Terlambat jatuh cinta

Terlambat jatuh cinta
Apa??!


__ADS_3

Rizal:"Sayang....."


Hana:"Ya mas??"


Rizal:"Kamu masak apa?"


Hana:"Ini lagi masak sayur Sop untuk makan malam, mas mau di masakin apa lagi?"


Rizal:"Emhh,,mas bantu ya, mas mau goreng Nugget, lagi pengen makan nugget."


Hana:"Iya boleh., Hana aja mas yang gorwng, mas duduk aja sana nonton tv."


Rizal:"Mas gak mau kamu terlalu capek sayang..mending setelah siap masak kamu langsung istirahat aja ya."


Hana:" di usia kehamilan sekarang ini Hana emang harus banyak gerak mas, kan udah di bilang sama dokter kemarin,"


Rizal:"Iya sih emang, tapi mas gak mau kamu terlalu capek, melahirkan normal kan juga butuh tenaga besar sayang.."


Hana:"Iya mas, Hana paham kok, kalau capek ya Hana akan istirahat ya.."

__ADS_1


Hana pun melanjutkan memasak sop ayam untuk kami makan malam, dan aku menggorwng Nugget yang rasanya sudah sampai di lidah rasanya, entah kenapa aku sangat ingin makan Nugget malam ini, entah itu aku yang kepengen atau kah aku juga ngidam.


Kalo mengingat pas Hana ngidam dulu luar biasa sekali, Malam-malam mengetuk pintu rumah orang hanya untuk pisang goreng, tapi udah di gorwng malah gak di makan, aku tersenyum sendiri mengingat hal itu,


Hana:"Kenapa mas? Kok ketawa-ketawa sendiri? tanya nya melihat ke arahku.


Rizal:" Gapapa, Kanda sedang merindukan dinda, dan mengingat si buah hati minta pisang goreng sama tante Lisa." bisikku di telinganya.


Sontak dia langsung menghentikan aktifitasnya dengan rona merah di wajahnya.


Hana:"Apa sih kanda ni, lebay.."


Rizal:"Gapapa donk lebay sama istri.."


Belum sempat dia melanjutkan kata-katanya aku langsung mencium keninh nya yang menjadi candu bagiku tiap hari.


Semakin besar perut istriku, semakin dia memikat pula dia di mataku. Aku mengelus perutnya dan berkata pada anakku "sayang ayah, Baik-baik ta di perut bunda, sebentar lagi kita akan ketemu..hehehe"


Hana memukul bahu ku karena menggodanya, pipinya yang bersemu merah menjadi semakin merona. Sungguh aku suka sekali menggodanya.

__ADS_1


Beruntung sekali aku mendapatkan istri seperti Hana, Baik, cantik, tak sombong dan dia adalah seorang istri yang patuh pada suami.


Aku bangga pada istriku. Aku menatap wajahnya yang lelah karena kebanyakan bergerak. dan tersenyum ketika tiba-tiba aku mengingat malam pertama kami.


Flashback on.


Rizal:"sayang, Kenapa kamu meringis??"


Hana:"Sebenarnya Hana masih suci mas."


Apa?? Apa aku gak salah dengar? masih suci? betapa terkejutnya aku, berarti selama ini dia tak melakukan apapun dengan suaminya?


Ya Allah, beruntungnya aku, aku mendapatkan seorang gadis yang berstatus janda. Masih suci walaupun pernah menikah. Inikah kado dari kesabaranku menunggu selama seminggu yang di bilang ibu? ternyata ibu sudah tau rupanya.


Aku tersenyum penuh kemenangan, dalam hatiku, aku senang luar biasa dan sedikit mengejek mantan suaminya, Bodoh sekali dia sudah menikah tapi tak menyentuh istrinya. Sebenarnya apa yang membuat dia masih perawan? dan kenapa dia bercerai? ah, sudah lah, sekarang dia sudah jadi milikku. dan hanya milikku. tak akan aku biarkan dia mengingat masa lalunya yang kelam, akan aku bahagiakan Hana sepenuhnya.


Flashback off.


Tak terasa air mataku menetes melihatnya penuh perjuangan mengandung anakku.

__ADS_1


Rizal POV END.


✏️✏️Semangatnya donk kakak...🙏🙏


__ADS_2