Terhalang Restu Orang Tua

Terhalang Restu Orang Tua
Bab 111


__ADS_3

Suasana di dalam rumah Kiki saat ini hening sejenak dan sangat menegangkan.Teguh duduk berhadapan langsung dengan keluarga Kiki.tidak ada satu pun orang yang menemani pria ini menjemput kekasih hati nya.sedangkan di sofa yang bagian depan Teguh ada Kiki yang ikut bergabung sambil memangku putra tercintanya,sejak tadi pandangan mata Teguh terus menatap lurus kepada anak kecil yang dia yakini adalah anak kandung nya.tanpa Kiki menjawab secara langsung pun Teguh dan orang di sekitar nya sudah bisa menebak kalau mereka memiliki ikatan darah yang kuat.


" Ayah,Ibu! Kedatangan Aku kesini untuk meminta maaf atas apa yang sudah Aku lakukan kepada putri Ibu dan juga Ayah,Aku mengaku bersalah karena telah membohongi Kiki selama ini,tapi ada satu hal yang harus Aku lurus kan sebelum kalian semakin salah paham,Aku sama sekali tidak berkhianat dan tidak pernah menduakan cinta ku untuk Kiki.ini semua murni salah paham. Bertahun-tahun Aku mencari Kiki namun nyatanya usaha ku tidak pernah membuah kan hasil." ucap Teguh dengan wajah sendu nya.tidak ada lagi raut wajah angkuh dan sombong, melainkan yang tersisa hanya lah kesedihan dan kegelisahan.Teguh menatap lurus kepada kedua mertua nya tanpa ada rasa takut,padahal di samping nya saat ini ada sorot mata tajam dari Riko yang ingin menerkam nya hidup -hidup.


" Bajingan seperti mu tidak pantas untuk di maaf kan,Aku menyesal telah menerima semua pemberian dari mu,kalau saja sejak awal Aku tahu pria macam apa yang menikahi Kakak ku,Aku lah orang pertama yang melarang nya menikah dengan mu." Riko berbicara penuh emosi dan menggunakan urat syaraf nya.hati nya ikut merasa sakit melihat Kiki berjuang melahirkan anak nya sendirian.amarah di dalam jiwa pemuda tampan ini sudah menggebu-gebu.


" Riko! Jaga ucapan mu Nak." ucap Bu Ratna mengingat kan.


" Jangan terbawa emosi dulu Nak,kita dengar kan dulu penjelasan dari Teguh dan di mana letak kesalahpahaman nya." Pak Agus ikut memperingati agar tidak terjadi kegaduhan di antara mereka,apalagi ada Noah yang ikut menyaksikan perdebatan alot ini.


"Tapi Yah,Bu...." ucapan Riko tertahan di mulut nya melihat sang ibu yang sudah menggenggam tangan nya.


" Maaf jika Aku sudah menyakiti perasaan Kiki dan seluruh keluarga,Aku sangat menyesal telah membuat dia menangis dan juga bersedih." ucap Teguh menatap dalam wajah Kiki yang juga sedang menatap dingin kearah nya.


" Jangan berbelit-belit, cepat jelasin!" seru Riko yang sudah tidak sabaran lagi ingin mendengar.


Pak Agus dan Bu Ratna kompak menggeleng kan kepala melihat amarah Riko yang semakin tidak terkontrol.


Teguh menghirup udara banyak-banyak sebelum membuka semua alasan di balik kebohongan nya,secara tidak langsung dia juga akan membuka kejahatan sang ibu yang tidak layak lagi di panggil Ibu oleh dirinya.ada rasa malu yang menyergap tubuh nya ketika mengingat kelakuan ibu kandung nya yang seperti seorang ibu tiri.


" Sebenar nya ada hal penting yang harus kalian ketahui semua.Aku terpaksa berbohong demi memenuhi permintaan Bunda yang mengaku sakit parah dan waktu nya sudah tidak banyak lagi untuk menikmati keindahan dunia.Bunda meminta Aku...." Teguh melanjutkan cerita nya sampai tuntas dan tidak ada lagi yang tersisa. dia tidak ingin lagi berbohong dan mengulangi kesalahan yang sama.semua orang diam menyimak termasuk juga Kiki.mereka tidak percaya mendengar kelakuan Ibu Teguh yang begitu kejam sekali.


" Aku minta maaf sudah membuat Kamu sakit hati dan selalu menangis sayang,Aku terpaksa,tapi... sungguh! Aku tidak pernah mengkhianati pernikahan kita.Aku selalu mencintaimu sejak awal pertama kita bertemu sampai detik ini juga."ucap Teguh berpindah posisi jongkok di hadapan Kiki,tangan nya sudah menggenggam tangan Kiki yang berkeringat dingin,Kiki mengernyit kan dahi terdiam sejenak menarik kesimpulan dalam pikiran dengan alasan yang di berikan oleh Teguh.apa mungkin mertua nya sampai setega itu dan sangat senang melihat hidup nya menderita.pikiran Kiki kembali mengingat bahwa malam penggerebekan itu memang ada Bunda Yeni yang tersenyum mengejek kepada diri nya.


" Kamu mau kan kembali hidup bersama Aku dan membesarkan anak kita bersama-sama." pinta Teguh menatap sendu.sedangkan Kiki memilih memalingkan wajahnya menyadari kesalahannya yang terlalu cepat menarik kesimpulan dan tidak menyelesaikan semua masalah dengan kepala dingin.pelarian ini membuat Kiki ikut merasa bersalah tetapi dia malu untuk mengakui nya.hormon kehamilan nya waktu itu membuat dia terlalu sensitif dan tidak bisa berpikir panjang.


" Kenapa Kamu mengirim kan Aku surat cerai?Apa hanya sebatas itu rasa cinta mu kepada Aku?" tanya Teguh masih tetap pada posisi semula.


" Aku terpaksa mengambil keputusan itu karena takut Kamu mencari Aku dan membunuh anak ku." jawab Kiki pelan.


Teguh membelalakkan mata nya mendengar tuduhan buruk Kiki terhadap diri nya.padahal selama ini Teguh mati-matian ingin bertemu dan membesarkan anak mereka bersama-sama.

__ADS_1


" Bagaimana bisa Kamu berpikir buruk seperti itu? Kamu boleh bertanya kepada Mpok Nur dan Rena bagaimana hancur nya hidup ku setelah Kamu tinggal pergi,Aku merasa dunia ku hancur dan tidak lagi punya tujuan untuk melangkah maju.untuk bekerja saja Aku sudah tidak bersemangat,di tambah lagi kepala ku terasa mau pecah memikirkan cara agar bisa menemukan keberadaan mu yang sedang hamil anak kita." Teguh mengecup kening Kiki dan Noah secara bergantian. Pak Agus,Bu Ratna dan Riko terdiam mendengar interaksi mereka berdua.


" Boleh Aku menggendong dia?" tanya Teguh mengulur kan tangan nya kepada Noah yang berada di pelukan Kiki.


" Bagaimana bisa Kamu sangat yakin kalau dia adalah anak mu?" bukan nya menyerah kan Noah kedalam pangkuan Teguh,Kiki malah menyerang pria itu dengan pertanyaan yang tidak perlu untuk dia tanyakan.


Haha...Teguh tertawa sumbang mendengar keraguan Kiki kepada keyakinan nya.


" Tanpa Kamu menjawab pertanyaan ku pun,Aku bisa menyimpulkan bahwa dia adalah darah daging ku,dia seperti pantulan ku waktu kecil.siapa pun mereka pasti akan menduga kalau kami berdua adalah ayah dan anak.potongan wajah nya adalah Aku banget." jawab Teguh kembali memaksa Kiki menyerah kan Noah kepada diri nya.


Bu Ratna dan Pak Agus mengangguk kan kepala saat melihat Kiki meminta persetujuan dari mereka,kedua orang tua Kiki membenarkan dalam hati ucapan Teguh tentang kemiripan wajah mereka berdua.


" Sama Papa ya sayang." ucap Teguh lembut berusaha mengambil hati Noah.


Anak kecil yang begitu menggemaskan kini sama sekali tidak menolak pelukan hangat yang di berikan oleh Teguh.dia bahkan sengaja mengalungkan kedua tangan mungil nya di tubuh Teguh yang begitu besar.


" Papa?" gumam Noah pelan.


" Iya sayang,ini Papa .siapa nama jagoan Papa yang sangat tampan ini?" tanya Teguh menatap lalu mencium kepala Noah berulang kali.


" Noah Pa." jawab Noah membalas tatapan mata Teguh.


" Om ini beneran Papa Noah? Jadi sekarang Noah punya Papa?" tanya nya meminta jawaban dari orang dewasa yang menatap kepada mereka.


" Iya Nak,itu Papa kandung Noah." sahut Bu Ratna meyakinkan.


" Sunyyuh? Noah atan punya Papa tayak teman-teman Noah yang lain?" Noah yang merasa bahagia bisa bertemu dengan sosok Papa nya berinisiatif mencium seluruh wajah Teguh.bocah yang masih cadel ini semakin mengeratkan pelukan nya karena tidak ingin lagi di tinggal pergi oleh Teguh.


" Janan tinggaltan Noah laji ya Pa.Noah sedih.teman-teman Noah semua nya puna Papa.tapi cuman Noah aja yang nggak." ucap nya begitu tulus.


" Noah janji deh Ndak nacal laji." Noah mengangkat kedua jari nya sebagai bukti kejujuran nya.

__ADS_1


Hati Teguh kembali tercubit mendengar suara lembut putra nya.Teguh benar-benar merasa bersalah telah membiarkan sang putra tumbuh di luar kendali nya.


" Papa nggak akan pergi kemana-mana sayang,nanti Noah sama Mama ikut Papa ke ibu kota ya,kita pulang kerumah kita." ajak Teguh semakin mengeratkan pelukan nya.


" Ke ibu tota? Memang nya pekeljaaan Papa cudah celecai?" tanya Noah tidak berhenti berceloteh.karena selama ini Kiki selalu mengatakan kalau Papa nya sedang sibuk bekerja dan belum bisa menemui dirinya.Teguh yang paham maksud dari ucapan anak nya hanya mengangguk kan kepala.


" Maafkan kami yang sudah terlanjur salah paham kepada Nak Teguh." Pak Agus membuka suara di saat semua nya memilih diam.


" Tidak perlu minta maaf Yah,ini merupakan salah Aku juga.harus nya dari awal Aku berkata jujur sehingga tidak ada komplik yang memicu perpisahan."


" Boleh Aku bawa Kiki dan Noah kembali bersama dengan ku? Aku sungguh sangat merindukan mereka berdua.Aku janji tidak akan menyakiti hati mereka,Aku juga berjanji akan selalu terbuka tanpa menyembunyikan sebuah rahasia." pinta Teguh kembali menggenggam tangan Kiki.


" Itu semua terserah kepada Kiki,kami tidak berhak memberikan keputusan apapun,tapi ketahuilah bahwa saat ini kalian sudah resmi bercerai dan jika ingin kembali bersama kalian harus kembali mengucapkan ijab kabul."


"Jika Kamu berani menyakiti kakak ku lagi? Jangan harap Kamu bisa kembali bertemu dengan mereka berdua.Aku akan membawa mereka ke tempat yang paling jauh dan tidak bisa Kamu jangkau lagi." suara Riko kembali keluar dengan begitu keras.


" Tapi bukan kah Kamu sudah menikah dengan wanita lain?" Riko yang sempat mendengar dari Rangga kalau Teguh sudah menikah lagi kembali memastikan kabar buruk itu.


Pak Agus dan Bu Ratna yang sama sekali belum mengetahui tentang pernikahan Teguh dengan wanita lain seketika bungkam dengan wajah menegang.belum apa-apa Teguh kembali membuat kejutan besar untuk mereka berdua.


" Tenang saja,Aku tidak akan pernah rela lagi kehilangan wanita yang paling Aku cintai,dan untuk masalah pernikahan itu! Iya benar Aku sudah menikah lagi,tapi hanya secara agama karena Aku di jebak oleh rekan bisnis yang sangat licik.hanya karena ingin mendapatkan suntikan dana besar dia rela menjebak anak nya tidur bersama ku yang sudah di beri obat perangsang.Aku juga sudah menceraikan perempuan itu karena di antara kami tidak pernah terjadi sesuatu hubungan layak nya suami istri.pernikahan itu..." Teguh kembali menjelaskan agar Kiki dan kedua orang tua paham dan tidak menuduh nya yang tidak-tidak.


" Apa kata-kata mu itu bisa di pegang?" Riko kembali memastikan agar Teguh tidak berbuat curang.


" Kalian tidak perlu lagi meragukan ucapan Teguh! Aku yang akan menjamin kalau dia tidak akan berani lagi menyakiti cucu menantu kesayangan ku.maafkan Nenek yang terlambat mengetahui semua ini Nak." suara Nenek Kamila tiba-tiba saja terdengar menimpali pembicaraan antara Teguh dan juga Riko.semua orang menatap ke arah Nenek Kamila dengan mata yang membulat.


" Nenek." gumam Kiki pelan.Kiki begitu merindukan sosok Nenek Kamila karena memang di antara semua anggota keluarga Teguh hanya Nenek Kamila lah yang menerima dan memperlakukan dia layak nya seorang permaisuri kerajaan.


Nenek Kamila berjalan mendekat dengan di bantu oleh Rima asisten pribadi nya,mata Nenek Kamila berkaca-kaca melihat seorang anak kecil berada di pangkuan Teguh.


" Apa dia cicit ku?" tanya Nenek Kamila dengan suara bergetar.

__ADS_1


Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 🥰🥰🥰🥰


__ADS_2