maafin Aku ya sayang,tadi Aku ke kantor dulu karena ada client yang datang mendadak dari korea.Kami tidur nya pulas banget dan Aku ngga tega buat bangunin nya." tutur Teguh sambil mengusap punggung Kiki begitu lembut nya.
Kiki tidak memberikan respon apapun atas penjelasan yang di berikan oleh suami nya.mulut nya sudah terkunci dengan rasa lelah yang sulit di jelaskan.
" Sini biar Aku bantuin sayang." ucap Teguh mengambil hairdryer yang berada di tangan Kiki.
" Ngga usah Mas,nanti Kamu bisa telat ke kantor nya." tolak Kiki merasa sungkan.
"Aku ngga bakal telat sayang,kalau pun telat tidak akan ada yang berani memarahi Aku karena Aku adalah Bos nya." Teguh mulia menyombongkan diri nya.tangan nya tetap bekerja membantu mengeringkan rambut Kiki yang masih basah akibat ulahnya.
" Sombong amat sih Pak!" kekeh Kiki sambil mencubit gemas pinggang Teguh.
Teguh langsung tertawa terbahak karena merasa geli akibat cubitan gemas tangan Kiki.
" Aku nanti mau izin ke rumah Ibu setelah pulang dari kampus ya Mas." ucap Kiki membuka obrolan serius.
" Kamu sudah mulai kuliah? Apa Kamu ngga mau ambil libur dulu sayang" tanya Teguh yang masih terus berusaha menyelesaikan tugas nya.
" Sebentar lagi mau ujian,Aku ngga bisa ambil cuti terlalu lama.boleh ya Mas?" Kiki memohon dengan menengadah kan kepala nya menatap Teguh yang sedang berdiri di depan nya.
" Iya boleh, tetapi harus di antar sama sopir ya.Aku ngga mau terima penolakan.kalau menolak itu berarti Kamu memilih tetap diam di rumah."
" Siap Tuan muda." Kiki langsung mengangkat tangan nya seperti gerakan hormat kepada Teguh.
" Gemes banget sih! Istri nya siapa sih Ini?" Teguh mencubit gemas pipi mulus Kiki yang sudah di beri sentuhan make up tipis.
" Istri nya Teguh Rizaldi." jawab Kiki sambil tersenyum manis dengan menampilkan dua lesung pipi di wajah nya.
Jangan lupa Like,Vote dan Komen ya guys..
__ADS_1