
Mas Rizal segera berjalan ketempat alat musik meninggalkan aku di pelaminan, lalu dia mengambil alih piano yang ada disana. Dia mulai mendentingkan nada-nada dan menatapku tajam.
Aku hanya bisa tersenyum padanya, lalu dia menyanyikan lagu yang sangat-sangat membuatku terpukau.
Andra and the Backbone : Sempurna
Kau begitu sempurna
Dimata ku kau begitu indah
Kau membuat diriku
Akan slalu memujamu
Di setiap langkahku,,
Ku kan slalu memikirkan dirimu
Tak bisa ku bayangkan
Hidupku tanpa cintamu
Janganlah kau tinggalkan diriku..
Takkan mampu ku hadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa
Kau adalah darahku..
Kau adalah jantungku..
__ADS_1
Lengkapi diriku
Oh sayangku kau begitu...
Sempurna.... Sempurna...
Kau genggam tanganku
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata dan hapus semua sesal ku
Janganlah kau tinggalkan diriku..
Takkan mampu ku hadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa
Kau adalah darahku..
Kau adalah jantungku..
Lengkapi diriku
Oh sayangku kau begitu...
Sempurna.... Sempurna...
Tepuk tangan penonton menyadarkan ku dari lamunanku..setelah mas Rizal bernyanyi dia hendak meninggalkan alat musik nya, diapun meraih microfon dan berkata "Hana, I love you so much.."
Aku mengangguk mengerti dan membisikkan kata balasan dengan gerakan bibirku.. "Yes, I love you too.."
__ADS_1
lalu dia berjalan ke arah ku dan menggenggam tanganku.
"Mas gak sabar nunggu nanti malam" bisiknya di telingaku..membuat aku bergidik geli. yah seperti biasa aku tanggapi dengan senyum. Malu tau...
Sekarang memasuki sesi foto. Yang pertama giliran adalah keluarga inti disusul dengan keluarga dan para sahabat..para karyawan temen kantor mas Rizal, bahkan orang-orang yang ada di radio juga ada, para pekerja di cafe ku pun tak luput ikut sesi foto ini.
Ibu juga mengajak sahabatnya untuk berfoto, yah,,mama dan papa beserta mas Surya dan Iren. Ada perasaan canggung yang terlihat dari gerak gerik mas Surya, tapi aku tak ambil pusing, aku tak mau tuan Tampanku cemburu lagi.
Selesai acara pesta pernikahan kami.. Capek karena seharian berdiri membuat kakiku kaku,rasanya kebas manakala aku harus menggunakan hak tinggi.
Mas Rizal yang menyadari itu membantuku berjalan masuk kerumah. Menggandeng tanganku lembut, bahkan dia membantu mengangkat gaun ku yang menyapu lantai.
Aku bangga dengan suamiku yang perhatian pada istri..Perhatiannya terlalu mencolok sehingga membuat keluarga beteriak cieeee....cieeee pengantin baru cieeee....
Ahhhh,,aku betul-betul dalam dilema cinta mas Rizal...Kami berjalan memasuki kamar pengantin. Nuansa merah muda menyelimuti kamar ini. Indah dan anggun untuk ukuran kamar pengantin.
Tempat tidur yang di taburi mawar merah muda menambah kesan romantis untuk pasangan baru. Acie cie.... Kalau malam yang lalu ku lewati dengan dingin, mungkin malam ini akan aku lewati dengan banyak kehangatan bahkan bisa-bisa panas sekali. ahahahahaha,,aku tertawa dalam hati memikirkan apa yang akan terjadi. Ah,,,kenapa sekarang aku yang jadi mesum ya?. Aku duduk di tepi tempat tidur dan mas Rizal membantuku melepas sepatu ku.
Lalu dia memijit betis ku yang terasa pegal, rasanya nyaman, dan sedikit berkurang capeknya.
"Sudah mas, mas gak perlu gitu kali manjain Hana.."
"Tapi mas mau manjain kamu. Setelah tadi siang mas gak dapet apa yang mau kamu kasih, apa sekarang masih berlaku?"
Aku tersipu malu, lagi-lagi hatiku bermain drum sehingga jantungku berdetak sangat cepat....Aku menganggukkan kepala ku.
Dia mendekatiku dengan duduk di sampingku, lalu memajukan wajahnya ke depan semakin mendekatiku...
Dan......
✏️✏️Bersambung dulu ya kak...😂😂
__ADS_1
mata author tinggal 1.5 watt..
Like coment yang banyak donk.. jangan lupa kasih bintang juga...biar tambah semangat authornya.😅