
Pagi ini cuacanya mendung dan mengundang di sertai gerimis yang membuat suhu menjadi dingin. Siapapun yang merasakan pasti akan malas untuk segera bangun dari tidurnya. Begitu juga dengan arin setelah sholat subuh ia berniat untuk rebahan sebenar sebelum memulai aktifitas , tapi malah tertidur karena cuacanya benar-benar membuat mager.
"Astaga sudah setengah tujuh? "
"Mampus ini, bisa panjang urusannya", Arin langsung bangkit dan menuju dapur untuk membuat sarapan. Hari ini ia resmi menjadi juru masak untuk Wisnu walau cuma sementara waktu.
" Aduh masak apa ya yang cepetan? "
"Keburu singa nya datang! "
"Tek.tek.tek... Sreeeeenggg... ", Arin mulai memasak menu andalan nya jika sudah terburu-buru.
Saat Arin sibuk dengan peralatan dapur terdengar suara bel berbunyi.
Ting tung. Ting tung
" Tuh... Kan bener udah datang singa nya? "
"Untung udah selesai !" Gunam Arin sambil berlari kecil untuk segera membuka pintu. Dan besar saja yang datang adalah singa tampan dan mempesona.
"Silahkan masuk pak!" ucap Arin.
"Gak usah basa basi, cepat ambilkan sarapan! "
Arin membungkukkan badannya dan segera mengambilkan sarapan Wisnu.
"Ini pak! Silahkan! " ucap Arin.
Wisnu mencincingkan sebelah matanya,
"Nasi goreng? "
"Apa kamu tidak bisa buat sarapan selain nasi goreng? " tanya Wisnu.
"Maaf Pak? " Jawab Arin lirih tapi masih di dengar oleh Wisnu.
"Lain kali yang kreatif kalo buat sarapan!"
"Pagi-pagi kalau sarapan nasi goreng tuh bikin ngantuk! ", Wisnu terus mengomentari Arin sambil menyantap nasi goreng.
Nasi goreng -nasi goreng apanya? gitu -gitu juga tetep di makan , pakai acara protes segala. Batin Arin.
" Jangan mengumpat ku ya? ", tuduh Wisnu kepada Arin sambil memberi tatapan tajam.
" Enggak kok pak !, mana berani saya mengumpat bapak dari belakang? " kata Arin.
__ADS_1
"Jangan lupa nanti antarkan makan siang ku ke kantor, ingat harus tepat waktu! " tutur Wisnu yang dengan lahapnya menghabiskan nasi goreng tanpa sisa.
" Ia.. Pak! "
"Mau di masakin apa? ", tanya Arin.
" Terserah! "
"Hemmm.... Masak ayam bumbu bali kayaknya enak deh! "
"Ya... Ayam bumbu bali sajan", Wisnu menjawab sambil meninggal kan meja makan. Tanpa pamit wisnu melangkahkan kakinya keluar dari apartemen Riyan yang sekarang di huni Arin seorang.
" Dasar orang kaya!"
"Apa semua orang kaya itu gak tau cara mengucap terimakasih? "
"Main pergi aja "
"Sabar-sabar demi anak! ", Arin mengusap dadanya perlahan saat bergunam.
Di gedung
" Pagi bos? ", sapa para karyawan .
Dan hanya di jawab dengan anggukan sekilas dari sang empunya.
" Gimana Yan apa saja jadwal ku hari ini? "Tanya Wisnu kepada sekretaris nya saat memasuki ruangan kerjanya.
" Nanti ada meeting dengan tim produksi dan pertemuan dengan presiden dari PT. Citra grup", tutur Riyan.
"Setelah itu? ", Wisnu kembali tanya .
" Ada undangan makan siang dengan pak Surya di resto sekar! ", lanjut Riyan.
"Mana materi meeting dengan tim produsi biar aku pelajari dulu! ", pinta Wisnu.
Riyan menyodorkan map biru ke Wisnu
" Nih! "
"Gimana lu tadi jadi mampir ke apartemen gue? ", tanya Riyan yang sedikit kepo dengan bos sekaligus sahabatnya itu.
" Heemm, kenapa? ", Wisnu menjawab sambil terus fokus dengan map yang ia pegang.
" Gimana lu cocok kan ama masakan nya? "
__ADS_1
"Gue tau selera lu, masakan dia tuh hampir sama dengan masakan ibu lu! Bener gak? ", tanya Riyan yang langsung duduk di samping Wisnu .
" Sama apanya? Jelas nikmat masakan ibu ku lah! "
"Mana buat sarapan cuma nasi goreng lagi !", gerutu Wisnu yang terus membolak - mbalikkan kertas yang dia pegang.
" Yee.. Elehh... Mending di masakin lu dari pada kagak hayo? "
"Lagian ya lu itu udah banyak resto yang menyediakan makanan lezat-lezat, masih aja suka masakan rumahan! ", protes Riyan.
" Entah lah! " Jawab Wisnu.
"Pasti dia lu marahi kan? "
"Jangan galak-galak entar lu demen lagi ma dia "
"Lagian kenapa sih lu kalau ketemu dia tensi lu naik? ", tanya Riyan yang masih duduk santuy di sofa sambil memainkan ponsel nya.
Wisnu langsung menutup map yang ia pegang dan berdiri menuju meja kerjanya.
" Idihhh... Siapa juga yang demen ma cewek modelan kaya dia! "
"Mana janda lagi! "
"Masih kecil udah jadi janda! "
"Eeettsss... Sekarang mah janda semakin di depan! "
"Mending dia yang sudah janda dari pada lu yang betah ngejomblo, eling umur lu udah kagak muda lagi, mau sampai kapan lu nungguin dia yang gak tau pergi kemana itu? ", cecar Riyan.
" Jangan bahas umur! "
"Lihat diri lu sendiri juga belum nikah juga! "
"Pacaran berapa tahun gak nikah-nikah?"
"Dan jangan bahas dia lagi kalau lu gak bisa dapetin info yang akurat, lu gue beri tugas ini sudah hampir lima tahun tapi apa hasil yang lu dapat?, Riyan yang mendapat tatapan tajam bosnya itu pun langsung berdiri menghampiri Wisnu.
" Ya.. Sorry men!"
"Sangat sulit mendapat kan informasi tentang dia. "
"Aku rasa dia pergi ke planet lain agar kita tidak dapat menemukannya ", jawab Riyan ngasal .
" Sudah sana urus pekerjaan mu dan satu jam lagi persiapkan meeting nya! ", perintah Wisnu yang mengusir Riyan dari ruangannya.
__ADS_1
Setiap orang pasti akan memiliki masa lalu begitu pula dengan Wisnu dan masa lalunya yang sulit ia lupakan.
Jangan lupa like & coment😉