
Jadwal kuliah Kiki hari ini kebetulan siang hari, Sedangkan Teguh sudah terlebih dahulu berangkat ke kantor tepat pada pukul 6.30 tadi.
Rencana nya hari ini selain berkunjung ke rumah Orang Tua nya,Kiki juga akan mampir sebentar di restoran tempat dia bekerja dulu untuk berpamitan secara baik-baik kepada teman-teman nya, karena dia tidak mungkin lagi bekerja di tempat itu sebab Teguh pasti akan menentang keinginan nya.
Teguh saat ini sudah sampai di perusahaan raksasa nya.sosok.Ceo ini berjalan dengan begitu angkuh nya menuju ruangan khusus dengan kaca nya hitam yang tidak terlepas dari batang hidung nya.
" Bimo ! Apa benar Nenek Kamila kemarin sempat datang ke rumah?" tanya Teguh sembari terus berjalan menuju lift.
" Iya Bos, menurut laporan dari Mpok Nur seperti itu."
" Apa yang Nenek bicara kan sama Kiki? Kenapa tidak menunggu Aku pulang terlebih dahulu."
" Saya kurang tau Bos, kata Mpok Nur Nyonya besar hanya mampir sebentar untuk melihat keadaan Nona Kiki,mereka berdua terlihat bercengkrama dengan akrab,tidak terjadi masalah apapun."jawab Bimo.
" Apa Ayah sama Bunda juga ikut ke rumah?"tanya Teguh khawatir.
" Tidak Bos,hanya Nenek Kamila saja yang datang."jawab Bimo berusaha menutupi sebuah rahasia yang dia ketahui,Nenek Kamila sudah mewanti-wanti Bimo agar jangan dulu menyampai kan masalah pengusiran kedua orang tua nya kepada Teguh,beliau takut akan menambah beban pikiran Teguh yang baru saja menikah.
" Oiya..Apa Kamu jadi mengirim kan supir untuk Kiki?" Teguh baru ingat jika pagi tadi dia meminta Bimo untuk menyiapkan supir pribadi untuk istri nya tetapi harus berjenis kelamin perempuan dan pandai bela diri.
Dia tidak ingin ada orang lain yang berani mencelakai istri nya.
Teguh sengaja meminta sopir perempuan karena dia tidak ikhlas melihat istri nya dekat dan harus satu mobil dengan lelaki yang bukan muhrimnya.
" Sudah Saya siap kan Bos,dan saat ini Rena sedang dalam perjalanan menuju ke rumah pribadi Bos untuk mengantar Nona muda berangkat ke kampus."jawab Bimo yang sedang duduk berhadapan dengan Bos nya.sementara di samping nya ada sekretaris Ken yang sedang sibuk mengetik sesuatu di layar laptop nya.meskipun mata nya fokus ke layar laptop.tetapi telinga Sekretaris Ken ikut menguping apa yang sedang mereka bicarakan.
" Bagus, beri tahu dia tentang tugas nya yang bukan hanya menjadi supir tetapi dia juga harus selalu menjaga di mana pun istri ku berada, Aku tidak ingin melihat istri ku sampai lecet sedikit pun."titah Teguh tegas.
Kiki adalah wanita yang paling berharga di dalam hidup nya.dia sangat yakin jika kedua orang tua nya pasti akan kembali berusaha menganggu rumah tangga mereka.maka dari itu dia harus tetap waspada menjaga sang istri dari kemungkinan terburuk.
" Baik Bos." jawab Bimo patuh.
" Dan satu lagi... Tempat kan beberapa anak buah kita di depan rumah mertua ku, supaya mereka bisa menjaga keluarga Kiki dari hal buruk.Aku harus mulai siaga akan serangan tidak terduga yang akan datang dari musuh dalam selimut.jangan sampai ketahuan oleh penghuni rumah nya,cukup jaga dari jauh saja." titah Teguh lebih detail lagi.
Semua yang berhubungan dengan Kiki harus bisa dia lindungi keselamatan nya.dia tidak ingin ada semut yang datang menganggu kehidupan keluarga nya, terlebih lagi pernikahan mereka tadi sudah di tonton oleh publik.
__ADS_1
" Baik bos.akan langsung Saya kerjakan." jawab Bimo yang langsung mengetik kan sebuah pesan di ponsel nya.
Hening..Semua sibuk dengan pekerjaan masing-masing.
" Sudah beres Bos.mereka juga dalam perjalanan menuju ke rumah mertua Bos."
"Hm." jawab Teguh berdehem.
"Beruntung sekali Nona Kiki mendapatkan suami yang perhatian dan pengertian seperti anda Bos."Bimo memuji sikap perhatian Teguh yang sangat luar biasa kepada istri nya.
" Aku melakukan ini hanya karena takut kehilangannya, terlebih lagi Nenek juga sangat menyukai Kiki.Nenek pasti akan marah besar kepada Aku jika saja beliau tau kalau Aku membiarkan cucu menantu nya lecet atau pun tersakiti sedikit saja." jawab Teguh.
Asisten Bimo dan juga sekretaris Ken hanya tersenyum mendengar penjelasan dari mulut Bos nya, padahal mereka sangat tau betul jika Bos nya adalah tipe laki-laki posesif dan juga terlalu bucin.
Di rumah pribadi Teguh,Rena sang supir pribadi sekaligus bodyguard yang di siap oleh Bimo sudah sampai di depan rumah Teguh,Mpok Nur dan sejumlah penjaga lain nya nampak menyambut kedatangan nya dengan bercengkrama.
" Saya panggil kan dulu Nona muda nya,Mbak Rena lanjut kan dulu mengobrol nya dengan mereka."ucap Mpok Nur undur diri.
" Iya Mpok." jawab Rena kembali bercengkrama hangat dengan teman seperjuangan nya.
Mpok Nur langsung berlari menaiki anak tangga menuju ke lantai paling atas.
Pintu kamar Kiki masih tertutup rapat.dengan nafas yang tersengal -sengal Mpok Nur mengetuk pintu kamar utama.
" Permisi Nona muda." ucap Mpok Nur.
" Ya Mpok." jawab Kiki dari dalam.
Sebelum sarapan pagi tadi,Kiki sudah berkenalan terlebih dahulu dengan semua para asisten yang bekerja di rumah ini.saking banyak nya jumlah asisten yang ada, membuat Kiki kesusahan untuk mengingat satu persatu nama mereka.hanya nama Mpok Nur lah yang nyangkut di kepala nya karena jabatan nya adalah kepala pelayan di rumah ini.kalau butuh sesuatu Kiki tinggal memanggil Mpok Nur saja maka semua nya akan di jamin beres.
Ceklek.
Kiki membuka pintu kamar dengan pakaian yang sudah rapi.
Mpok Nur di buat terpana oleh cantik nya paras Nona muda mereka.
__ADS_1
" Anda sangat cantik sekali Nona muda, pantas saja Tuan muda tergila-gila kepada Nona." Mpok Nur berkata sambil terus menatap wajah cantik yang ada di depan nya.bau parfum yang nempel di tubuh Kiki membuat Mpok Nur hilang kendali.
"Terimakasih atas pujiannya Mpok.Ternyata selain pandai mengatur rumah,Mpok Nur juga memiliki bakat dalam hal menggombal." seloroh Kiki sambil menepuk pundak Mpok Nur. yang langsung membuat Mpok Nur tersadar dari rasa kagum nya yang tidak berkesudahan.
" Saya hanya memuji apa yang Saya lihat Nona muda, kecantikan Nona benar -benar tiada dua nya."
" Jangan kayak gitu dong Mpok, Aku jadi besar kepala nih! Ngomong -ngomong ada perlu apa Mpok Nur memanggil Aku tadi?" tanya Kiki yang baru sadar bahwa dia harus segera berangkat ke kampus.
" Oh itu.. Hampir saja Saya lupa Nona,karena terlalu terpukau dengan wajah Nona muda.di depan ada Mbak Rena sopir pribadi yang di kirim kan Tuan muda untuk Nona." Mpok Nur akhirnya mengucapkan apa yang ingin dia sampaikan.
" Ya sudah ayo kita turun Mpok,karena Aku juga harus segera berangkat takut telat." ajak Kiki langsung menutup pintu kamar nya dengan membawa semua perlengkapan kuliah nya.
Mpok Nur yang hendak turun ke lantai bawah menggunakan tangga langsung di tahan dengan cepat oleh Kiki.
Grepppp..
" Eits..Mpok mau kemana? Pakai lift saja, itung-itung menghemat tenaga.lain kali kalau mau naik atau turun ke bawah pakai lift saja.untuk apa lift ini di sediakan jika tidak di manfaatkan oleh penghuni rumah nya ."ujar Kiki panjang lebar supaya Mpok Nur tidak sungkan untuk menggunakan fasilitas yang ada.
" Tidak apa-apa Nona muda, Saya turun lewat tangga saja."Mpok Nur merasa tidak nyaman jika harus berada di satu lift dengan Nona muda nya.
" No..Harus pakai lift.kalau ngga Aku juga akan turun pakai tangga saja lah.biar sama kayak Mpok." ancam Kiki yang membuat Mpk Nur akhir nya ikut masuk ke dalam lift.
" Terimakasih Nona muda." ucap Mpok nyur dengan sudut mata yang sudah menggenang.
" Tidak perlu berterima kasih.jangan pernah lagi menggunakan tangga panjang itu, tubuh Mpok Nur bukan lagi tubuh anak muda,jika masih ingin hidup lama di dunia ini sebaiknya gunakan lift untuk menghemat tenaga yang keluar."tegur Kiki yang tidak tega melihat Mpok Nur yang sudah cukup berumur harus turun naik melalui tangga yang tidak terhitung jumlah nya.
" Baik Nona muda."jawab Mpok Nur patuh.
" Anda jauh berbeda sekali dengan Mertua anda Nona muda.sikap kalian bagaikan bumi dan juga langit.hati Nona muda begitu lembut dan juga periang, berbeda sekali dengan Nyonya Yeni yang suka marah-marah tidak jelas dan selalu sombong dan angkuh kepada kami yang hanya sebagai pelayan ini." gumam Mpok Nur menatap lekat wajah Kiki yang berdiri di samping nya.
Jangan lupa Like,Vote dan Komen ya guys..
Pencet dong bintang lima nya untuk karya baru saya ini.
Terimakasih semua nya.😍🥰😍🥰
__ADS_1