
" Apa yang ingin Kamu cerita kan?" tanya Dewa saat mereka berdua sudah duduk bersama, sedang kan Kiki sudah terlebih dahulu masuk ke dalam kamar untuk mengistirahatkan tubuh nya yang masih terasa lelah dan lemah.
" Sabar dong Om,baru juga selesai makan.nasi nya aja belum sampai ke perut Rangga."seloroh Rangga yang baru saja hendak mendarat kan bokong nya di atas sofa.
" Jangan terlalu lama mengulur waktu,Om takut Kamu semakin banyak punya kesempatan untuk berbohong." balas Dewa lagi.
" Bohong? Untuk apa lagi Rangga berbohong,toh Om juga sudah mengetahui semua nya." jawab Rangga santai.
Dewa tersenyum tipis melihat tingkah keponakan nya yang makin hari semakin dewasa saja.bahkan sudah mampu mengalahkan dia dalam dunia bisnis.
"Waktu Rangga sedang melaksanakan tugas dadakan di ibukota sana, Rangga tidak sengaja bertemu dengan Kiki di sebuah tempat,saat itu Rangga melihat sendiri bahwa Kiki sedang menangis terisak di bawah batang pohon yang besar.Rangga lalu memutuskan untuk menghampiri nya dan memaksa Kiki untuk menceritakan semua nya kepada Rangga.dan akhir nya...." Rangga pun melanjutkan cerita nya sampai selesai dan tidak ada yang tertinggal sedikit pun.
" Jadi rumah tangga Kiki hancur seperti apa yang Om alami dulu?" tanya Dewa memastikan.
" Betul Om,lebih miris nya lagi ternyata mereka menikah tanpa mendapatkan restu dari kedua orang tua suami nya.kiki yang meminta untuk ikut bersama Rangga karena sudah tidak sanggup lagi hidup satu rumah dengan lelaki yang sudah menghancurkan kepercayaan nya." ujar Rangga panjang lebar.
" Bukan karena Kamu yang memaksa nya kan? Om nggak mau ya Kamu di anggap membawa kabur istri orang,dan jika suami nya mengetahui hal itu Kamu bisa di laporkan atas tuduhan penculikan." papar Dewa mengingat kan,bukan karena dia tidak menyukai kehadiran Kiki, tetapi lebih karena Kiki masih sah menjadi istri orang.waktu pertama kali bertemu dengan Kiki,dewa sudah langsung jatuh hati dengan wanita hamil itu karena melihat paras dan juga sikap nya.
"Rangga memang orang yang membantu Kiki keluar sampai sejauh ini, tetapi Rangga sama sekali tidak pernah memaksa nya.tapi Kiki sendiri yang memilih keluar karena sudah tidak sanggup lagi bertahan dengan situasi seperti itu..Ya..Rangga dengan senang hati menolong dia."
" Jangan sampai mereka berpikir kalau kalian berdua lah yang berselingkuh demi menyelamatkan nama baik nya.Kamu harus berhati-hati dan jangan pernah gegabah dalam bertindak."
" Untuk apa kami berselingkuh sedang kan kami sudah sangat dekat dari kecil,Rangga pasti kan lelaki itu tidak akan pernah lagi bisa memiliki Kiki.sekali dia menyakiti Kiki maka selama nya sudah tidak akan ada lagi kesempatan untuk memperbaiki nya."
" Lalu bagaimana dengan anak mereka?"tanya Dewa penasaran.
__ADS_1
" Suami Kiki belum mengetahui tentang kehamilan Kiki,saat Kiki hendak membagi berita baik ini kepada dia, lelaki itu tengah sibuk berselingkuh dan membuat Kiki memutuskan untuk merahasiakan tentang kehamilan nya."
" Syukur lah kalau dia belum mengetahui semua nya,Om hanya khawatir saja jika suatu hari suami nya itu akan datang dan kembali mengganggu hidup Kiki.Om sama sekali tidak pernah mempermasalahkan status Kiki yang sudah menikah atau pun sedang hamil,Om hanya khawatir jika Kamu akan terseret ke dalam masalah rumit ini,Kamu sudah dewasa,sudah tahu mana yang pantas dan mana yang tidak pantas untuk di lakukan."
" Jaga Kiki dengan baik,jangan sampai masalah rumah tangga nya membuat kehamilan nya memburuk dan berpengaruh terhadap janin yang ada di kandungan nya.jaga pola makan nya dan jangan biarkan dia bersedih." sambung nya memberikan dukungan penuh kepada Rangga.Dewa bisa melihat jelas bagaimana tatapan mata Rangga kepada Kiki tadi,bahkan keponakan nya sangat perhatian sekali kepada Kiki meskipun anak yang di kandung Kiki bukan lah anak mereka berdua.
" Siap calon kakek." seloroh Rangga sambil tertawa renyah.
" Jangan terlalu percaya diri Kamu! Bisa jadi nanti suami nya akan datang menjemput Kiki dan juga anak mereka." balas Dewa mampu meruntuhkan semangat Rangga yang sudah terlanjur berkobar-kobar.
" Aku tidak akan pernah membiarkan itu terjadi,Kiki akan menjadi milik ku selamanya setelah apa yang dia perbuat kepada Kiki kemarin.akan Aku pasti kan Kiki akan segera menjadi istri ku dalam waktu dekat."
" Jangan mimpi! Kiki masih hamil, tunggu lah sampai anak nya lahir nanti.itu pun kalau dia mau menerima Kamu dan tidak kembali kepada suami nya."
" Good job boy? Semoga Kamu berhasil melewati semua ini.Om pamit pulang dulu, sebentar lagi Om ada meeting dengan client di sekitar sini." ucap Dewa lalu berdiri hendak menuju pintu keluar.
" Iya Om , terimakasih atas dukungan nya." jawab Rangga lalu ikut mengantarkan Dewa sampai ke mobil nya.
" Titip salam untuk Kiki,maafkan Om yang nggak bisa menemani dia terlalu lama.kalau ada apa-apa segera kabari Om." ucap nya lalu masuk ke dalam mobil mewah nya.
" Siap Om,nanti Rangga sampai kan.hati-hati." Rangga terus menunggu sampai mobil Dewa tidak terlihat lagi dan menjauh dari kediaman mewah nya.
" Jangan salah kan Aku yang sudah membantu menyembuhkan luka hati Kiki,kamu yang sudah membuang dia secara kejam dan menyia-nyiakan dia begitu saja."
Sedang kan di daerah puncak sana.seorang wanita gempal sedang histeris karena tidak mau di angkut paksa oleh beberapa orang bodyguard suruhan suami nya.
__ADS_1
" Lepas kan Aku !Kalian tidak punya hak untuk mengusir Aku dari rumah ini." teriak nya sampai mengundang banyak orang untuk menonton drama heboh nya.
" Ikut saja Nyonya,jangan mempersulit keadaan lagi.Nyonya di minta Tuan untuk segera pergi dari rumah ini dan pulang lah kerumah orang tua Nyonya." jawab pria yang berbadan besar itu sambil memegang tangan besar Yeni.
Ada 10 bodyguard yang membantu mengurus wanita bertubuh gempal ini.
" Aku nggak mau,di mana suami ku saat ini?" tanya nya masih berpegangan di tiang pintu besar.
" Tuan ada di rumah besar." jawab mereka singkat tetap berusaha menarik Yeni agar mau keluar dari rumah sewaan ini.
" Pokok nya Aku nggak akan pernah mau,Aku akan tetap tinggal di sini sampai kapanpun itu." kekeuh nya tetap pada pendiriannya.
" Jangan paksa kami untuk berbuat kasar kepada Nyonya,sebaik nya ikuti saja apa yang kami perintahkan."
" Siapa kalian? Sampai-sampai Aku harus mengikuti semua perintah kalian,di sini Aku lah menjadi Nyonya nya ! Bukan kalian semua." jawab nya menatap satu persatu orang yang berada di depan dia.
Semua tetangga Bunda Yeni tidak ada yang berniat menolong setelah mendengar penjelasan yang di berikan oleh salah satu di antara bodyguard itu.mereka malah ikut menertawai tingkah Yeni yang lebih mirip dengan anak kecil padahal tubuh nya besar dan juga bulat.
Melihat sang Nyonya yang terus saja memberontak dan memberikan perlawanan sengit.pria bertubuh besar ini akhirnya memutuskan menggunakan cara pintas dengan menyuntikkan obat bius di lengan sang Nyonya agar proses evakuasi ini berjalan damai dan tidak semakin mengundang khalayak ramai.
" Ayo bawa ke mobil." ucap mereka setelah tubuh bulat itu lemah dan tidak berdaya lagi.
10 pria berbadan besar itu bekerja keras untuk bisa memindahkan sang Nyonya menuju ke mobil yang akan mengantarkan mereka ke Bandara terdekat.semua nya sudah mereka persiapkan dengan sangat matang sekali.mulai dari tiket pesawat bahkan sampai mobil yang akan mengantarkan sang Nyonya menuju ke rumah nya.
Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 🥰🥰😍🥰
__ADS_1