
"Assalamualaikum..."
Sontak kami serentak melihat arah datang nya suara.. Kami masih sama-sama terbengong ketika dia menatap Mada dengan sayang...
Mada:" Sebentar ya mas, aku mau kenalin kamu dulu sama mereka.."
Dan laki-laki itu hanya mangangguk dengan senyuman terbaiknya, menampilkan lesung pipinya, mata nya yang tajam di balik kacamata bulatnya,
Lida:" Maaf, anda Retno Wijaya kan?"
Retno:" Iya, kamu tau?"
Lida:" Iya, saya tau, anda rekan bisnis ayah saya... Tapi...kok kalian??
Belum sempat menjawab pertanyaan ku, mas Eko membuka suara.
Eko:" Kok Lu disini Bro?"
Retno:"Loh, ada Eko, Rivan juga?? Waahh,, dunia tak selebar daun kelor ya bro.."
Rivan:" Kayaknya jodoh kita kayak kita juga ni bro,, pada sahabatan...
Mada:" Kalian saling kenal?"
Retno:" Mereka sahabat aku sayang semenjak kuliah,, dan mereka juga rekan bisnis aku."
"Sayang??" Ucap kece bersamaan..
Fajri:" ada yang bisa jelasin gak?"
Lida:" Beliau ini pemilik perusahaan WJ Group, perusahaan yang bergerak di bidang properti..."
Hendra:" Woooaaahh,, keren bener bang, boleh lah bagi ilmu nya, karena kayak nya aku nanti juga bakal terjun kedunia bisnis.."
Retno:" Boleh... Gampang itu.."
Mira:" Jadi apa yang mau disampein Da?"
Mada:" Gini, aku kesini mau kasih tau kalian the kece kalo minggu depan aku bakalan Nikah sama mas Retno ini, dan kami akan pindah ke Palembang setelah seminggu acara resepsi.."
Uzi:" Apa? Kenapa cepet kali Da?"
Mada:" Kan harus ikut suami kemanapun suami ngajak Zi..."
Hendra:" Gak ada lagi lah tang abang gangguin Mada..."
Mada:" Helleh,,,biasa nya gangguin anak kelas sebelah.."
Retno: Oh iya, kok kalian gabung disini?"
__ADS_1
Tanya Retno pada mas Eko dan kak Rivan.
Eko:" Kenalin, ini Lida, Isteri aku, juga sahabat calon istri mu."
Retno:"ooo... Kalo lu?"
Rivan:" Aku disini karena ada kekasih ku,, tuh si Mira..."
Mada:" Iya mas, kenalin mereka semua sahabat aku.."
Retno:" Iya, salam kenal semua nya.. Kita berdua udah pada konsisten nih, Lu kapan lagi coba? Pacaran Mulu.."
Retno berkata pada Rivan dengan nada mengejek.
Rivan:" ah, lu bro...nanti lah, aku pasti nyusul..."
Lida:" asal jangn PHP in sahabat aku aja ya kak, nanti aku giles di papan cucian.."
Rivan:" Binik Lu ngeri bro kalo marah.."
Bisik Rivan pada Eko yang masih bisa ku dengar. Mas Eko hanya terkikik saja melihat kelakuan ku, mungkin udah biasa dia ngadepin aku yang kayak gini kali ya...
Fajri:" Jadi apa kalian harus secepat itu kesana? Bahkan kita juga belum ngadain acara kelulusan kita..."
Lidya:" Iya, aku pun jadi nya sedih mak.."
Mada:" ulu,,,ulu anak mamak semua ini,, jangan sedih-sedih, ntar kan ada pak Eko sama kak Rivan yang biayain kita reuni liburan lagi,,"
Hahaha...hari itu menjadi hari kami berbincang bersama, di sela-sel Percakapan ku perhatikan suamiku, seperti nya ada masalaj yang membelit nya. Ah,,nanti aku harus menanyakannya di rumah.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore, kami memutuskan pulang berpisah di taman ini, karena masing-masing ingin menghabiskan waktu dengan orang-orang terdekatnya..
Di perjalanan hanya diam yang mendominasi kami, tak ada percakapan berarti, hanya sekedar basa-basi. Aku pun tak ingin memberi beban pikiran lagi pada mas Eko, jadi aku membiarkannya sampai kami tiba di rumah Ibu.
Lida:" Mas,.."
Mas Eko melihat ku setelah berjalan beberapa langkah.
Lida:" kamu langsung mandi ya, nanti Lida siapkan makanan ke kamar, kamu tunggu aja di kamar."
Eko:" Iya,, makasih sayang..."
Lida:" Iya mas,,"
Aku langsung berjalan ke dapur, menyiapkan teh susu kesukaan nya. Darimana aku tau, karena aku udah tanya donk sama bunda apa yang mas Eko suka maupun enggak. Jadi aku paham lah apa yang harus aku kerjakan.
Setelah meletakkan nampan berisi makanan, aku menyuruh nya makan dan aku bergegas ke kamar mandi membersihkan diri. Setelah selesai, aku duduk di sebelahnya yang sedang menyandarkan punggungnya ke kepala twmpat tidur sambil memijit pelan pangkal hidung nya.
Lida:" mas gak apa-apa?"
__ADS_1
Mas Eko langsung memandangku dan memelukku erat.. Aku mebgelus punggung nya naik turun memberikan dia ketenangan.
Lida:" Ada apa? Cerita lah sama Lida, kita ini suami istri, masalah mas, masalah Lida juga.. Dari semenjak liat mas tadi Lida merasa ada sesuatu yang terjadi, iya?"
Mas Eko melepaskan pelukannya, dia tersenyim menatapku..
Eko:" terimakasih sayang, kamu udah nunjukin pengertian sama mas,"
Lida:" Udah bisa cerita?"
Mas Eko mengangguk dan kembali duduk bersandar dengan menutup mata, lalu membuka nya dan menghembuskan nafas berat..
Eko:" Sayang,,,maaf ya..."
Lida:" Kenapa mas?"
Eko:" perusahaan yang mas bangun di singapura bangkrut, Saham mas disana anjlok, jadi terpaksa mas jual saham dan perusahaan disana..lalu,, perusahaan yang ada di jepang, mau gak mau juga harus mas relakan untuk menutupi utang-utang perusahaan yang ada di Singapura....mmm kamu gapapa kan kalu seandainya mas gak punya apa-apa sekarang?"
Aku terperangah mendengar perkataan mas Eko,
Lida:" Apa mas gak yakin dengan Lida? Apakah Lida termasuk dalam daftar orang-orang yang akan meninggalkan suaminya ketika dalam keadaan sulit?"
Eko:" Maaf sayang, mas pernah punya trauma di tinggalkan ketika mas sedang terpuruk, dan itu adalah trauma yang gak bisa mas lupakan sampai saat ini.."
Lida:" Jangan menilai buku dari sampulnya. Lida menikahi mas, bukan karena Lida mengejar kenikmatan dunia, bukan karna mas kaya, tapi karena Allah udah menjodohkan kita, dan Lida yakin kalo kita bisa melewati setiap masalah yang ada,"
Eko:" Tapi mas udah gak punya apa-apa sayang..."
Lida:" Mas kan masih Dosen di kampus, jadi akan ada pemasukan untuk kita untuk kebutuhan sehari-hari.."
Eko:" Kamu mau gak kita tinggal di rumah kita sendiri?"
Lida:" dimana?"
Eko:" Sebelum mas bangkrut, mas udah blikan kamu rumah sederhana, untuk kita, untuk anak-anak kita sayang..."
Lida:" Lida ikut mas aja.. mas itu suami Lida, kemanapun dan apapun kondisi mas, Lida pasti tetep setia sama mas,,"
Eko:" Tapi kehidupan kita tak akan semewah sekarang sayang..."
Lida:" Lida gak masalah mas,, yang penting Lida bisa menjadi sosok istri yang bisa mengikuti suaminya masuk surga..."
Eko:" Masyaallah sekali ya istri mas,, bijak, pintar, cantik lagi.."
lida:" Gombal mulu sih mas..."
Eko:" Kan sama kamu sayang..."
Lida:"Seserah mas aja deh, yuk makan malam, udah di tunggu sama ayah dan ibu..
__ADS_1
Eko:" Iya sayang".
✏️✏️Green gak tau kenapa 2 hari ini mood nya ilang kak ek, belom lagi bisa nulis banyak-banyak, anak green juga kemarin terserang demam, jadi nya ya gitu, udah tetunda lupa ngerjainnya, maaf kakak semua ya...