Terlambat jatuh cinta

Terlambat jatuh cinta
Rujak Aceh


__ADS_3

Lelah berkeliling kota sabang, kami kembali ke penginapan. Malam ini kami tidur ber empat, Aku, Lidya, Mira dan Mada, sedangnkan si Mimi sama papi, dan yang lain ya gak tau deh anak-anak cowok itu..


Kami berbincang dan bersenda gurau di kamar, sembari menikmati kasur lembut yang nyaman sekali,, sudah jadi kebiasaan Mada kalau malam maskeran, jadinya dia pake masker sambil tiduran. Sedangkan Lidya masih menikmati waktu berbincang dengan Rudi dan bang Sam di ruang Tamu. Mimi dibantu sama Mira sedang di dapur memasak makan malam.


Aku sih mau bantuin, tapi kata mimi mereka berdua aja cukup.. Ya udah deh aku nya di kamar aja, ku buka lagi amplop dari yang terindu, ku pandangi lagi foto Bunga Sakura yang berwarna Pink itu, ku baca bait tiap bait kata yang tertulis jelas di sebalik foto itu. Sungguh aku merasa kalu penantianku tak akan sia-sia.. Aku menangis... bukan karwna aku bersedih, tapi aku terhari dengan setiap ucapan yang dia tulis untukku.


Sekali lagi aku baca, lagi dan lagi, tak bosan-bosan nya aku membaca kata-kata itu berulang-ulang.


"*Untuk mu...


Lida Khairani Yusuf,


Jodoh takkan datang cepat walau sesaat, takkan datang lewat walau semenit, bersabarlah wahai hati.


Jika kau tanya kenapa aku memilihmu, itu karena Allah memberiku cinta yang ditujukan kepadamu.


Tabahkan hatimu dalam penantian jodoh. Pernikahan bukanlah perlombaan.


Cinta tau siapa pemiliknya, sejauh apapun ia pergi bila memang jodoh pasti akan kembali.


Hal yang paling indah adalah ketika dua orang saling rindu, namun tidak berkomunikasi, tetapi keduanya saling mendoakan di dalam sujudnya masing-masing.


Karena mendoakan adalah cara mencintai paling rahasia.


tertanda,


Linggar Eko Setiawanto*...."


Inikah jawaban atas segala doa-doa ku? Allah maha baik, aku akan menantikanmu pak Eko...


Mada:" Kenapa nangis? apa yang membuat mu sakit?"


Lida:" Aku cuma terharu mak,,"


Mada:" Pesan pak Eko kemarin?"


Lida:" Iya, Sudah sekian lama, udah hampir setahun dia tau aku memiliki perasaan padanya, tapi baru kemarin dia menjawab perasaan ku."


Mada:" Kisah cinta kalian rumit ya mak? Aku gak ngebayangin kalo aku yang ada di posisimu.."

__ADS_1


Lida:" Jangan di bayangin, Kamu gak akan kuat."


Mada:" Hallah,, kata-kata itu lagi,,, basi tau.."


Lida:" Tapi masih Viral dimana-mana."


Mada:" sesenang mu aja lah mak.."


Lida:"Udah siap maskeran nya?"


Mada:" Udah, makanya bisa ngomong. Tapi kamu yakon kan dengan perasaan mu?"


Lida:" Iya aku yakin,"


Mada:" Dan kamu sanggup nunggu nya?"


Lida:" InsyaAllah jika Allah sudah berkehendak,"


Mada:" Jadi gimana S2 nya? Apa jadi lanjut ke Jepang?"


Lida:" Kayaknya enggak,"


Lida:" Ayah gak kasih, dia bilang kalau aku ke Jepang terlalu payah untuk aku pulang, di dalam negeri juga banyak kok Kampus yang bagus untuk S2, gitu sih kata ayah."


Mada:" Barengan aja gimana kita kuliah lagi?"


Lida:" Kamu mau lanjut juga mak S2?"


Mada:" Kayaknya Iya, liat tekad mu mau jadi dosen, kayak nya aku juga termotivasi mak, Tapi aku lebih minat jadi kepala sekolah.."


Lida:" Boleh, ntar kita cari kampus nya ya.."


Mada:" iya,,"


Lida:" Keluar yuk, mungkin makan malam udah siap.."


Mada:" Yuk lah,,,"


Kami keluar kamar dan menemui mereka yang melakukan kegiatan nya masing-masing.

__ADS_1


Setelahnya kami makan malam bersama dengan hidangan yang sudah disediakan sama mak Mira dan Mimi Fajri.. Sungguh makanan yang mereka masak luar biasa enaknya, gak kalah makanan restoran punya. Kalau gini kita bisa hemat dink ya seminggu disini.


Memang Mira The best kali lah dia punya pacar kayak kak Rivan, pacaran aja begini perlakuannya, apalagi udah nikah nanti....


Setelah berbincang sebentar kami,semua masuk ke kamar masing-masing untuk istirahat.


.........


Hari ini yang akan kami kunjungi adalah pulau rubiah..


Dinamakan Pulau Rubiah karena ternyata di pulau ini terdapat makam Cut Nyak Rubiah.


Pulau ini menjadi salah sati wisata favorit di Sabang yang wajib dikunjungi oleh wisatawan. Pesona bawah laut di Pulau Rubiah ini seolah membius seiapapun yang datang dan menyelaminya.


Pulua Rubiah menjadi salah satu pulau favorit untuk aktivitas snorkeling dan diving. Terdapat banyak ikan hias kecil yang lucu dan terumbu karang yang indah dan masih terjaga dengan baik. Beberapa jenis ikan yang hidup di area pulau ini misalnya ikan Bendera, ikan Kepe-kepe, ikan warna, ikan Botana Biru, ikan Sersan, ikan Kerapu, ikan Mayor, kerang, ikan Putri Bali dan banyak lagi.


Pulau Rubiah merupakan pulau yang tidak berpenghuni. Namun di pulau ini terdapat beberapa warga lokal yang menjajakan dagangan berupa makanan dan minuman untuk para wisatawan.


Setelah puas kami dengan pulau Rubiah, kami melanjutkan perjalanan ke Pantai Kasih. Jaraknya cuma 5 menit dari pusat kota. Di sini banyak tersedia bangku-bangku yang bisa kkita duduki sambil bersantai menikmati aliran angin sepoi-sepoi. Pantai ini semakin ramai pada sore hari karena merupakan salah satu spot terbaik untuk menikmati pemandangan matahari tenggelam.


Dan kami memilih duduk di kursi panjang yang ada meja di tengah nya sembari menunggu matahari tenggelam, selagi menunggu dan duduk di pantai begini, kurang lengkap rasanya kalau kita tidak menikmati rujak aceh, rujak yang paling terkenal, dengan rasa yang khas, penyajian buah nya pun berbeda,


Makan rujak khas Aceh atau dengan nama lain rujak mangga kweni memang sangat menyegarkan. Rujak Aceh sangat populer di Aceh dan juga terkenal di kota Medan. Menurut salah satu sumber katanya rujak Aceh Ibu Restu dengan nama lengkap Restu Utama Dewi atau ala Ibu Restu termasuk yang paling enak rasanya.


Resep rujak mangga kweni atau juga dikenal dengan rujak Aceh ada juga yang menyebutnya rujak Aceh serut karena bengkuangnya diserut kasar. rujak buah dengan saos jus buah kweni yang dimasak. Sedangkan untuk bahan isian buah kembali ke selera masing-masing tidak harus sesuai resep, bisa di tambahkan buah belimbing, potongan ubi jalar, jambu biji, dll. Silahkan buah apa saja yang di sukai, dan rasa dari kuah atau saus/saos nya atau flanya memiliki rasa pedas, asin, asam, manisnya juga kembali keselera masing masing dengan bumbu rujak yang sedap.


Apalagi menikmati senja di pantai Kasih ini sambil makan rujak aceh, beeeuhh,,,parah nikmatnya..


Selagi kami menikmati rujak, ada seorang abang-abang yang membawakan aku secarik kertas dan Bunga mawar merah??


Lida:" Siapa pengirimnya bang?"


Abang:" Saya cuma disuruh mengantarkan untuk adek Lida, kalau saya kasih tau orang nya siapa nanti saya gak amanah dek."


Lida:" Oh gitu, makasih ya bang,"


Abang:" Sama-sama dek,,"


Aku buka kertas itu, dengan hati yang deg-degan, siapa yang kirim surat di jaman seperti ini? pikirku, setelah aku baca dan aku lihat ke belakang.. Masyaallah... Allah begitu baik padaku, aku menangis di hadapan semua orang, dan mereka memberikan aku selamat dan dukungan penuh.. Sungguh aku terharu sekali..

__ADS_1


__ADS_2