
Karena masih merasa mengantuk,Kiki akhirnya langsung naik ke atas ranjang untuk segera tidur, karena yang dia tahu bergadang malam tidak baik untuk wanita yang sedang hamil.
" Lebih baik Aku tidur saja lagi.mungkin saja Mas Teguh sedang lembur di kantor nya." ucap Kiki pelan ,lalu menarik selimut untuk menutupi seluruh tubuhnya.
Sedang kan di dalam restoran hotel itu, Teguh masih terus berbicara panjang lebar dengan sang Bunda,kedua wanita ini sengaja menahan Teguh supaya tidak bisa pulang cepat.
Berbagai macam jenis pertanyaan yang tidak berbobot mereka lontar kan agar Teguh tidak ingat waktu pulang.
Bunda Yeni terus membagikan cerita palsu nya yang sama sekali tidak pernah terjadi di dalam hidup nya.
" Berkat uang pemberian Cindy juga Bunda bisa bolak balik melakukan pengobatan ini, Kamu tahu sendiri kan Nak,berapa gaji yang di dapat kan Ayah mu dari bekerja di perusahaan Nenek mu itu." karena tahu jika Teguh masih marah dan enggan mengajak Cindy mengobrol, Bunda Yeni kembali menaikkan nama Cindy di depan putranya , berharap setelah mendengar bualan manis nya sang putra menjadi luluh.
" Kamu harus berterima kasih kepada Cindy Nak. dia sudah jauh berubah demi bisa mendapatkan maaf kKamu.allah saja maha pemaaf,kenapa kita yang hanya sebagai umat nya tidak bisa memaafkan kesalahan orang lain." kata-kata yang keluar dari mulut Bunda Yeni sungguh sangat bijak sekali,andai saja ini tulus keluar dari dalam hati nya, Teguh pasti bangga sekali memiliki seorang ibu yang berhati mulia seperti beliau,namun sayang nya ini hanya lah sebuah kamuflase belaka.demi bisa meraih hati Teguh yang sudah terlanjur jauh dari mereka.
" Berapa banyak uang yang telah wanita ini keluar kan untuk membantu Bunda, Aku akan menggantikan nya, tetapi segera lah angkat kaki dari hadapan ku ." jawab Teguh dengan sangat kasar.
Darah Cindy langsung terhenyak tatkala Teguh kembali mengeluarkan kata penolakan nya terhadap keberadaan nya di samping mereka berdua.
Namun ini adalah seorang Cindy Claudia yang tidak pantang menyerah sebelum mendapatkan apa yang dia inginkan, meskipun harus dengan cara kotor sekali pun.
" Lihat saja nanti,Aku akan membalas semua perkataan mu ini jika Aku sudah bisa menguasai hati mu." batin Cindy dengan menampilkan raut wajah sedih dan kecewa nya.
" Nak..Jangan ngomong seperti itu.kasihan Cindy nya yang sudah sangat baik kepada Bunda." wanita gempal ini kembali membela calon menantu pilihan nya.
" Nggak papa Bun, Aku tau kok kesalahan Aku terlalu besar terhadap Teguh, Aku paham jika dia masih marah dan membenci Aku." jawab Cindy dengan di iringi air mata kepalsuan nya.
Entah dari mana kedua wanita licik nya belajar acting yang sebagus ini,yang jelas! Kedua nya sangat menghayati setiap peran yang sedang mereka lakoni.
" Kamu tidak perlu mengganti uang ku yang telah keluar, Aku ikhlas ingin membantu Bunda,karena beliau sudah Aku anggap seperti ibu kandung ku sendiri." sambung Cindy dengan begitu dramatis nya.
Air mata kepalsuan nya semakin melimpah ruah membasahi wajah nya yang sedang memakai make up tebal.
" Aku akan tetap mengganti semua uang yang telah Kamu keluar kan untuk pengobatan Bunda ku, Aku tidak ingin ada hutang yang menjerat di antara kita."jawab Teguh yang masih bersikukuh dengan pendapat nya.
__ADS_1
Bayangan masa lalu nya kembali membuat Teguh lebih waspada lagi.dia sama sekali tidak ingin terlibat dalam kehidupan Cindy maupun keluarga nya.
" Teguh.." panggil Bunda Yeni kembali mengingat kan.
" Teguh tetap pada keputusan Teguh Bun."jawab Teguh tidak ingin mendengar lagi bantahan dari sang ibu.
Kedua wanita ini mengangguk pasrah dan tidak berani berkata apa lagi setelah melihat wajah Teguh yang sudah mengeras bak batu kali.
" Terserah Kamu saja." bunda Yeni memilih mengalah dari pada masalah nya tambah besar.
" Aku harus pulang sekarang juga Bun,ini sudah sangat larut sekali, istri ku pasti cemas mencari keberadaan ku." ujar Teguh lantas berdiri dari kursi yang dia tempati.
" Kenapa Kamu tidak ikut menginap di sini saja Nak,ini sudah sangat malam,tidak baik mengendarai mobil di tengah malam begini.Kamu pasti capek dan sangat mengantuk sekali."ujar Bunda Yeni sangat berharap.
Di dalam hati nya Bunda Yeni sangat berharap sekali Teguh mau menerima tawaran nya dengan menjawab iya,jika Teguh tidak pulang ke rumah, mereka akan semakin bisa menguasai Teguh lebih dalam lagi .istri Teguh pasti akan sangat kecewa ketika mengetahui suami nya tidur di hotel bersama orang lain.
" Bunda mohon.." imbuh beliau lagi sambil mengatupkan kedua tangan di dekat dada.
" Maaf Bun, Teguh ngga bisa ikut menginap di sini.Teguh langsung pulang saja,karena besok masih harus bekerja lagi." jawab Teguh berusaha menolak sehalus mungkin.
" Maaf Bun."tolak Teguh.
"Teguh janji akan datang mengunjungi Bunda lagi besok, tetapi untuk saat ini Teguh tidak bisa mengabulkan permintaan Bunda yang satu ini.maafin Teguh Bun!Teguh pamit." ucap Teguh langsung keluar menuju tempat parkir mobil nya.
Kedua wanita ini berlarian membututi Teguh dari belakang, langkah kaki Teguh yang begitu cepat dan lebar,membuat kedua wanita licik ini begitu susah menyamakan posisi mereka.
" Teguh.." panggil Bunda Yeni sekuat mungkin.
Teguh terpaksa menghentikan langkah kaki nya lalu memutar kan badan nya mencari suara yang memanggil nama nya.
" Ada apa Bun? Kenapa Bunda ngos-ngosan seperti ini?" tanya Teguh dengan tatapan tajam tertuju kepada wanita yang memegang lengan Bunda nya.
Cindy langsung cepat menggeleng kan kepala nya.agar tidak sampai mendapatkan bentakan untuk yang kesekian kali nya.
__ADS_1
" Bukan Aku." ucap Cindy dalam hati nya tanpa mau berkata secara langsung.
" Bunda hanya ingin menghabiskan waktu singkat ini dengan sarapan,makan siang dan makan malam bersama Kamu Nak, Bunda sudah lama sekali tidak menikmati suasana itu.izin kan Bunda mendapatkan itu Nak, sebelum nyawa Bunda hilang di makan penyakit ini." ucap Bunda Yeni kembali menggunakan wajah menyedihkan nya.
Hm...Huft...
Teguh menghela nafas berat nya setelah mendengar permintaan yang sulit untuk dia kabulkan.jarak hotel ini dengan tempat tinggal nya sangat lah jauh sekali,belum lagi dia harus rela melewati kemacetan yang begitu memuakkan.jika dia menerima tawaran ini,itu arti nya waktu kebersamaan dengan istri nya akan berkurang drastis,dan dia tidak bisa lagi menikmati hari-hari nya bersama sang istri tercinta.namun Teguh juga tidak sampai hati menolak permintaan sang Bunda.
" Bunda mohon Nak,hanya untuk beberapa hari saja.setelah itu Bunda tidak akan mengganggu Kamu lagi." ujar Bunda Yeni yang langsung memohon dengan berlutut di depan sang putra.
" Bunda jangan seperti ini.baik lah Teguh mau Bun.tapi hanya beberapa hari saja 'kan?"
" Iya Nak, terimakasih sudah mau mengikuti kemauan Bunda ini,tapi Kamu harus tetap menjaga rahasia besar ini dari Nenek , Ayah dan termasuk istri mu.jangan sampai mereka tahu jika kita berdua sering menghabiskan waktu bersama, Bunda hanya ingin bebas tanpa ada beban pikiran yang datang menganggu, nanti Bunda akan datang meminta maaf langsung kepada istri mu." semua kata-kata yang keluar dari mulut Bunda Yeni terdengar begitu meyakinkan, Teguh langsung mengangguk sambil tersenyum.
Toh tidak ada salah nya dia mengabulkan permintaan terakhir Bunda nya, apalagi Bunda nya telah berjanji akan menerima kehadiran sang istri.
" Baik Bun, Teguh pulang dulu, Bunda tidak perlu mengantar Teguh sampai ke mobil,ini sudah larut malam, sebaiknya Bunda langsung masuk ke dalam kamar." ujar Teguh dengan suara lembut nya.
" Iya Nak, Kamu hati-hati ya." balas Bunda Yeni tidak kalah lembut dari suara sang putra.
Satu persatu rencana yang mereka jalan kan,mulai membuahkan hasil.
Teguh berlari menuju ke arah Pak Amin yang sedang berdiri di depan mobil.
" Itu 'kan Nyonya Yeni, untuk mereka bertemu di sini? Dimana Tuan Heru?" gumam Pak Amin kaget setelah melihat siapa yang di temui oleh Tuan muda.
" Langsung pulang Pak.dan tolong jangan ceritakan kepada siapapun kemana Aku pergi malam ini, termasuk kepada istri ku.jika dia bertanya, Pak Amin cukup jawab jika Aku sedang lembur di kantor." Teguh langsung mengingat kan Pak Amin sang sopir pribadi nya agar tidak membocorkan masalah ini kepada siapapun.
" Baik Tuan muda." jawab pak Amin patuh.karena beliau tidak ingin terlalu jauh mencampuri urusan orang lain.
Jangan Lupa Like,Vote dan Komen ya guys.
Dukungan dan support dari kalian sangat berarti bagi Author.
__ADS_1
Pencet juga tombol Favorit nya.
Terimakasih semuanya 😍😍😍🥰