
"Ya udah pergi sana, hati-hati di jalan. pulangnya jangan malam-malam ya, "
"Iya yah..Assalamualaikum" Mas Rizal pamit sama Ayah
"Waalaikum salam.."
Sesampainya dirumah Mas Rizal, Aku terkejut, kenapa sepi sekali batinku, katanya Aku harus ketemu keluarganya, tapi kok sepi ya.
Dia mengajakku masuk ke dalam rumah yang disambut Mbok Nah, Aku terlalu gugup malam ini, membayangkan bertemu keluarga Mas Rizal...ah... apa sih perasaan ini?
"Oma mana Mbok?" Tanya Rizal di sela-sela langkahnya
"Ada dikamar Tuan. Saya akan panggilkan Nyonya Besar"
Mas Rizal langsung membawaku ke meja makan yang sudah dihidangkan berbagai macam makanan. Semua masakan ini aku kenal kayaknya, kayak masakan Oma, batinku..
"Sudah datang?"
Oma yang berjalan menuju kearah kami, Aku yang membelakangi Oma sepertinya mengenal betul suara ini. Lalu aku berbalik dan ternyata ya... Aku memang mengenal Oma..
"Oma!?" pekik ku..
__ADS_1
"Sayang.....!?" Oma tak kalah terkejutnya
Rizal yang melihat pemandangan kami yang tengah berpelukan hanya dapat memandang dengan tatapan bertanya, KOK??
"Kamu ngapain disini? Jadi kamu pacarnya Zal? Jadi selama ini orang yang di maksud Zal itu kamu sayang?"
"Jadi Mas Rizal itu cucu nya Oma?" Aku tak kalah terkejutnya
"Jadi kalian udah saling kenal?" Tanya Rizal juga terkejut.
"Hana ini perempuan yang mau Oma jodohin sama kamu Zal.."
Dalam keterbengongan kami bertiga lalu pecahlah tawa kami bertiga. Sungguh tiada yang tau jodoh itu, orang-orang yang selama ini kami bicarakan adalah orang yang sama, Mas Rizal, dan ku baru tau bahwa Zal itu adalah panggilan kesayangan Oma untuk Mas Rizal.
"Oya mas, kamu bilang kamu mau ngenalin Hana sama keluarga Mas, tapi kok cuma Oma yang ada disini?"
"Karena cuma Oma keluarga Mas satu-satunya."
Ooooh, kalau tau gitu aku gak payah lah nunggu satu bulan lamanya untuk mempersiapkan diri.. lagipun Aku sudah mengenal Oma sebulan ini juga,,
Haha, aku tertawa dalam hati.
__ADS_1
Sungguh kejadian yang tak ku sangka-sangka memang..
"Kamu kan sudah melamar Hana pribadi Zal, jadi gimana kalau besok kita datang kerumah Hana untuk lamaran yang pasti dan membicarakan tanggal pernikahan kalian?" Tanya oma tiba-tiba.
Aku yang tengah makan tersedak sehingga membuat Mas Rizal cepat-cepat menyodorkan air minum kepadaku.
"Kamu gapapa nak?" Tanya Oma khawatir.
"Gapapa Oma.."
"Jadi gimana? Kalian setuju kan? Oma udah gak sabar pengen Hana jadi cucu mantu Oma dan tinggal disini, jadi Oma ada temennya."
"Oma pasti tau kan kalau Hana ini janda? Apa Oma gak masalah dengan status Hana?"
"Kamu juga tau kan jawaban Oma? Kalau itu kamu Oma terima sayang.."
Aku hanya bisa tersenyum. Betapa mereka adalah orang-orang yang sangat baik.
Selesai makan, kami ngobrol-ngobrol sebentar, karena hari sudah agak larut, maka Mas Rizal mengantarkan Aku pulang.
Diperjalanan banyak hal yang kami bicarakan. Yang pasti kami berdua merasa bahagia saat ini. Apalagi aku yang belum pernah merasakan disayang seperti ini. Rasanya sungguh ingin menari-nari diatas tumpukan bunga-bunga indah yang wangi...
__ADS_1
✏️Babang Rizal sebentar lagi ngelamar dek Hana tu...
uuuuuhhhhh...Udah gak sabar ni pengen cepat-cepat liat mereka bersanding.