TERJEBAK CINTA JANDA MUDA

TERJEBAK CINTA JANDA MUDA
110. malas pulang.


__ADS_3

Pertemuan nya dengan pengacara berjalan dengan lancar.


"Kamu mengerti kan apa yang aku mau? " Ucap Wisnu.


"Baik tuan Wisnu! Akan saya laksanakan! " Sahut pengacara.


"Oke! Kalau gitu saya pamit dulu! " Wisnu bangkit dari duduk nya dan meninggalkan rungan pengacara itu.


Setelah menemui pengacara Wisnu tak ada tujuan lain lagi selain pulang ke apartemen nya.


Dalam perjalanan pulang Wisnu mendapatkan telfon dari Sifa.


"Ya... Halo " Jawab Wisnu seadanya.


"Beby kamu di mana? Bisa gak datang ke apartemen ku! " Ucap Sifa dari sebrang telfon.


"Aku masih ada urusan! " Jawabnya singkat.


"Hanya sebentar saja beby! Datang ya ke sini! " Ucap Sifa.


"Lihat nanti saja " Sahut Wisnu dan segera mematikan telfon dari Sifa.


Di apartemen Sifa


"Sial! Main tutup aja tuh orang! " Sifa mengumpat kesal karena telfonnya di tutup sepihak oleh Wisnu.


"Gimana apa dia mau ke sini? " Tanya Aji .


"Kata dia masih ada urusan! Kita lihat saja nanti dia mau atau tidak ke sini! " Ucap Sifa yang menjatuhkan bokongnya di tepian tempat tidur.


"Kalau nanti dia gak datang ke sini, akun yang akan mendatangi ke tempatnya! " Ucap Sifa.


"Segitunya? " Aji mengernyitkan dahinya.


"Ini demi rencana kita " Ucap Sifa meyakinkan Aji.


"Untuk rencana kita atau untuk rasa yang masih ada? " Tanya Aji.


"Sayang! Aku sudah hidup dengan mu selama lima tahun! Mana mungkin aku masih memiliki rasa untuk nya? " Ucap Sifa sambil mengusap-usap dagu Aji.


"Bisa saja rasa itu tumbuh kembali setelah kamu melihat Wisnu yang sekarang " Ucap Aji yang cemburu.


"Ayo lah sayang... Jangan cemburu seperti itu! Aku milik mu dan hanya akan menjadi milik mu! " Ucap Sifa sambil menciumi wajah Aji.


"Akan aku pegang kata-kata mu itu! " Sahut Aji yang membalas menciumi wajah Sifa.


"Apa kamu sudah meminum vitamin mu? " Lanjut Aji.


"Tentu saja sudah " Sahut Sifa.


♡´・ᴗ・`♡


Wisnu tak ada niatan untuk berkunjung ke apartemen Sifa. Dirinya tetap memilih pulang .

__ADS_1


"Bik... " Memanggil bi Sumi dan mencari nya ke dapur .


"Den... Sudah pulang? " Ucap bi Sumi.


"Arin di mana bik? " Tanya Wisnu sambil mengambil air minum di kulkas.


"Masih di kamar Den! Belum keluar dari tadi! " Jawab bi Sumi.


"Bibi boleh pulang sekarang! " Ucap Wisnu.


"Baik Den! " Sahut bi Sumi dan langsung bersiap untuk kembali ke rumah Mariyam.


Setelah istirahat dan membersihkan diri Wisnu keluar kamar untuk mengecek Arin.


Wisnu mengetuk pintu kamar Arin dengan pelan.


"Rin! " Ucap Wisnu yang terus mengetik pintu.


Karena tak ada jawaban dari sang penghuni kamar, Wisnu berinisiatif membuka pintu itu namun sayangnya pintu itu terkunci.


Wisnu mengernyitkan dahinya, " Masih terkunci? Apa dia masih tidur? " Gumam Wisnu.


♡´・ᴗ・`♡


"Bukanya gue gak mau lu nginep di sini Rin! Justru gue seneng banget lu mau nginep di kost gue ini! Tapi kan posisi lu udah nikah jadi mau tak mau lu harus pulang, pasti suami lu udah nunggu! " Ucap Suci .


Nunggu apaan!? Pasti lah dia lagi ketemu sama pujaan hatinya itu! Batin Arin.


"Gue males pulang Ci! " Kata Arin.


"Untuk malam ini saja lah Ci, please! " Mohon Arin.


Dengan cepat suci menggeleng, " Enggak! " Jawab Suci singkat.


"Boleh ya!? " Arin masih merayu Suci.


"Sekali enggak ya tetap enggak! Kecuali lu kesini di anter ama laki lu dan laki lu udah kasih ijin buat lu nginep di sini! " Sahut Suci.


"Aku lagi males ketemu sama dia Ci! " Kata Arin dengan tertunduk.


"Gue gak tau masalah lu ma laki lu itu apa! Sebagai teman gue hanya bisa nasehati lu aja, jangan sampai lu nyesel di kemudian hari! " Ucap Suci.


"Mana HP lu? " Suci menadahkan tangannya.


"Buat apa? " Tanya Arin.


"Buat telfon suami lu biar dia jemput lu ke sini! " Jelas Suci yang sudah mengambil paksa ponsel Arin.


"Jangan! Enggak usah! " Arin langsung merebut ponselnya dari genggaman Suci, " Aku akan pulang! "


" Sendiri? Ini sudah malam loh! " Sahut Suci.


"Aku berani kok! " Ucap Arin yang bersiap untuk pulang.

__ADS_1


"Sebenarnya lu tadi dari mana sih? " Tanya Suci.


"Dari apotek " Jawab Arin singkat.


Saat Wisnu kembali ke kantor tak berselang lama Arin juga keluar dari apartemen tentu tanpa sepengetahuan bi Sumi. Awal tujuan Arin hanya pergi ke apotek untuk membeli pil KB, ia belum siap hamil mengingat pernikahan kontraknya akan segera berakhir. Setelah mendapatkan apa yang di cari nya Arin pun langsung pulang. Namun, di tengah perjalanan ia mempunyai ide untuk pergi ke kostan Suci. Pemaksaan yang Wisnu lakukan membuat Arin enggan untuk bertemu.


"Aku akan mengantarkan mu pulang! " Suci dan bangkit dari duduknya.


"Gak udah Ci! Aku bisa sendri! " Tolak Arin.


"Walaupun kamu menolak aku akan tetap mengantarkan mu!" Sahut Suci.


"Kita cari taksi di ujung jalan sana ya Rin!? " Ucap Suci sambil mengunci pintu kamar kost.


"Aku gak nyangka kamu bisa menikah dengan pengusaha di kota ini! " Ucap Suci sambil berjalan ke jalan utama.


"Pernikahan ku ini hanya sekedar menyelamatkan dirinya dari perjodohan. Aku dan dia menikah kontrak . " Sahut Arin.


"Serius!? " Ucap Suci.


"Dia menawarkan banyak hal "


"Dan kamu menerima nya? " Tanya Suci.


"Aku gak ada pilihan lain! Saat itu aku juga harus segera melunasi hutang ku. Dengan fasilitas dan jaminan yang di berikan Wisnu kepada ku, aku bisa melunasi hutang-hutang keluarga ku dan tentunya aku bisa membahagiakan anak ku Yoga. " Jelas Arin.


"Tapi kamu telah mengorbankan kebahagiaan mu Rin! " Cicit Suci.


Arin membisu tak ada lagi kata yang terucap dari bibirnya.


"Apa kamu juga menaruh perasaan ke Wisnu? " Tanya Suci.


" Aku gak tau dengan perasaan ku! Tapi hati ini rasanya sakit saat menerima kenyataan jika dia akan kembali dengan pujaan hatinya. " Ucap Arin .


"Itu namanya kamu mulai ada rasa dengan dirinya! Saran ku, kamu harus bertahan dan merebut hati dan cinta Wisnu. " Ucap Suci.


"Apa aku bisa merebut hati dan cinta Wisnu jika di dalam hatinya sudah terisi satu nama , aku gak akan pernah bisa mengantikan nama itu di hati nya Ci! " Ucap Arin dan tanpa ijin air matanya jatuh dengan cepat Arin menyekanya.


"Apa kamu sudah tanya perasaan dia ke kamu? " Tanya Suci dan Arin pun menggeleng.


"Gak perlu tanya aku sudah tau jawabannya Ci! Aku gak mau menambah beban hati ku. " Ucap Arin.


"Apa tujuan lu setelah nikah kontrak kalian berakhir? " Tanya Suci.


"Yang jelas aku akan kembali ke kampung Ci tapi sementara waktu aku akan cari pekerjaan di sini agar keluarga ku tidak ada yang curiga. " Jawab Arin.


"Aku enggak tau harus komentar apa lagi Rin! Yang jelas aku akan selalu membatu mu, jadi kamu jangan sungkan untuk minta bantuan ku! " Ucap Suci dan Arin pun langsung memeluknya.


bersambung.....


cerita ini menuju tamat ya! jadi.....


**jangan lupa like dan komen ya, .!

__ADS_1


beri hadiah dan vote juga ya buat mendukung cerita ini! terimakasih 🙏🤗😘**


__ADS_2