TERJEBAK CINTA JANDA MUDA

TERJEBAK CINTA JANDA MUDA
103. Pengaruh obat 2


__ADS_3

Obat? " Gumam Arin lirih.


Riyan mengulum senyum saat melihat ekspresi Arin yang bingung.


"Bukan gue pelaku nya! " Ucap Riyan yang menyadarkan Arin.


"Lalu? " Tanya Arin.


"Entahlah! Tapi dugaan ku mengarah ke Sifa, karena Wisnu baru saja bertemu dengannya di restoran " Jelas Riyan.


Arin hanya diam mencerna penjelasan Riyan.


apa tujuan sifa melakukan ini? batin Arin


"Gue mau lihat ke adaan Wisnu dulu! Kalau di membutuhkan bantuan mu, kamu harus siap untuk menolong nya! " Ucap Riyan yang tanpa ekspresi apapun . Namun setelah di dalam kamar Wisnu, Riyan tertawa terpingkal-pingkal.


"Ha-ha-ha, wajahnya langsung panik " Ucap Riyan di sela tertawanya.


"Apaan sih kak Riyan! Gak jelas banget!" Ucap Arin yang berjalan menuju dapur. Namun ia urungkan niatnya, Arin ikut menyusul Riyan ke kamar Wisnu.


"Kak! " Ucap Arin yang membuka pintu kamar Wisnu.


Seketika tawa Riyan terhenti begitu saja, "haha... Hapz" Mulut Riyan terkunci rapat.


"Gimana? " Tanya Arin sambil melangkah ke dalam kamar Wisnu.


Riyan mengangkat ke dua bahunya, karena Riyan juga belum tau bagaimana kondisi Wisnu saat ini.


"Rin, tolong ambilkan aku minum! " Ucap Riyan yang menjatuhkan bokongnya di sofa yang ada di kamar Wisnu.


"Mau dingin apa panas? " Tanya Arin.


"Dingin boleh tuh! Pasti seger! " Jawab Riyan sambil mengambil ponselnya dari saku celana.


Saat Arin akan keluar dari kamar Wisnu tiba-tiba terdengar suara erangan dari kamar mandi. Sehingga Arin mematung di tempat dan pandangannya tertuju ke pada insan yang duduk manis di sofa.


Riyan pura-pura tak tau kalau Arin sedang menatapnya. Riyan berusaha menahan tawa dengan bermain game di ponselnya.


"Kak! " Seru Arin.


"Apa? " Riyan menoleh sekilas.


"Itu.. " Arin menunjuk ke kamar mandi. Dan, Lagi-lagi terdengar suara erangan dari dalam kamar mandi.


kok aku jadi merinding sih ! Batin Arin.


"Gue bikin minum sendri aja Rin! Kamu bisa tunggu Wisnu di sini! " Riyan pun bangkit dari duduknya dan langsung keluar dari kamar.


"Kak aku ikut! " Arin mengekor Riyan.

__ADS_1


"Lu yakin gak mau bantu Wisnu? " Tanya Riyan sambil membuka almari pendingin untuk mengambil minum.


"Apaan sih kak! " Ucap Arin yang duduk di kursi .


"Aku serius Rin! Kamu gak kasihan dengan Wisnu? Pasti dia sangat menderita saat ini! " Ucap Riyan yang ikut duduk di kursi yang ada di ruang makan.


"Kakak sendiri juga gak kasihan sama mas Wisnu! " Ucap Arin sambil mengisi piringnya dengan nasi.


"Yang ada aku bisa senewen jika lama - lama di kamar Wisnu. Lagianu kan istrinya ! Jadi gak maslah dong! Gak akan dosa juga, malah dapat pahala kamu! " Goda Riyan.


"Kakak ini bicara apa sih? Nih kakak makan dulu! Biar itu bibir kagak ngoceh mulu! " Ucap Arin.


♥*♡∞:。.。  。.。:∞♡*♥


Di apartemen Sifa


"Sayang! Apa benar mertua mu itu sedang sakit? " Tanya Sifa saat Aji baru saja datang.


"Ada apa? Kenapa kamu tiba-tiba menanyakan mertua ku itu? " Tanya Aji sambil melabuhkan kecupan singkat di bibir Sifa.


"Rencana ku gagal sayang! " Adu sifa yang kesal.


"Jadi kamu menyuruhku ke sini hanya ingin mengadu maslah sekecil ini? " Tanya Aji yang terkekeh.


"Aku sedang kesal! Rencana ku gagal kau malah menertawakan ku " Ucap Sifa yang cemberut.


"Ayo lah sayang! Masih banyak cara , jangan cemberut begitu! mertua ku baik-baik saja ! kamu saja yang kena kibul sama teman Wisnu itu! " Ucap Aji sambil menciumi leher sifa.


Ciuman itu semakin lama semakin menuntut. Ciuman panas itu berakhir dengan di atas pembaringan.


Suara d*esahan yang keluar dari bibir Sifa itu mampu memacu gerakan Aji.


"Lebih cepat lagi sayang! " Ucap Sifa yang tersengal.


Aji mempercepat gerakannya, keduanya mengerang bersama saat Aji mengeluarkan sesuatu yang hangat.


Aji pun tumbang di atas tubuh Sifa dengan deru nafas yang naik turun.


"Sayang! Kapan kamu akan menceraikan istri mu itu? Aku capek jika harus jadi istri simpanan mu terus ! " Ucap Sifa yang menggulingkan tubuh Aji ke samping.


"Sabar dong! Pokonya setelah kita berhasil menguasai perusahaan Wisnu aku akan langsung menceraikan Sofi " Ucap Aji.


"Janji ya sayang! " Ucap Sifa dengan nada yang manja.


"Tentu sayang " Aji mengecup bibir Sifa.


Dan, Lagi-lagi ciuman itu sangat menuntut untuk keduanya.


Pergulatan di atas ranjang itu pun terjadi lagi.

__ADS_1


♥*♡∞:。.。  。.。:∞♡*♥


Sedangkan Wisnu sudah satu jam berada di kamar mandi dan belum juga keluar.


"Aagggrhh" Wisnu mengerang.


Hampir satu botol sabun cair yang ia gunakan dan berendam . Namun, rasa panas dari efek obat itu tak kunjung hilang.


"Ngenes banget sih gue! Punya istri tapi gak bisa di pakai! " Gerutu Wisnu yang teringat akan surat perjanjian itu .


"Aagggrhh" Wisnu memukul air di dalam bak , "kalau masih tetap seperti ini! Masa bodoh dengan surat perjanjian "Wisnu mengusap wajahnya kasar karena merasa frustasi.


Wisnu meraih ponselnya dan mengirim pesan ke Riyan.


♥*♡∞:。.。  。.。:∞♡*♥


Ting


Ponsel Riyan berbunyi saat ada pesan masuk. Riyan pun langsung membuka pesan itu, betapa kagetnya saat Riyan membaca pesan yang di kirim oleh Wisnu.


Riyan meraih air minum karena makanan yang ia makan tersangkut di tenggorokan .


" Ada apa kak? Kenapa wajahmu kaget gitu? " Tanya Arin sambil menyuapkan nasi ke mulutnya.


"Wisnu minta es balok untuk berendam! Kalau cara ini gagal ... " Riyan menjeda ucapannya.


"Kalau gagal kenapa? " Tanya Arin yang masih asik makan.


"Kalau cara ini gagal... Kamu harus bersiap untuk membatu Wisnu! " Ucap Riyan yang sudah berdiri dari duduknya.


Arin terbengong saat mendengar ucapan Riyan . Bukan Arin tak tau apa maksud dari ucapan Riyan, tapi dia tidak siap secara lahir dan batin.


"Aku akan keluar untuk cari es balok! Mudah-mudahan saja gue gak nemu " Celetuk Riyan yang berhasil membuat Arin membelalakkan matanya.


Ha-ha-ha


Riyan tertawa terbahak-bahak saat melihat wajah panik Arin.


"Berdoa saja semoga aku mendapatkan es balok nya , jika kamu belum siap jadi mangsa Wisnu" Ucap Riyan yang langsung pergi dari ruang makan.


isi pesan Wisnu


(carikan aku es balok sekang! rasanya masih sangat panas. jika cara ini tak berhasil kirim Arin ke kamar ku! )


bersambung.....


**Kira-kira Riyan dapat gak ya es balok nya 🤭😁


jangan lupa like komen dan favorit

__ADS_1


terimakasih 🙏**


__ADS_2