TERJEBAK CINTA JANDA MUDA

TERJEBAK CINTA JANDA MUDA
47. Surat perjanjian


__ADS_3

Wisnu mengangkat kedua bahunya tanda tak bisa memberi jawaban. Marchel juga engan bercerita dengan neneknya yang sebenarnya ia cari hanyalah perempuan biasa yang tanpa sengaja menabrak nya.


Setelah pulang dari rumah mariyam, marchel menyempatkan untuk mengitari jalanan yang ada di kompleks perumahan mewah itu. Berharap marchel bisa bertemu lagi.


Hampir satu jam Marchel berkeliling dengan mobil sport warna merah nya. Tapi tidak ada tanda-tanda keberadaan perempuan yang dia cari. Marchel memutuskan untuk menemui temannya . Marchel mengemudikan mobilnya dengan perasaan kecewa.


"Seharusnya semalam gw tetep ikutin dia!, jadi gini kan kehilangan jejak. Gw harus tetap cari dia, saat gw udah ketemu nanti gw gak akan lepasin dia. ", gunam marchel yang fokus menyetir mobil.


Paras cantik dan tubuh ramping arin mampu mengusik hati marchel. Walaupun arin sudah pernah hamil dan melahirkan, tapi kini body nya sudah kembali seperti saat masih perawan. Banyak yang mengira arin masih single atau perawan, kecuali Wisnu dan Riyan tentunya.


Apa lagi saat ini arin selalu rutin merawat wajahnya dan tubuhnya, itu pun tak luput dari perintah Wisnu. Bahkan Wisnu sendiri yang memilihkan cream wajah yang cocok untuk arin, dengan alasan supaya wisnu tidak malu jika mengajak arin ke acara-acara penting. Tentu saja banyak laki-laki yang terpesona dengan perubahan arin .


Saat tiba di kantor Wisnu dan arin sudah di tunggu oleh Riyan.


"Bos ini yang Anda minta kemarin! "


Wisnu membaca sekilas dan setelah itu di berikan ke arin.


"Kamu baca itu! , Dan tanda tangan! ", kata Wisnu.


" Apa ini? ", tanya arin.


" Itu surat perjanjian nikah kontrak kita. "


"Jadi kamu baca bila ada yang perlu di rubah atau di tambah aku bisa menyuruh pengacara ku untuk mengubah nya. ", kata Wisnu.


Arin mengangguk dan langsung membaca lembar pertama.


Isi dalam lembar pertama terdiri dari :


Saya Wisnu putra mahardika, saya berjanji akan :



Melunasi semua hutang keluarga Ariani Dewi.


Saya akan menyiapkan tempat tinggal atau rumah untuk Ariani Dewi di kampung halaman nya.


Saya akan membiayai semua kebutuhan yoga pratama anak dari Ariani Dewi.



"Bapak gak perlu melunasi hutang keluarga kami!, dan juga kehidupan anak saya. Saya masih bisa membiayai yoga dengan gaji saya. Kemarin kan saya hanya minta rumah saja. ", ucap arin saat selesai membaca.

__ADS_1


" Tak masalah! Itu keinginan ku. Kalau kamu sudah menikah dengan saya, kamu sudah tidak saya gaji lagi! ", kata Wisnu.


" Haaa.... ", mata arin membuat tak percaya dengan apa yang barusan di ucapkan Wisnu.


" Yang bener saja pak? Kita hanya sandiwara lo ini! Kalau bapak gak gaji saya, saya gak mau pak. Mending bapak cari orang lain aja! "


"Ahh... Jadi nyesel saya! ", protes arin.


" Ya kamu gak akan dapat gaji karena saya akan menafkahi kamu, ya walaupun hanya nikah kontrak. Apa lagi ini nikahnya sah secara hukum dan agama. Jadi saya juga wajib menafkahi kamu. ", jelas Wisnu dengan tangan di lipat di dadanya.


" Huuftt... ", arin menghembuskan nafasnya tanda lega, setidaknya dia masih punya uang untuk di kirim ke kampung.


" Baik lah saya setuju! ", ucap arin.


" Ckk... Dasar ya wanita jaman sekarang, kalau sudah denger masalah uang pasti langsung girang! ", kata Wisnu sambil tersenyum simpul. Sebenarnya itu semua tak masalah buat Wisnu. Karena itu tak sebanding dengan arin yang mengorbankan perasaan nya .


" Biar saja! Jaman sekarang apa-apa harus pake uang. Dan juga tak ada yang gratis di dunia ini bukan? , jadi tak ada masalah kan jika saya matre terhadap pak bos yang tajir melintir ini?. Lagian saya kan hanya minta rumah saja. Kalau pak bos kasih lebih ya sayang kalau di tolak. Weeeerk! ", di akhir kata arin menjulurkan lidah nya.


" Kau mencoba untuk memancing ku? ", tanya Wisnu.


" Mancing apaan sih pak? Gak jelas! ",jawab arin yang langsung menandatangani surat perjanjian di lembar pertama .


"Masih ada lagi itu! ", kata Wisnu mengingatkan.


Surat perjanjian nikah kontrak



Setelah menikah harus tinggal dalam satu atap.


Setelah menikah tidak boleh dekat dengan Laki-laki lain.


Tidak ada kontak fisik di antar kita(Wisnu dan arin).


Harus menuruti semua kata-kata saya(Wisnu).


Di larang baper ataupun jatuh cinta .


Harus terlihat mesra di depan keluarga.


Jika melanggar aturan di atas maka akan mendapat hukuman atau denda.


__ADS_1


"Perjanjian macam apa lagi ini pak? ", tanya arin.


" Saya masih bisa Terima ponin yang 1,3dan 6. Dan saya juga gak akan jatuh cinta dengan anda. Dan bapka gak bisa melarang saya berteman dengan siapa pun terutama laki-laki. Terus jika yang melanggar perjanjian itu bapak sendiri gimana? ", protes arin.


" Walaupun kita nikah cuma kontrak tapi setatus mu itu sebagi istri. Apa pantas seorang istri dekat -dekat dengan laki-laki lain? "


"Jika saya yang melanggar kamu bisa minta apa pun dari ku! ", kata Wisnu.


" Gak adil dong apk! Seharusnya disini juga tertulis jika bapak tidak boleh dekat dengan perempuan lain. ", kata arin.


" Hay...! Apa kamu lupa tujuan kita menikah kontrak itu untuk apa? Jika aku tak boleh dekat dengan perempuan lain, bagaimana bisa kamu akan segera terbebas dari pernikahan kontrak dengan saya?"


"Saya janji setelah bertemu dengan sifa saya akan segera melepas kan mu dari pernikahan ini. ", ucap Wisnu mencoba untuk meyakinkan arin.


" Janji ya pak? Lebih cepat ketemu lebih baik! ", kata arin yang menandatangani surat perjanjian kedua.


" Nih! ", kata arin menyodorkan surat perjanjian itu ke wisnu.


" Semoga kita bisa kerja sama dengan baik! ", kata Wisnu mengulurkan tangan dan di sambut oleh arin. Mereka berjabat tangan untuk tanda kesepakatan.


" Yan... Berikan tiket itu padanya! ", perintah Wisnu.


" Baik bos! "


"Ini tiket pesawat untuk mu. ", kata Riyan yang dari tadi menjadi saksi perdebatan anatar mereka.


" Buat aku kak? ", tanya arin bingung.


" Ia itu buat kamu pulang. Dan kamu segera urus surat cerai kamu itu. Saya beri kamu libur tiga hari. Kamu bisa berangkat nanti sore. ", jelas Wisnu.


" Pak gak di tambah lagi gitu libur nya? ", tawar arin dengan mata berbinar. Dalam hatinya sangat senang bisa pulang dan bertemu dengan yoga yang sudah lama ia rindukan.


" Apa gak usah libur aja sekalian? ", jawab Wisnu dengan mata yang melotot ke arah arin.


" Hehehe... Bercanda doang pak jangan marah gitu napa ? Nanti jadi gak ganteng lagi lo! ", kata arin dengan mencolek lengan Wisnu.


" Ckk... Sudah sana kerjaan pekerjaan mu! Nanti sore saya antar ke bandara. ", ucap Wisnu sambil membuka laptopnya.


" Siap bos! ", arin bangkit dari duduknya.


Sedangkan Riyan sudah sibuk dari tadi saat dua manusia itu sedang berdebat.


Arin mengelap jendela kaca dengan sumringah dan bersenandung kecil. Impiannya untuk memeluk yoga akan segera terwujud.

__ADS_1


Wisnu dan Riyan yang melihat tingkah arin hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum.


__ADS_2