
Pagi ini setelah Mas Surya berangkat ke kantor aku juga mau menemui Hana di cafenya, aku segera menyelesaikan semua pekerjaanku di rumah.
Sesampainya di cafe, aku sama sekali tidak melihat tanda-tanda adanya Hana, jadi aku memutuskan untuk bertanya pada seorang pelayan yang tengah lewat.
"Maaf Mas, saya mau tanya sebentar"
"Iya mbak ada apa ya?"
"Emmm... Penyanyi yang nama nya Hana hari ini gak ada ya Mas?"
"Maaf, Mbak siapa ya?"
"Saya Iren, temen nya Hana, sudah lama saya gak bertemu dengan dia."
"Ooohhh, Mbak Hana lagi gak dateng Mbak. Lagian dia datang kalu dia mau aja."
"Loh, kenapa Mas? Bukannya dia pekerja disini ya?"
"Mbak Hana itu gak kerja disini mbak.."
"Jadi? Beberapa kali saya liat dia nyanyi disini.."
"Iya, nyanyi itu hobi nya mbak Hana, kalu dia mau dia nyanyi, kalau enggak ya dia duduk di kantor nya aja mbak,"
"Maaf, maksudnya apa ya Mas?"
__ADS_1
"Mbak Hana itu pemilik Cafe ini Mbak, jadi dia datang jika dia mau atau sedang ada masalah di cafe aja."
"Apa??" Aku sungguh sangat terkejut
"Iya, selain pemilik cafe, mbak Hana itu pebisnis yang hebat loh mbak,"
"Hah??"
"Iya, dia juga sering di undang ke berbagai media."
"Termasuk radio?" tanyaku lagi
"Iya mbak, terakhir kemarin dia tampil di radio Jagadara sebagai tamu pengisi acara."
"Nama mbak Hana itu panjang nya Farhanah Almeera."
"Apa? jadi Almeera itu Hana?? oh, eh Mas, apa hari ini Hana gak datang?"
"Hari ini mbak Hana gak dateng Mbak, dia lagi mempersiapkan acara pertunangannya malam ini."
"Hana tunangan? Saya boleh minta alamat nya Mas? Sudah lama sekali sejak saya tidak bertemu dengan dia, karna saya dari luar kota" aku terpaksa berbohong.
Setelah itu sang pelayan pun memberikan ku alamat rumah Hana.
Aku berfikir, apakah Mas Surya sudah mengetahui siapa Hana? Sehingga dia mulai respect sama Hana? Dan enggan melepas Hana dari Hatinya. Aku sudah mendapatkan jawaban dari hati Mas Surya.
__ADS_1
Jadi Ketika aku ingin segera kesana, aku mendapat telpon dari Mas Surya agar aku mengantarkan makan siang ke kantor. Jadi sekalian aku di cafe aku memesan makanan dari sini dan ku bawa ke kantor.
"Tadi aku lagi di luar mas, jadi aku bawakan makanan dari luar, bukan aku yang masak."
"Ya udah gapapa, hari ini aku sibuk sekali, jadi aku tak bisa keluar. Mari temani aku makan."
"Kamu kelihatan lelah Mas,"
"Sangat." Jawabnya singkat.
Aku perhatikan raut wajahnya. Memang wajah orang yang tengah menghadapi masalah berat. Aku ingin memberi tahukan perihal Hana, tapi aku urungkan karena takut mengganggu konsentrasinya.
"Malam ini aku harus lembur, jadi aku akan pulang larut ya."
"Iya mas gapapa. Oh iya sekalian aku ingin minta izin, aku ingin bertemu teman lamaku malam ini, boleh?"
"Siapa?"
"Teman dari luar kota, perempuan. Sudah lama aku tak bertemu dengannya."
"Ya udah, tapi jangan terlalu malam pulangnya, aku gak mau ketika aku pulang kamu gak ada dirumah."
"Makasih ya mas.." Aku mengecup sekilas pipinya.
✏️semangatnya donk kakak,,,biar tambah banyak up episode nya..hehehe, like komennya di tunggu loh, untuk penyemangat author kak...
__ADS_1