
Seperti yang di rencanakan, kami pun pergi liburan ke Sabang, tempat yang uuuhhh,, aku sih udah pernah kemari, tapi hany ke tugu kilometer 0 dan ke Pulau rubiah aja, dan kami akan ke dsstinasy lainnya kata kak Rivan sih, dan seperti inilah Sabang, indah, aku suka,
Mira bener-bener dapet pasangan yang kece bener..kami menyewa 1 rumah yang terdiri dari 4 kamar tidur,dan ada kamar mandinya di masing-masing kamar, jadi gak butuh waktu nunggu lama untuk ngantri mau mandi.
Dalam pelajaran geografi kita mengenal Kota Sabang sebagai kota paling barat di Indonesia. Secara administratif, Sabang masuk dalam wilayah provinsi Aceh, namun secara lokasi Sabang terletak di Pulau Weh. Sabang memiliki banyak pulau-pulau kecil yang tersebar di sisi utara dan barat dengan Pulau Weh sebagai pulau terbesarnya, dan Pulau Rondo sebagai pulau yang terletak paling utara.
Kota Sabang banyak dikenal melalui panorama alam pantainya yang mengesankan. Tidak heran bila Sabang dijadikan tuan rumah untuk aneka festival kelautan seperti Sail Sabang pada 2017 lalu dan Sabang Marine Festival April tahun ini. Sabang kini juga telah memiliki Sabang Yacht Club yang terkoneksi dengan Yacht Club lain di Asia Tenggara.
Tidak hanya panorama pantainya saja yang bagus, Sabang juga memiliki banyak destinasi wisata lain yang akan membuat liburan kami semakin berkesan. Ada beberapa macam sestinasi yang akan kami kunjungi untuk seminggu ini,,
Pantai Iboih
Pantai yang satu ini bisa dibilang pantai yang jadi ikon Kota Sabang. Lokasinya hanya 30 menit dari pusat kota. Situasi pantai dan ombak yang tenang membuat pantai ini sangat cocok untuk dijadikan tempat bersantai. Alam bawah lautnya yang cantik juga jangan sampai dilewatkan begitu saja. Ada banyak tersedia berbagai tipe penginapan di dekat pantai jika kamu ingin menghabiskan lebih banyak waktu di sini.
Pantai Sumur Tiga
Di sisi timur Kota Sabang terdapat sebuah pantai yang jadi favorit banyak orang untuk menikmati sunrise. Pasir pantainya yang putih dan jernihnya air pantai akan membuatmu betah berlama-lama di sini. Nama sumur tiga diambil dari sejarah tiga sumur air tawar yang konon katanya berada di area pantai ini. Kami juga bisa menghabiskan waktu siang kami nanti dengan makan- makan di warung seafood yang banyak tersebar di area pantai.
Pantai Anoi Itam
Berbeda dengan dua pantai sebelumnya, pantai yang satu ini pasirnya berwarna hitam. Asal muasal pasir pantai Anoi berwarna hitam adalah karena berasal dari letusan gunung berapi di Pulau Weh. Pasir di sini dipercaya bisa menyembuhkan penyakit kulit lho. Warna hitam pasirnya sangat kontras dengan warna air jernih di pantai sehingga memberikan pemandangan yang mungkin tidak bisa kamu temukan di tempat yang lain.
Danau Aneuk Laot
Danau terbesar di Pulau Weh ini merupakan sumber air tawar bagi masyarakat Kota Sabang dan sekitarnya. Berbagai macam aktivitas menyenangkan bisa kita lakukan di sini, di antaranya adalah bersantai di pinggiran danau, kayaking, atau sekedar menikmati pemandangan Gunung Marapi dari kejauhan.
Air Terjun Pria Laot
__ADS_1
Air terjun ini sangat menarik untuk dikunjungi. Letaknya yang berada di area hutan membuat kawasan air terjun terasa sangat asri dan menyejukkan. Kolam air terjunnya memiliki kedalaman 1,5 hingga 2 meter. Kita bisa mandi berendam di sini sepuasnya. Keberadaan ikan bulan yang berada di kolam air terjun ini membuat mandi berendam makin asyik karena terasa seperti digelitik oleh ikan-ikan tersebut. Ikan bulan tidak berbahaya dan bahkan kabarnya malah bisa dijadikan ikan terapi untuk berbagai masalah kesehatan. Wah, unik sekali ya.
Gua Sarang
Gua Sarang ini sering disebut Raja Ampatnya Sabang. Gua Sarang sejatinya merupakan gua yang menjadi sarang burung walet. Terdapat tujuh gua yang berlokasi di kaki tebing dan perbukitan hutan lindung. Ketujuh gua ini berdiri dengan kokoh di atas lautan biru Pulau Weh yang langsung berbatasan dengan Samudera Hindia. Dijamin pemandangan di sini tidak akan pernah bisa kita lupakan.
Tugu Nol Kilometer
Berkunjung ke Sabang tentunya tidak lengkap tanpa berfoto di depan tugu nol kilometer Indonesia. Karena lokasinya yang berada di kawasan hutan, jangan heran jika sepanjang perjalanan menuju monumen kamu akan banyak menjumpai monyet-monyet yang berjalan bebas. Tinggi tugu nol kilometer ini mencapai 43,6 meter dengan empat pilar penyangga yang megah. Fasilitas di sekitar area wisata sudah sangat memadai. Mulai dari tempat makan hingga toilet dan toko oleh-oleh bisa dengan mudah kita temui di sini.
Pantai Ujung Kareung
Tidak hanya bisa bermain-main di area pantai yang berpasir, di sini kita juga akan dimanjakan dengan jajaran batu karang megah bak mahkota. Bahkan kini kita bisa terjun dari atas batu karang ini lho. Untuk keamanan, jangan khawatir, kedalaman air di bawah karang ini hanya sekitar 4 hingga 5 meter tanpa ada batuan di bawahnya. Berani mencobanya?
Benteng Bunker Jepang
Sirui Hidrothermal
Ada satu destinasi wisata unik yang mungkin tidak akan kamu temui di kota lain di Indonesia. Namanya Sirui Hidrothermal. Sirui Hidrothermal ini tidak lain adalah kawasan gunung api bawah laut. Di sini kita bisa melakukan penyelaman dan melihat gelembung-gelembung udara keluar dari kawah-kawah kecil. Aneka ikan-ikan unik yang lain dari biasanya juga bisa kamu jumpai berseliweran kesana kemari. Unik sekali bukan? Tidak heran bila Sirui jadi destinasi wisata ini sangat diminati banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pemandian Air Panas Keuneukai
Sabang ternyata mempunyai gunung berapi yang masih aktif lho, namanya Gunung Jaboi. Dari gunung inilah muncul sumber mata air panas yang kemudian dimanfaatkan menjadi tempat wisata pemandian. Di sini, kita bisa berendam dan meregangkan otot-otot di kolam air panas, sambil menikmati pemandangan pantai yang elok.
Sabang Hill
Jika ingin melihat kota dan teluk Sabang dari ketinggian, cobalah datang ke Sabang Hill. Sabang Hill sendiri sebenarnya merupakan nama hotel yang berada di area perbukitan. Namun warga masyarakat sekitar berinisiatif membangun gardu pandang yang bisa digunakan oleh masyarakat umum untuk melihat pemandangan indah Kota Sabang.
__ADS_1
Pantai Kasih
Pantai Kasih bisa jadi destinasi pertama yang kita kunjungi di Sabang. Jaraknya cuma 5 menit dari pusat kota. Di sini banyak tersedia bangku-bangku yang bisa kita duduki sambil bersantai menikmati aliran angin sepoi-sepoi. Pantai ini semakin ramai pada sore hari karena merupakan salah satu spot terbaik untuk menikmati pemandangan matahari tenggelam.
Pantai Gapang
Meski lokasinya cukup terpencil, namun perjalanan yang jauh akan terbayar lunas setelah kita sampai ke pantai ini. Pantainya sangat tenang dengan beberapa kapal nelayan tradisional yang bersandar. Pantai ini merupakan pantai dengan garis pantai terpanjang di Sabang dan sangat tenang. Pantainya langsung terhubung dengan lautan luas memberikan pemandangan yang tidak terlupakan. Air pantainya sangat jernih hingga kita bisa dengan jelas melihat ikan-ikan yang berenang di sekitar dermaga. Menyenangkan, bukan?
Pantai Tapak Gajah
Belum ada riwayat jelas mengenai pemberian nama Pantai Tapak Gajah. Namun keindahan pantai ini tidak perlu diragukan lagi. Jaraknya juga cuma 5 menit dari pusat kota Sabang. Aktivitas populer di pantai ini adalah snorkeling berkenalan dengan biota bawah laut yang indah dan cantik. Pantai ini memiliki banyak rimbunan semak-semak yang membuatnya sedikit berbeda dari pantai lain di Sabang.
Pulau Rubiah
Tidak lengkap rasanya jika ke Sabang tanpa melakukan island hopping. Salah satu pulau yang wajib kita kunjungi adalah Pulau Rubiah. Destinasi wisata yang bisa kamu temui di sini tidak lain adalah Taman Laut Rubiah yang menghadirkan pesona kekayaan alam bawah laut terindah di Sabang. Meski tidak berpenghuni tapi sudah cukup banyak warung dan tempat penyewaan alat-alatsnorkeling yang tersedia di sekitar pantainya. Untuk menuju ke sini kita bisa menyebrang dari Pantai Iboih dengan waktu tempuh kurang lebih sekitar 30 menit.
Gunung Jaboi
Kalau ingin sesuatu yang lebih menantang, kita bisa coba mendaki Gunung Jaboi yang merupakan gunung api aktif di Pulau Weh. Ketinggian gunung ini tidak lebih dari 200 mdpl dengan jalur trekking yang cukup mudah. Pemandangannya pun tidak kalah menakjubkan. Batuan pegunungan yang berwarna putih tampak kontras dengan area hutan di sekitarnya yang hijau.
Nah, seperti itu lah penjelasannya, kalau di traktirin sih kita mau aja di ajak keliling sabang,, hehehe
✏️✏️catatan author lagi kakak...
Maaf ya kalo cerita green ngebosenin, tapi kalo green langsung buat ke klimaks nya gak dapet feel nya, begini emang udah jalur ceritanya, gak semua jalan itu lurus bersih mulus, terkadang juga ada jalan jang menanjak dan menurun apalagi jalannan yang berlumpur. Jadi nikamti aja proses nya kakak..Bukan Green mau berlama-lama membuat kalian penasaran, tapi kehidupan siapa yang tau? Hari ini kita ssneng kali, eh besok bisa jadi kita nangis2. Kalo di potong2 ceritanya nanti malah gak nyambung donk,,,
Mohon di maklumi kakak. ...🙏🙏😊😁
__ADS_1