
"Selamat ulang tahun kami ucapkan. selamat panjang umur ......"nyanyian selamat ulang tahun menggema begitu riang di dalam hotel milik Rangga.ballroom ini sengaja di sulap menjadi taman bermain anak-anak dengan dekorasi khusus untuk anak usia dini.
Ada banyak meja dan kursi yang di sediakan untuk tamu undangan, khusus nya untuk anak-anak panti asuhan berkat bunda yang di undang langsung oleh Kiki dan juga Rangga.
Anak-anak dan para orang tua nya terlihat senang dan gembira menikmati banyak nya arena bermain yang sengaja di datang kan secara langsung untuk ulang tahun Noah Alexander Milano.
Di bagian depan sana ada keluarga dan para pegawai Kiki yang turut membantu mensukseskan perayaan ulang tahun Noah.
Suasana Hotel menjadi lebih ramai sekali.sesuai dengan yang Rangga ucap kan kemarin dia sengaja menutup akses hotel nya khusus untuk satu hari ini saja.Noah terlihat sangat bahagia sekali menikmati momen ini ,selain itu dia juga bisa bebas bermain sesuka hati nya dengan anak-anak yang seusia diri nya.setiap pesta ulang tahun yang di gelar oleh Kiki selalu berkesan untuk anak nya.dia tidak ingin membuat Noah merasa kekurangan kasih sayang dan tidak bahagia meskipun tidak memiliki seorang ayah seperti teman-teman yang lain nya.Kiki selalu menciptakan sebuah kenyamanan batin untuk anak nya yang masih sangat kecil.
Sebelum meniup kue ulang tahun nya,Noah lalu memejamkan mata nya seraya menengadahkan telapak tangan nya ke atas langit.Noah mengucapkan harapan dan cita-cita nya dengan suara yang sangat lirih dan tidak bisa di dengar oleh orang lain.cukup lama bocah kecil ini ini menyampaikan keinginan hati nya dan setelah selesai dia lalu meniup lilin yang masih menyala terang.
Kue ulang tahun berukuran raksasa sengaja Kiki bikin dengan tangan nya sendiri dan di bantu oleh sang Ibu.sesuai dengan request Noah tema kue ulang tahun nya kali ini adalah sebuah mobil kecil yang sering dia lihat di layar televisi.
Setelah acara prosesi potong kue selesai.seluruh tamu undangan mendapatkan potongan kue ulang tahun dari Noah.dan juga makanan lain nya.
Tepat pada pukul 22.00 malam.acara ini sengaja di hentikan dan berakhir sukses.karena pada jam ini lah anak-anak sudah harus istirahat dan tertidur pulas.
Tamu undangan berpamitan satu persatu dan mengucapkan selamat ulang tahun kepada Noah.bocah kecil ini hanya tersenyum dan belum bisa membalas doa yang mereka ucapkan.
" Apa yang Kamu ucapkan tadi Noah? Om seperti nya ragu untuk mengamini nya?" tanya Riko yang memang sedikit mendengar apa yang keluar dari mulut mungil Noah.di samping mereka berdua ada juga kedua orang tua Kiki.sedangkan Kiki tengah menemani Rangga berbincang dengan rekan bisnis nya yang turut menyempatkan waktu sibuk mereka untuk datang di pesta ulang tahun Noah.
Di depan mereka ada banyak anak buah Rangga yang tengah membereskan sisa pesta dan sampah lain nya.
" No! No!Hanya Noah dan tuhan yang tahu Om." tolak Noah yang lebih pintar dari anak seusia nya.
__ADS_1
" Noah mohon ya Allah,kabulkan lah doa yang sudah Noah ucap kan tadi,Noah juga ingin memiliki Papa seperti anak lain nya." batin Noah menatap lurus ke arah depan tanpa menghiraukan ada beberapa orang yang terlihat kecewa dengan jawaban yang dia berikan tadi.
" Halo jagoan nya Grandpa! selamat ulang tahun ya ganteng,maafkan Grandpa yang terlambat datang sayang." ucap Om Dewa sembari memberi satu tas besar yang berisi mainan mobil-mobilan kesukaan Noah.lalu dia juga tidak lupa memberi sebuah amplop tebal yang berisi beberapa lembar uang ratusan.
" Untuk cucu grandpa yang sangat ganteng sekali." imbuh Dewa lalu menggendong Noah ke dalam pangkuan nya.
" Ma acih endpa." jawab Noah yang memang belum bisa berbicara dengan kosa kata yang jelas.
" Sama-sama sayang Grandpa." Dewa lalu mengajak main Noah dengan mainan yang dia bawa tadi.Dewa sangat pandai sekali mengambil hati Noah sehingga anak kecil ini sangat lengket sekali kepada dia.Riko juga ikut bermain bersama mereka.tawa riang Noah terdengar menggema memekakkan hotel yang sudah sepi dari para tamu undangan.
Malam ini seluruh anggota Kiki sengaja di minta menginap di hotel ini termasuk para pegawai toko kue Kiki.mereka sengaja di tempat kan di kamar paling mewah agar bisa merasakan bagaimana suasana hotel bintang 5 ini.
" Kasur nya nyaman sekali ya Bu!" seru Pak Agus sambil merebahkan tubuh nya di atas ranjang tempat tidur.
" Kita harus nya berterimakasih karena beruntung bisa bertemu Rangga lagi ya Bu! Semoga saja jalan mereka berdua di permudahkan sama yang maha kuasa." Pak Agus lalu menukar celana bahan nya dengan kain sarung yang biasa di pakai untuk tidur.
Pria paruh baya ini sudah tertidur lelap tanpa menunggu Ibu Ratna yang sedang melaksanakan sholat di sepertiga malam nya.
" Halah...Halah...Sudah tidur aja toh." Ibu Ratna geleng-geleng kepala melihat cara tidur Pak Agus yang berubah drastis dari semula.kaki dan tangan Pak Agus sengaja di rentang kan sehingga tidak menyisakan celah untuk Ibu Ratna tidur.dengan sangat terpaksa Ibu Ratna memindahkan kaki dan tangan itu secara kasar dan keras sekali.
Pagi-pagi sekali seluruh anggota keluarga Kiki sudah berkumpul di restoran yang terdapat di bagian belakang hotel ini.mereka terlihat sangat bersemangat menikmati sarapan pagi dengan di temani suara dentuman ombak dan angin yang beradu kuat.
Noah yang sedang lincah -lincah nya sengaja di masuk kan ke dalam baby chair agar dia tidak berlarian kesana kemari sebelum menghabiskan sarapannya.Dewa juga ikut bergabung bersama keluarga Kiki di meja bulat ini.
" Apa rencana kalian berdua selanjutnya?" tanya Dewa yang memang sudah mendengar semua nya dari Rangga,pagi ini dia hanya ingin memperjelas semua nya sebelum memulai hari esok.
__ADS_1
Kiki yang tidak tahu harus menjawab apa langsung menyikut lengan Rangga agar membuka suaranya.
" Rangga rencana nya besok pagi akan berangkat ke London untuk menjemput Papa dan Mama sekalian memberi mereka surprise,Rangga harap Om Dewa jangan membocorkan rahasia ini terlebih dahulu sebelum Rangga sampai di sana." ucap Rangga menjelaskan, Rangga memang sudah bergerak cepat sebelum Kiki kembali berubah pikiran.
" Apa Kiki dan Noah juga akan ikut?" Dewa memicingkan mata sambil menatap bocah kecil yang sedang lahap memakan sayur-sayuran yang ada di dalam piring.
" Untuk saat ini tidak Om, mungkin nanti setelah kami resmi menikah,Aku kesana hanya untuk 2 hari saja dan akan mengajak serta Mama dan juga Papa ke tanah air menyaksikan pernikahan kami berdua." jawab Rangga tersenyum manis kepada Kiki.
" Baiklah,Semoga saja semua nya di permudahkan.pesan Om hanya satu jaga keutuhan hubungan kalian berdua.kalau ada masalah selesai kan dengan kepala dingin dan kesamping kan ego masing-masing." Om Dewa lalu pamit setelah menghabiskan sarapannya karena harus segera berangkat ke kantor menemui rekan bisnis nya.
Tinggal lah Rangga,Kiki dan kedua orang tua nya dan juga Riko.
Kedua orang tua Kiki dan juga Riko lalu mengajak Noah bermain air di tepi pantai.mereka sengaja menjauh untuk memberikan ruang kepada Kiki dan juga Rangga mengobrol serius.
Sedang kan Kiki dan Rangga masih sibuk dengan ponsel mereka masing-masing.
" Aku harap semua nya akan baik-baik saja selama Aku pergi sayang,jaga kesehatan Kamu dan juga Noah.Aku harus pergi dulu." ucap Rangga meletakkan asal ponsel ke atas meja lalu beralih menggenggam tangan Kiki.
" Kebahagiaan Kamu adalah tujuan utama hidup ku." imbuh nya mengecup lama punggung tangan Kiki.
Entah kenapa Kiki merasa ada hal aneh di balik makna yang tersirat dalam setiap kata yang di ucapkan oleh Rangga.
" Iya Bang." jawab Kiki dalam kebimbangan nya.
Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 🥰🥰🥰🥰
__ADS_1