Terlambat jatuh cinta

Terlambat jatuh cinta
USD 30, GBP 10, Rp 2019


__ADS_3

"Lihat ke belakang"


Isi catatan di secarik kertas, dan aku menoleh ke belakang, aku menangis terharu melihat apa yang ada di depan mataku...


Ada Ayah, Ibu, kak Hana, mas Rizal, Naira kecil yang umurnya udah 5 bulan dan..... Emmmm pak Eko?? sama keluarganya juga?? Sampek aku gak bisa bilang apa-apa lagi tau gak,,, kejutan ini sungguh di luar dugaan ku, aku gak pernah ngebayangin di kasih surprise kayak gini.


Tanpa basa basi lagi aku langsung berlari memeluk ayah dan ibu bergantian,, sungguh perasaan haru ini tak bisa aku jelaskan.


Ayah:" Udah, kok malah nangis?? Bukannya seneng ayah ada disini? Atau ayah pulang aja?"


Lida:" Ih ayah gitu deh,,..."


Ibu:" Malu tuh di liat calon mertua.."


Lida:" Hah??"


Ibu:" Udah, berenti nangisnya, anak gadis kok nangis, cengeng banget sih.."


Hana:" Mas Rizal aja kalah Romantis nya dek.."


Lida:" Dosen Killer nya aku jelas beda lah kak, ups, sorry pak.."


Sontak saja kata-kataku menjadi bahan tertawaan semua orang. Tanpa malu ku salami ibu-ibu yang kata ibuku calon mertuaku dan bapak-bapak yang katanya calon ayah mertua ku..


Lida:" Kalian kapan nyampek kesini?"


Ayah:" Udah dari tadi malam, kami nginep di Hotelnya Eko.."


Lida:" kok Lida gak tau ya? kapan kalian siap-siap nya?"


Ibu:" wong kamu ngurung diri terus dikamar, mana tau kalo kami sibuk di bawah.."


Lida:" Ada yang bisa jelasin semua ini gak? Tapi..." Aku melirik semua sahabatku... "Kalian semua tau??"


Mereka mengangguk dan tersenyum...


Oh.. Tuhan... hadiah yang Engkau berikan padaku saat ini adalah hadiah terindah bagiku...


Ibu:" Cuma Eko yang berhak menjelaskan semuanya nak..."


Aku memandang pak Eko dengan tatapan tajam.


Eko:" Emmmm...Lida, sebelum nya saya minta maaf, dan itu akan saya ceritakan nanti, sekarang ada hal yang lebih penting, di depan kedua orang tua kita, di depan sahabat-sahabat kita, saya Linggar Eko Setiawanto ingin melamar kamu Lida Khairani Yusuf sebagai pendamping hidup saya, pelengkap jiwa saya, sebagai bidadari yang akan melahirkan Malaikat kecil, sebagai ibu dari anak-anakku, apakah kamu bersedia Lida?"

__ADS_1


Kontan air mataku pecah. Rasa haru ini menutupi gengsiku menangis di depan semua orang, itu karena pernyataan pak Eko...


Aku memandang satu per satu wajah yang ada di hadapanku, dan mereka semua mengangguk tanda setuju. Aku pun mengangguk dan berkata Ya, Lida bersedia.


Eko:" Alhamdulillah,, Kalau gitu malam ini kita akan menikah disini, mengikrarkan janji suci kita di pulau Weh ini, di Sabang dengan di saksikan Orang-orang terdekat kita, apa kamu siap,Lida?"


Sontak saja aku mengangguk cepat, memang ini yang ku harapkan, dia yang melamar ku, seorang Linggar Eko, Hanya dia dan untuk dia. Betapa bahagianya aku mendapat kejutan seperti ini, aku memeluk ibuku lagi dengan sayang, lalu memeluk calon ibu mertuaku sembari mengucapkan terimakasih,


Selepas Sholat maghrib berjamaah di Mushollah yang tersedia di pantai kasih ini, kami kembali ke hotel nya pak Eko, ternyata sudah ada persiapan disana, sudah ada pelaminan untuk mengucap ijab Qabul.. Aku semakin tak percaya dengan apa yang ku lihat,


Ibu:" Eko udah nyiapin segalanya dek, jangan nangis lagi, yuk ibu bantu ganti baju.."


Lida:" Iya, makasih Bu, Lida gak tau harus berkata apa, ini semua bagai mimpi."


Ibu:" Ini semua udah jadi takdir mu nak,, Ibu harap kamu berbahagia dengan jodohmu."


Lida:" Makasih ya bu,, Lida seneng banget ini, ternyata Allah membalas kesabaran Lida berkali-kali lipat, setelah dulu Lida di uji dengan penantian panjang.."


Ibu:" Ya udah yok,,"


Aku mengangguk mengikuti ibu memasuki sebuah kamar yang sudah di hias, cantik sekali..


Aku membersihkan diri dan berganti memakai baju yang sudah di sediakan untukku di ranjang. Bahkan koper ku pun udah ada disini??Kok??


Lida:" Kalian ini ya, udah sejak kapan pande bohongin aku? terutama kamu Lid, akting kalian itu udah bisa untuk jadi pemeran utama di serial FTV tau gak.."


Lidya:" Kalau kami gak memerankannya dengan baik, gak sukses donk kejutannya.."


Mada:" Iya, lagian kamu gak tau apa aku itu paling gak bisa akting sampe aku harus nahan ketawaku terus."


Mira:" Yang penting anak mamak bahagia ya kan??


Lida:" Bahagia sih bahagia mak, tapi kan ini terlalu mengejutkan, kalo aku gak nerima gimana coba? hayoo...


Fajri:" Kami yakin kok kalo kamu bakal nerima, makanya kami kasih kejutan untuk kamu.."


Lida:" Tapi pak Eko?"


Lidya:" Masalah lainnya kamu bisa tanyakan langsung sama beliau ya sayang,, ya udah, kami keluar dulu. Dandan yang cantik oke. Kalah kan si dosen Killer itu.."


Lida:" Makasih kalian semua udah dukung aku ya weee..."


Fajri:" Iya sayang mimi,"

__ADS_1


Aku pun berdandan lah dengan segala pernak pernik yang udah di sediain disini.


Tak lama aku siap, aku mendengar sayup-sayup Ayah ku mengucapkan kalimat ijab qabul pada Eko, Aku menangis, sangat terharu, sungguh ini kebahagiaan yang haqiqi..


Eko:" Saya terima nikah dan kawinnya putri bapak, Lida Khairani Yusuf dengan mas kawin uang senilai USD 30, GBP 10, dan Rp 2019 dibayar tuuunaaii..."


Setelah pak Eko mengucapkan janji suci nya, dan di SAH kan pernikahan kami oleh para saksi, aku pun keluar kamar di dampingi Lidya dan Mira. Sungguh aku gugup sekarang, sampai tangan ku bergetar.


Lidya:" Luar biasa mir, getarannya.."


Mira:" Iya ni, kayak gempa ya kan?"


Lidya:" Hati-hati Mir, nanti kita ikot bergetar pula...hahaha"


Lida:" Puas kalian ngeledek akuh? Liat aja nanti kalian kalo nikah ya.."


Lidya:" Hahaha..maaf maaf.. gak kayak biasanya Lida yang garang kali jadi lembek kayak kerupuk melempem..hihihi"


Lida:" Udah ah ngejeknya, gugup ini.."


Mira:" ciee..yang jumpa suami..hehehe"


Aku duduk di sebelah pak Eko, Lalu dia memasangkan cincin putih bertabur berlian kecil kecil, cantik sekali, sedangkan punya pak Eko sendiri cincin dengan sebiji berlian kecil di tengah, kalau di lihat sekilas sih gak nampak. Tapi cincin ini couple banget,..


Setelah itu dia memegang kepalaku dan berdoa pada sang Khalik. Lalu mencium keningku setelah aku menyalami nya.


✏️✏️Mahar


Mahar ini memiliki makna yang cukup dalam, hikmah di disyariatkannya mahar ini menjadi pertanda tersendiri bahwa seorang wanita memang harus dihormati dan dimuliakan.


Oleh karena itu, pemberian mahar juga harus dengan ikhlas dan tulus serta benar-benar diniatkan untuk memuliakan seorang wanita sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Annisa ayat 4. Mahar atau mas kawin nantinya diberikan kepada istri menjadi hak istri sepenuhnya.


“Berikanlah mahar (mas kawin) pada wanita yang kamu nikahi sebagai sebuah pemberian dengan penuh kerelaan …..…” (QS. An-Nissaa : 4)


Dan perlu untuk diingat juga, bahwa seorang wanita yang baik itu tidak akan memberatkan/menyusahkan calon suaminya dalam urusan mahar. Sebagaimana Rasulullah SAW pernah mengatakan:


‘‘Sebaik-baik wanita ialah yang paling murah maharnya.’’ (HR. Ahmad, ibnu Hibban, Hakim & Baihaqi)


✏️✏️Gimana episode ini? Nangis? Gugup? sedih? Bahagia?


Green sih terharu banget pak Eko ngasih kejutan luar biasa kayak gitu ya, siapa yang nyangka, pak Eko kelewat romantis, meleleh hati green pak Eko....


Yang mau tau jumlah mahar nya Lida bisa lah di cek sendiri ya tanpa Green kasih tau,hehe..😂😁🙏

__ADS_1


__ADS_2