TERJEBAK CINTA JANDA MUDA

TERJEBAK CINTA JANDA MUDA
114. Peresmian Hotel GM


__ADS_3

Tepukan pelan mendarat di pundak Arin dan itu membuat Arin tersadar dari lamunannya.


Kenapa masih berdiri di sini? Ayo masuk! " Ajak Mariyam.


"I-iya eyang " Ucap Arin.


Sebelum ikut masuk ke dalam Arin berulang kali menghirup udara dan membuangnya dengan kasar . Entah mengapa hatinya berdebar seperti akan terjadi sesuatu.


Arin lebih memilih pisah dari Mariyam dan juga tante Sofi.


Arin mengedarkan pandangannya di antar tamu-tamu yang datang. Hingga sorot matanya menangkap Wisnu yang sedang menyapa para tamu dan di temani oleh wanita cantik di sampingnya.


Arin buru-buru membuang pandangannya saat Wisnu melihat ke arah nya.


Arin menoleh kebelakang saat pundaknya ditepuk oleh seorang.


"Kamu?! " Ucap Arin yang tak percaya dengan apa yang ia lihat.


"Iya... Aku kesini di ajak sama Riyan! Itu pun juga mendadak! " Jelas Suci.


"Jadi kalian.... "


"Jangan mikir yang aneh-aneh! " Suci memotong ucapan Arin, "aku gak ada hubungan apa-apa sama Riyan! " Suci mengangkat dua jarinya ke atas.


"Ada apa-apa juga gak papa kok! Kan kalian sama-sama sendri! " Ucap Arin.


"Enggak ah! Aku bukan tipe dia! " Sahut Suci sambil mengambil sepotong kue yang tersaji di atas meja.


"Emang kamu tau tipe Riyan seperti apa? " Tanya Arin dan Suci menggeleng dengan cepat.


"Aku lihat kamu baru datang! Kamu gak ingin memberi ucapan selamat gitu kepada suami mu? " Suci.


"Nanti saja! Aku gak mau mengganggu dia!" Ucap Arin dengan sorot mata mengarah ke wanita yang berdiri di sebelah Wisnu.


Tuhan... Kenapa rasanya sakit sekali hati ini?! Batin Arin.


Suara MC di cara itu menunjukkan jika acara peresmian akan segera di mulai.

__ADS_1


Suara tepuk tangan yang gemuruh dari para tamu itu menggema di ruangan saat Wisnu naik ke podium untuk memberikan sambutan.


"Selamat malam semuanya! Saya ucapkan terimakasih kepada para tamu undangan, yang sudah menyempatkan waktu untuk datang ke acara ini. Acara peresmian hotel baru kami dan...bla ...bla..bla...! Dengan ini saya menyatakan hotel G.M resmi di buka! " Ucap Wisnu yang di sambut tepuk tangan yang meriah dari para tamu.


"Sekian sambutan dari saya! Dan silahkan menikmati acara selanjutnya yang tentunya akan sangat menyenangkan! Selamat malam! " Wisnu mengakhiri sambutannya.


"Beby... Selamat ya! " Ucap Sifa dengan senyum termanisnya.


"Iya! Terimakasih ya kamu sudah mau hadir di acara ku ini ! " Sahut Wisnu.


"Tentu beby! " Ucap Sifa.


"Selamat ya sayang... Cucu eyang semakin sukses! " Ucap Mariyam yang menghampiri Wisnu dan memeluknya.


"Eyang... Terimakasih sudah menyempatkan waktu nya untuk ke sini!" Ucap Wisnu yang membalas pelukan sang nenek.


"Oh... Iya ! Eyang kenalkan ini teman Wisnu waktu kuliah dulu! " Wisnu mengenalkan Sifa ke Mariyam .


"Sifa" Ucap sifa.


"Mariyam " Ucap Mariyam dan mereka saling berjabat tangan . Mariyam mengamati penampilan sifa dari ujung kaki hingga ujung rambut.


" Terimakasih sudah mau hadir ke sini! " Ucap Wisnu yang bergabung di meja Arin.


Arin menoleh serta mengulurkan tangannya , " Selamat ya ! Semoga kedepannya lebih sukses lagi! " Ucap Arin.


"Terimakasih! " Wisnu menyambut uluran tangan Arin.


Setelah mengucapkan selamat mereka tak terlibat pembicaraan lagi. Riyan menyadari keadaan yang canggung itu lantas mengajak Suci untuk pergi dari meja tersebut.


"Suci ikut aku sebentar yuk! " Ajak Riyan.


"Ke mana? " Suci.


"Udah ikut aja!" Riyan menarik tangan Suci.


"Kalian mau ke mana? " Tanya Arin.

__ADS_1


"Kalian butuh waktu berdua! Jadi kita juga akan berduaan! " Jawab Riyan yang merangkul pundak Suci.


"Tapi.. " Ucapan Arin terputus saat Riyan dan Suci tak menggubrisnya .


"Kenapa tidak gabung sama eyang? " Wisnu mulai membuka suara .


Arin hanya menggeleng tanpa sura.


"Jangan pulang sebelum acara ini selesai! " Pinta Wisnu.


"Kenapa? Kamu kan sudah ada yang menemani! Seharusnya aku tak datang ke sini ! " ada nada cemburu di kalimat yang di ucapkan Arin.


"Nanti kamu juga akan tau sendri! " Ucap Wisnu.


"Ini sudah akhir bulan. Dan sesuai dengan ucapan mu waktu itu setelah dari acara ini aku akan pergi dari apartemen! " Ucap Arin sambil tertunduk.


Wisnu tak menyahut , kedua tangannya mengepal di bawah meja, menandakan jika ia tak suka dengan ucapan Arin.


Lama saling diam dan akhirnya Wisnu tak bisa menunda lagi rencananya. Wisnu bangkit dari duduknya dan berucap, " Aku akan beritahu ke semua yang hadir di sini tentang hubungan kita! Sesuai dengan apa yang kamu inginkan! " Setelah mengucapkan itu Wisnu langsung menuju ke podium dan membisikkan sesuatu ke pembawa acara.


"Para hadirin semua mohon perhatiannya! " Ucap MC itu dan membuat para tamu memandang ke sumber suara.


"Tuan Wisnu selaku pemilik hotel GM ini akan memberi pengumuman penting! Silakan Tuan! " Lanjut MC itu.


"Maaf telah menggangu kenyamanan hadirin semua! Di sini saya tidak akan bicara panjang lebar. Saya akan langsung kepada intinya. Saya telah menyimpan rahasia besar ini dari keluarga saya, dan itu sangat menyiksa batin saya" Ucap Wisnu.


Wah... Pasti dia akan mengakui aku sebagi orang yang ia cintai dan ia tunggu selama ini. Batin Sifa.


Please... Jangan ucapkan kata perpisahan ini di depan umum! Aku mohon! Batin Arin.


Rahasia besar apa yang sudah Wisnu tutup rapat-rapat dari ku? Batin Mariyam.


bersambung.....


**jangan lupa like dan komennya! 😉


intip-intip yuk ke 2R Rafi & Reva**

__ADS_1



__ADS_2