Terlambat jatuh cinta

Terlambat jatuh cinta
Malam pertama??


__ADS_3

Setelah mengatakan nya Aku pun beranjak dari kamar menuju kamar mandi, aku langsung membersihkan tubuh ku yang sudah lelah seharian ini menjamu tamu-tamu undangan.


Aku berfikir keras, apakah aku bahagia dengan pernikahan ini? Apakah aku sanggup menjalani hari-hari pernikahanku begini? Menjalani hari2 dengan orang yang tidak mencintaiku? Aku bingung, tapi di hati kecilku, aku merasa aku harus kuat, aku harus sanggup mengemban amanah orang tuaku, aku akan belajar mencintainya walaupun dia tidak mencintaiku, aku akan terus berusaha agar dia mencintaiku. Oh Tuhan...tolonglah hambaMu ini, semoga pintu hatinya terbuka untukku.


Selesai mandi aku langsung mengambil air wudhu' untuk melaksanakan Sholat Isya', ku lihat mas Surya terbaring di atas tempat tidur masih dengan menggunakan pakaian pesta,ku bangun kan ia untuk berjamaah denganku.


"Mas, ayo bangun, mandi dulu, mari kita Isya' berjamaah" ku goyangkan badannya,tapi tak di sautnya, ku coba lagi "Mas...ayo bangun.." kali ini dengan agak sedikit membesarkan volume suara ku yang agak cempreng, ku lihat dia menggeliat malas untuk bangun..


" Aku ngantuk, capek, aku mau istirahat dulu. Kamu bisa sholat sendiri kan? Nanti aku akan sholat setelah badanku rileks, jadi sana kamu sholat sendiri, aku capek"


Dengan suara yang agak di tinggikan dia menyuruhku sholat sendiri. Sakit sih di bentak seperti itu, secara akukan mengajak nya untuk ibadah,

__ADS_1


Memangnya apa salahku? ini baru awal menikah sudah begini perlakuannya terhadapku, ya Tuhan.... sesak sekali dadaku rasanya, sambil memukul-mukul dada, ku tahan air mataku,aku harus kuat, batinku.


Selesai sholat aku beranjak untuk membangunkannya, tapi aku terlalu takut untuk mengeluarkan suara, aku takut di bentak. Miris sih, tapi aku kan istrinya, aku juga punya kewajiban untuk mengajaknya ke jalan yang benar yang memang sudah di atur oleh Allah.


"Mas bangun mas, sholat isya' dulu.."


aku perlahan membangunkannya


ku ulangi lagi sampai dia bangun.


" Baiklah, kalau begitu Hana tidur dulu." kata ku dengan suara gemetar

__ADS_1


Aku berbaring membelakanginya, kutahan air mataku agar tidak jatuh, tapi apalah dayaku, aku hanya seorang wanita yang memiliki hati yang lembut, air mata pun tak dapat terbendung lagi. aku menangis dalam diam agar suamiku tak mengetahuinya.


Tak lama kurasakan kasur ku sedikit goyang menandakan dia bangun, tapi aku tak hiraukan itu, setelah dia masuk ke kamar mandi akupun bergegas untuk mengambilkan pakaiannya di lemari, aku siapkan perlengkapan sholatnya.


setelah selesai aku langsung tidur, tak dapat lagi aku berfikir, malam pertama yang orang bilang dilewati dengan gairah, boro-boro lewati degan gairah, bahkan malam pertama saja aku udah di bentak-bentak..


hufftt...


aku mulai memejamkan mata yang kurasa sudah mulai berat, karna malam sudah larut menunjukkan pukul 12.31 WIB.


Tak terasa mataku mulai terpejam tanpa kusadari. menikmati mimpi indah yang harus aku rangkai sendiri, karna aku yakin jika mimpi itu datang sendiri pasti takkan indah, karna kekacauan hati yang membuat keindahan itu enggan mampir.

__ADS_1


haha..terlalu puitis sekali kata-kataku..


Aku pun tertidur setelah memikirkan semuanya.


__ADS_2