Terlambat jatuh cinta

Terlambat jatuh cinta
Sakit hatiku...


__ADS_3

Rizal POV


Lelahnya setelah bepergian jauh, tak kusangka Aku berhasil melakukannya, Aku melamar Hana? Haaaaahhh hatiku sedikit lega sebab apa yang Aku inginkan dan a6ku harapkan akhirnya bisa terkabul,


Semoga kedua orang tuaku disana senang Aku sudah mendapatkan calon istri terbaik untuk menjadi pendamping hidupku.


"Zal...Ayok turun makan dulu, Mbok Nah sudah masakin kamu nih, kamu pasti belum makan.." teriak seseorang dari luar kamarku.


Itu suara Oma ku, dia lah hartaku yang berharga, orang yang paling aku sayangi, Aku hanya punya dia seorang saat ini, dan sebentar lagi akan bertambah dengan hadirnya Hana dirumah ini.


"Iya oma, bentar lagi Zal turun.."


Aku turun kebawah dengan wajah penuh senyuman, membuat Oma curiga dan melihatku seolah Aku seorang narapidana yang siap di interogasi.


"Oma kenapa liatin Zal begitu?"


"Kamu yang kenapa? Oma liat kamu seneng banget pulang liburan."


"Gapapa Oma, Zal lagi seneng aja, sebab Zal sudah ungkapin perasaan Zal sama orang yang Zal suka oma,"

__ADS_1


"Oya? siapa orangnya? Oma kenal gak?"


"Oma gak kenal, nanti Zal ajak dia main kesini biar sekalian kenalan sama Oma ya."


"Iya, Oma udah lama pengen banget liat kamu nikah, dan Oma akan punya cicit.."


Oma kegirangan dan membuatku hanya geleng-geleng kepala saja.


"Sabar Oma, Zal juga baru kenal sama dia, gak mungkin zal langsung ajak dia nikah kan?"


"Loh kenapa enggak? Kalo emang udah mantep ya langsung aja, ngapain nunggu lama-lama Zal.."


"Iya, nanti Zal coba bicarain dulu sama dia ya.."


"Dia baru cerai sama suaminya."


"Apa??! Jadi kamu sukanya sama janda? Udah punya anak berapa dia?" Tanya Oma ngegas.


"Biar dia janda tapi zal cinta oma, dia belum punya anak, umurnya baru 24 tahun Oma."

__ADS_1


"Kalau dia bercerai pasti ada masalah rumah tangga Zal, kalau gak perempuannya yang salah, pasti dari laki-lakinya. Yang mana dari kedua kemungkinan itu?" Pertanyaan Oma seolah membombardir Aku yang gak begitu tau masalah rumah tangga orang.


"Kayaknya yang kedua deh Oma. Karena dia itu baik banget, gak mungkin rasanya dia berulah, kalo Zal godain aja dia gak lupa sama statusnya kalo dia punya suami"


"Jadi kamu suka godain isteri orang ***? Oma gak habis pikir ya sama kamu Zal..."


"Zal suka dia sudah setahun lebih Oma, jauh sebelum dia menikah. Zal taunya pas kenalan langsung sama dia dan dia bilang udah nikah."


"Dia cerai gara-gara kamu?" Oma menatapku curiga.


"Enggak lah oma, dia gak mau jelasin sama Zal, katanya dia gak mau buka aib suaminya. Nanti deh kalo Oma udah ketemu dia, pasti Oma suka."


"Ya udah, besok kamu bawa dia kemari y Zal, Oma mau kenalan."


Aku mengangguk tanda setuju. Keesokan harinya akupun berangakat ke cafe, karna Hana bilang dia senin ada di cafe.


Ketika aku bertanya pada Lisa dia menjawab kalau Hana ada diruangannya bersama seseorang, jadi Aku pun melihat keruangannya, pintunya terbuka, siapa? dalam hatiku.


Aku berdiri di balik dinding, tak sengaja aku mendengar percakapan mereka, Aku mendengarkan dengan seksama, ternyata mantan suaminya yang datang, Aku terkejut kalau Hana masih sangat mencintai mantan suaminya, dan yang lebih parahnya lagi suaminya mengajaknya balikan dengan Hana yang harus menikahi pria lain terlebih dahulu.

__ADS_1


Aku menunggu jawaban Hana, tapi sepertinya dia berfikir untuk meng iyakan perkataan suaminya. Aku yang tak ingin mendengar Hana mengatakan "ya" langsung meninggalkan ruang kerja Hana.


Sakit Hatiku...


__ADS_2