Terlambat jatuh cinta

Terlambat jatuh cinta
Kutunggu jandamu


__ADS_3

Benar kata Iren, anak itu butuh status, apalagi dari keluarga mas Surya. Apa yang harus aku buat?


Aku tau, aku harus membuat panggilan telepon..


"Assalamualaikum mah.."


"Waalaikum salam sayang.. apa kabar menantu mama?"


"baik ma,, Alhamdulillah,,


"ada apa nak? tumben kamu telfon mama?"


"Hana mau nginep dirumah mama boleh? tapi Hana sendiri, soalnya mas Surya sibuk terus ma asal Hana ajakin.."


"ya boleh dong sayang, pintu rumah mama terbuka lebar untukmu nak. Kapan mau kemari?"


"Weekend ya ma,, nanti Hana kabari lagi"


"Oke sayang, Assalamualaikum,,"


"waalaikum salam..."


Aku harus bisa mengatasi situasi seperti ini. Tak lama ada panggilan dari Rizal.


"Assalamu'alaikum jodoh..."


"waalaikum salam..zal, bisa gak godaanmu itu di kasih sama gadis lain aja? Aku ini udah punya suami loh,"


"emmmhhh, gak tau ya. Aku sih liat di mimpi aku kalo jodoh aku itu kamu.."

__ADS_1


Apa-apaan dia itu, aku wanita bersuami kok di mimpiin. Aneh si Rizal ini. Batinku..


"Ada apa nelpon pagi-pagi?


"mau ngomongin bisnis, yuk ketemuan.."


"itu kan bisa-bisanya kamu aja biar bisa liat aku.


"idihhhh.....tuh kamu tau.."


"Hallah.. kamu aja kok aku gak tau... Ya udah, di cafe biasa ya."


"Oke.."


Sesampainya aku di cafe ternyata Rizal sudah menunggu. Ku lihat dia di taman belakang di tempat biasa kami duduk sambil mengutak atik laptopnya.


Aku menhampirinya..


"belum, baru juga sejaman aku duduk disini." sambil melihat jam tangannya.


"uwoooo...Sabar sekali anda tuan??" kataku mengejek


"Menunggu jodoh aja 27 tahun lamanya aku sabar, apalagi cuma nungguin kamu yang baru sejam."


Aku tersenyum mendengar penuturannya..


"ya ya ya ya...Tuan Rizal tak pernah Salah.." jawabku


"Ini, aku mau kasih liat beberapa tempat yang menurut aku strategis," dia mendekatkan laptopnya padaku dan memperlihatkan beberapa lokasi yang akan di jadikan cafe.

__ADS_1


"Hmmmm...tempatnya bagus-bagus ya Zal, menurut kamu yang paling bagus yang mana? yang prospek kedepannya lebih memberikan peluang yang bagus?"


"menurut aku sih yang ini bagus, karena dilihat dari lokasinya sangat strategis, lagian tempat ini dekat dengan sebuah Universitas, Mungkin nanti banyak anak-anak kuliahan yang akan singgah. Dan jalan ini adalah jalan utama dari 2 sekolah yang berdekatan. jadi anak-anak remaja pun bisa juga nyantai disini."


"wahhh, bagus itu Zal, aku suka tempatnya, kapan kita bisa visit lokasi?"


"kapanpun nona inginkan saya akan mengantar anda..."katanya dengan nada ngegombal.


"Kamu ini..." aku menggelengkan kepala melihat tingkahnya seperti itu


"Kamu cantik,," dia tersenyum melihatku.


"Astaghfirullahal azdimmm....sadar kamu Zal,,Hati-hati loh...Aku ini masih istri orang.."


"gak lama lagi jadi istrinya aku..." dengan suara yang begitu pelan


"hah??apa?"


" gapapaa.."


"kayak nya kan, kita tinjau lokasinya nanti setelah aku luang deh ya,,minggu ini aku ada acara sama mama mertua, aku mau menyelesaikan masalahku dulu. Kamu bisa nunggu kan?"


"Kutunggu jandamu..." katanya santai..


"Heii...apa-apaan sih, kamu doain aku cerai?" aku sedikit kesal tapi tak marah, aku pun heran


"ya enggak lah,,Aku doain yang terbaik..Oke"


Aku tersenyum pada Rizal, walaupun kadang-kadang nyebelin tapi dia orang yang asik. Aku suka...eh.. mm..maksudnya aku suka berteman dengan nya..gitu...hihihi

__ADS_1


"oke...."


__ADS_2