
Tepat seminggu sudah kepergian mas Eko ke s
Singapura. Padahal besok adalah acara wisuda ku, Aku bingung kenapa dia masih gak ada kabar. Aku coba cari tau ke rumah Bunda, jadi aku menginap disana, sekalian aku akan pergi dari rumah bunda untuk menghadiri Wisuda bersama dengan Ridha. Jadi aku menelepon Ridha untuk menjemputku
Lida:" Ridh, Jemput aku bisa? Aku mau tidur dirumah bunda malam ini, besok kita pergi bareng ya."
Ridha:" Iya, tunggu sebentar ya, bunda pasti seneng kamu mau kemari,"
Lida:" Iya Ridh, aku tunggu."
Tak membutuhkan waktu yang lama untuk Ridha sampai kerumahku, mungkin ada sekitar 30 menit, karena memang jarak rumah kami gak lah jauh-jauh sekali ternyata. Aku pun baru tau rumahnya ketika selesai acara resepsi kemarin aku di ajak bunda tidur si rumahnya.
Ridha:" Udah siap?"
Lida:" Udah,"
Ridha:" Persiapan beaok gimana? Udah di bawa semua? Gak ada yang ketinggalan kan?"
Lida:"Kayaknya gak ada deh, ya udah yuk kita berangkat, pamit dulu sama ibu."
Aku mengajak Ridha ke belakang tempat ibu biasa bersantai bersama ayah, karena ini sabtu, makanya ayah gak kerja,
Lida:" Yah, Bu, Lida pamit ya, mau nginep di rumah mertua, swkalian besok perginya sama Ridha.."
Ayah:" Kok gak dari sini aja dek?"
Lida:" Lebih dekat kampus nya darisana yah, jadi besok dandanan Lida gak cepet luntur.."
Ibu:" Kamu itu apa... Malah dandanan yang di pikirin."
Lida:"Hehehe... Kan biar cantik nya lama bu,,"
Ibu:" Kamu gak dandan aja udah cantik kok dek, kayak Ridha tuh, cantik nya alami.."
Ridha:" Makasih ibu, "
Lida:" Kami kan keturuna bidadari, mana mungkin jelek,, hahaha.."
Ibu:" Iya, ibu bidadari nya..wkwkwk"
Lida:" Iya deh ibu menang,, ya udah kami pamit ya yah, bu,..."
Ridha:" Kami berangkat yah, bu,,"
Ayah:" hati-hati kalian di jalan, jangan ngebut.."
Ibu:" Besok kami langsung kesana aja ya dek,"
Lida:" Iya bu, jangan telat, mas Eko lagi gak,ada soalnya."
Ibu:" siap putri bidadari..."
Lida:" Air laut asin sendiri bu.."
Hahahaha.. Pernyataan ibu sukses membuat kami tertawa, setelah mengucapkan salam kami langsung berangkat ke rumah Mertuaku, dalam perjalanan aku banyak mengobrol dengan Ridha, selain kami saudara ipar, dia juga temen ku saat KPM, jadi gak susah untuk mendekatkan diri, bahkan sekarang kami juga sudah akrab, melebihi saudara malah.
Karena kedekatan kami di KPM, dan kami juga sudah tau watak dan sifat masing-masing, jadinya klop banget lah kami ni bedua.
........
Hari wisuda yang ditunggu pun akhirnya tiba, dengan setelan kebaya kami pergi ke gedung tempat di adakan acara wisuda, dengan memakai Toga yang menjadi kebanggaan para wisudawan, banyak yang berfoto ria. Tempatnya masih di area kampus juga.
Acara di mulai dengan penyambutan Rektor, dan selanjutnya berjalan sebagai mana mestinya, Selesai memindahkan tali yang di lakukan oleh bapak Rektor , aku berjalan turun dari podium, menghampiri keluarga besarku, tak lupa pula kami berfoto untuk kenang-kenangan, hal yang paling aku gak sangaka adalah suamiku ada..ternyata dia sudah kembali, dan....
Dia sedang menikmati berfoto dengan para mahasiswi nya, kan aku sebel jadinya. Bukannya menyambut isteri yang baru turun dari podium malah asik berfoto sama mereka.
Lida:" Bu, Bun, Lida permisi sebentar ya, mau ketemu Kece Badai dulu....
Ibu:" Itu suami mu loh..."
__ADS_1
Lida:"masih sibuk tuh foto-foto."
Bunda:" tapi Nak..."
Lida:" Iya, Lida ngerti bu.."
Aku tersenyum lalu menghampiri suamiku yang sedang di kerubungi mahasiswi..
Lida:" maaf, permisi..saya mau ngambil suami saya kembali, sudah cukup ya foto-foto sama suami orang nya..."
Aku memaksakan senyum ku di hadapan semua orang. Mereka gak tau aja kalo aku lgi kesel.
"Siapa sih lu, ngaku-ngaku pak Eko suami Lu?" Kata seorang mahasiswi yang cantik rupawan yang sepertinya naksir dengan pak Eko.
Lida:" Saya ISTERI nya pak Eko yang baru aja di nikahin seminggu yang lalu."
Aku sengaja menekan kata isteri supaya mereka sadar, lagian pak Eko juga kenapa gak ngomong apa-apa coba..
"Beneran pak, dia isteri bapak?" Tanya seorang lagi yang bener-bener penasaran.
Eko:" Iya, dia isteri saya, dan disana adalah orang tua saya dan juga mertua saya serta adik saya."
Hah???!! Merka terkejut dengan penjelasan pak Eko, dan langsung aja tanpa ada aba-aba dan komando mereka segera bubar barisan. Hahahaha lucu aku liatnya,
Lida:" Seneng ya mas, di kelilingi cewek-cewek,,"
Eko:" Mas uadah berusaha menghindar, tapi apalah daya pesona suami mu ini terlalu menarik perhatian, bagaikan magnet yang mampu menarik ribuan cemeti..."
Lida:" Mas di Singapura ikut kursus kue ya?"
Eko:" Enggak, kenapa?"
Lida:" kok lidah nya manis kali ya... Kayak ada campuran madu nya gitu.."
Eko:" Iii,,istriku pande ngegombal ya...."
Lida:" dari dulu kali mas,, ya udah yok udah di tungguin sama keluarga yang laen, katanya mau buat foto keluarga."
Lida:" Siapa yang cemberut.. Lida gak mau banyak ketawa, nanti make upnya rusak,,"
Eko:" kamu masih mikirin make up mu?"
Lida:" Kenapa? Gak boleh?"
Eko:" boleh sayang..."
Lida:" kamu utang penjelasan sama Lida ya mas,"
Eko:" nanti di rumah kita bahas ya..."
Aku mengangguk pelan, ku perhatikan ada perubahan dalam raut wajahnya, seperti dia sedang menanggung beban berat sekali. Dan nanti di rumah aku akan coba menanyakan padanya apa yang sudah terjadi.
Tling....
The Kece Badai
Mada ketemu di taman, aku punya pengumuman...
Lida Siap....
Mira Otw
Rudi otw
Lidya ni kesana
Sam oke
Fajri oke bentar
__ADS_1
Hendra yess
Uzi otw
Lidya aku juga?
Mada iya semua
Evan masih di jalan mau ke kampus ni, ok otw
Hmmmm,,,ada apa ya sama Mada? Tiba-tiba mau buat pengumuman...hmmm penasaran saya...
Lida:" Mas, Mada ngajak ketwmuan di Taman, katanya ada yang mau di umumin.."
Eko:" ya udah, kita kesana, tapi mas bilang dulu sama orang tua kita kalo merwka duluan aja.."
Lida:" iya.."
Setelah kami pamitan sebentar sama orang tua kami, mereka pun lulang kerumah ayah dan ibu ku, karena dirumah kak Hana rupanya udah masak untuk menyambut kelulusan ku.
Aku dan mas Eko berjalan ke taman kampus, sepi.. Yah, karena mahasiswa semua nya sedang ada di aula acara wisuda sedang memberikan ucapan selamat kepada kerabat-kerabat mereka.
Sampai disana aku baru melihat Rudi dan Lidya yang sedang duduk berhadapan sambil cengengesan,, entah ngomongin apa mereka.
Lida:" aku kira Mada yang nunggu, kok bisa kalian dulu yang disini?"
Lidya:" Kami cepet-cepet kemari karena mada bilang mau kasih pengumuman. Emangnya apa sih yang mau di kabarinya?"
Lida:" Aku pun gak tau juga Lid,,"
Aku duduk mengambil tempat di sebwlah Lida, sedang kan mas Eko duduk di sebwlah Rudi.
Sedang kami bercakap-cakap, datang si heboh, siapa lagi kalo bukan bang Hen dan bang Sam..
Hendra:" Weeeeessss ada penganten baru nih, sama calon penganten..."
Lida:" biasa aja kali bang hen.."
Hendra:" sabar ya sol, cinta belum berpihak padamu.."
Sam:" kok aku pula ko Hen.."
Hendra:" Hahaha... Pak Dosen...pisss jangan marah.."
Eko:" kenapa?"
Hendra:" gapapa pak, cuma cinta bertepuk sebelah tangan.."
Sontak saja kami semua tertawa dengan apa yang di ucapkan oleh bang Hen,, dia itu emang biang nya keributan, tapi ribut saat bersama kami aja, kalo ku lihat di luar sih dia gak pernah se recok ini,, mungkin disini, bersama kami dia bisa jadi dirinya sendiri kali ya..hehehe
Gak terlalu lama untuk kami semua berkumpul disini, cuma yang ngirim chat aja yang belum dateng.
Evan:" Kak Mada mana sih, kata nya disuruh ngumpul, tapi dia sendiri belom dateng, dasar Labil..."
Mada yang tiba-tiba muncul mengaget kan kami,
Mada:" Siapa yang Labil adek Evan?"
Evan:" Eh kak Mada, Evan yang Labil kak..hehe.."
Mada:" Dasar..."
Mira:" Emang ada pengumuman apa sih Da?"
Fajri:" iya nih mimi penasaran lo.."
Mada:" tinggal nunggu 1 orang lagi, tenang ya..."
Lama juga sih kami nunggu, ada 15 menit sampai sesosok pria datang dengan senyumnya yang khas memiliki lesung pipi, pembawaan yang tenang, dan berjalan ke arah... Mada?? Hah?? Sejak kapan?..
__ADS_1
✏️✏️✏️ maaf keun green kakak,
baru update, soal nya jaringan provider green bermasalah, jadi ya baru bisa buka aplikasi nya..🙏🙏😊