Terlambat jatuh cinta

Terlambat jatuh cinta
Alhamdulillah,..


__ADS_3

Aaaaaaaaaa.....Green rindu Surya...


Maafkan kesalahan Green yg berulang kali menyebut-nyebut nama surya.. bukan salah Hana, tapi salahnya Green...Green gak nyangka bisa serindu itu dengan Surya...๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ


Ahahahaha...Maafkan kesalahan Green ya sekali lagi, padahal setiap habis nulis Green selalu ceki-ceki lagi biar gak ada kesalahan, tapi nyatanya green terus buat salah... jadinya Hana gak romantis ya asik keinget Mas Surya aja..hehe๐Ÿ˜‚


Mohon maafkanlah kesalahan Green, Green hanyalah manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.


Author emang butuh istirahat ini..malahan kalo bisa 3 hari, tapi gimana ya, Green sangat-sangat menyayangkan kalau harus cuti berhari-hari, nanti readers semua gak sayang lagi sama Green...๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ


Hehehe..


Telat Up sehari aja green di cariin kenapa gak Up. Apalagi sampe 3 hari, ya gak? Bisa2 nanti semua kesayangan Green berpindah hati...


Oh no.....๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ


Tak bosan-bosan green meminta like dan komen nya ya, sebisa mungkin dari awal terciptanya novel ini, sekali lagi green bilang kalau komen2 kakak semua adalah bumbu penyedap buat green, MoodBooster buat green sehingga green tetep semangat untuk terus menulis...


_-_-_-_-_-_


Dokter:"Selamat ya pak, bu, anak kalian sudah lahir dengan sehat dan selamat, tak ada kekurangan apapun dengan berat 3300 gram.


Bayi ibu dan bapak Perempuan, cantik sekali seperti ibunya..Ini silahkan anaknya pak."


Aku menggendong anakku, Alhamdulillah ya Allah, Engkau selamatkan anak dan istriku.


Aku langsung meng Adzankan dan meng Iqamatkan nya. Setelah itu aku membawa putri kecilku kepada Ibunya..


Rizal:"Sayang...Ini anak kita.."

__ADS_1


Ku lihat Hana menangis karena bahagia. Aku tersenyum melihatnya yang sudah berjuang dan berusaha dengan sekuat tenaganya untukxmemberikan kebahagiaan pada keluarga kami.


Hana:"Sayang nya Bunda.....Alhamdulillah kamu sehat nak,, Cantik sekali kamu sayang,,"


Rizal:"Sudah sayang, jangan menangis, kita harus bahagia menyambut kelahirannya. Oh iya, setelah ini kamu akan di pindah keruang rawat."


Hana:"Iya mas,, Makasih ya mas udah jadi kuat untuk Hana. Nemenin Hana saat Hana berjuang melahirkan anak kita, bahkan mas ninggalin kerjaan mas.."


Rizal:"Mas hanya ingin menjadi sosok suami yang bisa kamu banggakan sayang.."


Lalu aku mencium keningnya sayang. Kalau mengingat kejadian di kantor tadi sih memang sedikit kacau, hehe..


Flashback On.


Aku tengah berada di ruang rapat saat ini untuk membahas perkembangan anak perusahaanku yang ada di luar kota A, saat tengah sibuknya dan rapat berjalan dwngan khidmat nya tiba-tiba ponselku bergetar, awalnya aku biarkan karena aku tak suka jika aku di ganggu saat sedang dalam keadaan serius seperti ini, tapi hp ini tak mau diam. masih saja mengeluarkan getarannya, jadi aku permisi pada orang-orang yang ada di ruang rapat untuk undur siri sejenak dan menghentikan kegiatan rapat.


Rizal:"Assalamu'alaikum Oma.."


Oma:"Zal...cepet pulang, Hana mau lahiran..cepet ya Zal,, oma tunggu."


Tuuut...


Oma langsung memutus panggilan telepon.


Aku yang awalnya terdiam cepat tersadar dengan apa yang di katakan oma barusan, Hana? Lahiran?


Tunggu mas Sayang, Mas akan segera pulang dalam hatiku.


Aku masuk keruang rapat dan berkata "Rapat di tunda sampai batas waktu yang tak di tentukan."

__ADS_1


Menjadi tanda tanya besar daro semua yang hadir di rapat ini, Aku lihat pandangan terkejut mereka, dari tatapannya aku tau ada pertanyaan apa yang terjadi?


Aku melangkahkan kaki ku menuju pintu. Tepat saat di pintu aku berbalik pada orang-orang yang penasaran dan berkata "Istri saya akan segera melahirkan". Aku langsung meninggalkan mereka dengan sedikit berlari, dan sedikit ku dengar orang-orang itu mengucap syukur dan bahagia karenanya.


Sesampainya di rumah, aku lihat Hana yang sedang mondar mandir dengan wajah yang meringis menahan sakit di perutnya.


Rizal:"Kenapa kamu jalan-jalan sayang? kalu sakit kenapa gak tiduran aja nunggu mas dateng?"


Hana:"Berjalan dan jongkok adalah salah satu cara memudahkan persalinan mas,, lagian sakitnya gak seberapa kok, masih bisa Hana tahan. Kontraksinya udah mulai teratur, jadi kita harus segera kerumah sakit mas.."


Rizal:"Iya, ayo mas bantu. Oma... sudah siapkan semua perlengkapannya kan?"


Oma:"Sudah Zal, sudah ayo cepat.."


Zal:"Iya oma, Oma bantu Hana ya tolong tenangin Hana di belakang."


Oma:"Kamu tenang aja, yang penting kamu nyetir nya hati-hati."


Zal:"Baik oma.."


Flashback Off.


Begitulah ceritanya hingga sampai kami dirumah sakit ini.


Setelah Hana di pindah keruang rawat ternyata sudah ada Oma, Ayah, Ibu dan Lida yang menunggu...


โœ๏ธโœ๏ธAuthornya bandel, gak mau istirahat, jadinya nulis lagi, mohon maafkan jika ada kesalahan penulisan nama lagi ya,,


Like dan komen nya masih setia author tungguin..๐Ÿ˜๐Ÿ˜˜ Author sedang memikirkan nama untuk anak cantiknya babang rizal sama deh Hana ni..๐Ÿค”

__ADS_1


__ADS_2