Terlambat jatuh cinta

Terlambat jatuh cinta
Penolakan


__ADS_3

Uzi:"Ehm.... Fir...."


Setelah keheningan yang cukup lama di antara mereka berdua, sudah tersaji 2 cangkit teh hangat dan beberapa cemilan yang sudah di siapkan Fira tadi.


Fira:" Kenapa Zi?"


Uzi:" emmm, kabar kamu gimana?"


Fira:" Alhamdulillah aku baik, kamu sendiri gimana?"


Uzi:" Seperti yang kamu lihat..."


Kecanggungan meliputi ruangan tempat mereka duduk. Keheningan berada diantara mereka berdua.


Fira:" Ehm..kamu kenapa kemari?"


Uzi:" Hah?? Ak,,aku,,, aku mau jenguk kamu.., udah lama kita gak ketemu."


Fira:" Iya, udah lama... Kamu udah nikah?"


Uzi:" Belum Fir,, kamu sendiri?"


Fira:" Aku sih lagi deket sama seseorang Zi,,"


Uzi:" Oh, orang yang tadi ya?"


Fira mengangguk membenarkan perkataan Uzi. Sebenernya Fira gak bener-bener deket, karena mereka hanya sekedar temen dekat karena pekerjaan. Fira hanya gak mau Uzi tau kalau dia masih mengharapkan Uzi.


Uzi:" Fir...."


Fira:" Iya Zi... Kenapa?"


Uzi:" Mmm... Apa perasaan kamu sama aku masih ada?"


Fira:" Kenapa kamu tanya begitu?"


Uzi:" Aku kemari mau jemput kamu, aku mau ngelamar kamu jadi isteri aku."


Jawab Uzi jujur. Memang niat Uzi datang adalah untuk menyampaikan maksud hati nya untuk meminang Fira menjadi istri nya. Namun, Fira yang mendengar pernyataan Uzi bukan nya malah senang, tapi lebih kepada bingung. Pasalnya sudah 8 tahun berlalu sejak Fira meninggalkan Negaranya, kenapa baru hari ini Uzi datang?


Uzi:" Kenapa? Kamu gak mau?"


Fira:" Maaf Zi, perasaan aku udah lama hilang untuk kamu, lagian kenapa kamu baru datang sekarang? setelah 8 tahun?"


Uzi:" karena baru sekarang aku mampu untuk kemari dengan biaya yang aku hasilkan sendiri, bukan uang orang tua ku."


Fira sedikit terharu mendengar penjelasan Uzi. Tapi Fira tak langsung percaya mengingat Uzi hanya menganggap nya sebagai sahabat, tak lebih.


Fira:" Kenapa kamu ngelamar aku? Apa karena desakan orang tua ku? supaya aku pulang?"

__ADS_1


Uzi:" Enggak Fir, Mereka gak ada yang tau aku mau ngelamar kamu. Aku tau, 8 tahun bukan waktu yang sebentar, sejak kepergian kamu, aku udah berjanji untuk selalu setia sama kamu, aku janji sama diri aku sendiri kalo aku akan kerja keras membangun usaha supaya aku bisa menghasilkan uang untuk mengejar kamu samapai kesini. Aku juga mau buat kamu bangga, dan aku mau setelah kita menikah kamu gak payah kerja lagi, kamu tinggal menikmati hasil kerja keras aku aja."


Fira:" Kenapa kamu mau menikahi aku?"


Uzi:" Karena aku udah jatuh cinta sama kamu sejak kamu tulis surat itu."


Fira:" heh?? jatuh cinta? kenapa setelah aku pergi?"


Uzi:" Aku terlambat menyadari kalau aku cinta sama kamu, aku butuh kamu Fira, selama ini aku udah jaga hati aku untuk kamu."


Fira:" Tapi gimana donk?? Aku punya temen deket juga."


Uzi:" apa gak ada kesempatan lagi?"


Fira:" Kamu yang selalu anggap aku sahabat kamu Zi, jadi sejak aku pergi, aku sudah menjaga batasan ku sebagai sahabat kamu."


Uzi:" Maaf kan aku karena aku terlambat jatuh cinta sama kamu Fira..."


Fira:" Iya, aku maafin.."


Uzi:" Kalau fitu aku balik dulu,"


Fira:" Kamu mau kemana?"


Uzi:" Kembali, aku udah dapet jawaban dari kamu, setelah ini aku juga akan menjalani perjodohan yang orang tuaku sarankan."


Senut.... cekit sekali hati Fira mendengar kalimat terakhir Uzi. Rasanya dia tak rela untuk membiarkan Uzi di miliki orang lain. Tapi dia juga tak ingin menyakiti hati orang yang sedang dekat dengan nya, karena selama ini hanya Mark yang bisa menenangkan nya selagi dia bersedih karena Uzi.


Mereka telah sampai di Taman biasanya, duduk di bawah pohon rindang menghadap ke danau. Tampak hari ini banyak pengunjung di sini.


Mark:" Ada apa kamu,ngajak ketemuan Fir?"


Fira:" Gapapa, maaf ya aku ngajak ketemu nya disini, seharusnya aku masuk kantor hari ini."


Mark:" Gapapa, kamu kan lagi kedatangan tamu.. Oh iya, temen kamu udah balik?"


Fira:" gak tau, entah jam berapa pesawatnya berangkat."


Mark:" Langsung balik ke Indonesia?"


Fira hanya mengangguk, dan sesskali dia menghembuskan nafas berat nya, sambil memandangi air danau yang berombak karena anak-anak melemparinya sengan batu.


Mark:" Kamu ada masalah?"


Fira menggeleng.. tapi raut wajah nya tak menampak kan kalau dia baik-baik saja.


Mark:" Jangan bohong Fira... kita itu udah temenan 8 tahun, kamu gak bisa nyembunyiin apapun dari aku.."


Fira:" Kamu sayang sama aku?"

__ADS_1


Mark:" Jelas kamu tau Fira..."


Fira:" Aku minta maaf Mark..."


Mark:" Apa laki-laki itu yang menjadi dinding pembatas hati kamu Fira?"


Fira menoleh dan mengangguk, membenarkan perkataan Mark,


Fira:" Maaf Mark,, walaupun udah 8 tahun aku gak ketemu dia, tapi perasaan aku masih sama untuk dia, apalagi dia kemari karena mau melamar aku. Aku terharu,, tapi aku tau, perasaan kamu juga penting untuk aku, aku gak mau menyakiti hati kamu yang udah tulus dukung aku dari dulu.."


Mark:" Firaa... aku gak pernah memaksakan kehendak aku, aku juga gak pernah maksa kamu untuk terima perasaan aku, aku selama ini dukung kamu ikhlas, aku tau kamu punya orang yang kamu suka di hati kamu saat aku menyatakan perasaan aku, darisitu aku udah yakin kalau kamu nolak aku karna orang lain, jadi sekarang kamu udah kayak adek aku.."


Fira:" Kamu gak marah sama aku Mark?"


Mark:" Ngapain aku marah, udah, jangan sedih lagi, kalau emang kamu cinta sama dia, terima lamarannya... udah ah jangan nangis.."


Fira:" Astaghfirullah...."


Mark:" Kenapa Fir?"


Fira:" Uzi, Mark,, Uzi..."


Mark:" Ya kenapa Uzi?"


Fira:" Hari ini kan dia balik ke indonesia, aku harus nyusul dia, aku duluan ya mark, takut ketinggalan pesawat."


Mark:" mau ku antar?"


Fira:" Aku bawa mobil sendiri.."


Mark:" Ya udah, kamu hati-hati, semoga sukses ya..."


Fira mengangguk dan berlari ke parkiran mobil nya, dengan cepat Fira melajukan mobilnya menuju bandara. Fira gak mau ketinggalan pesawat yang membawa orang yang selama ini di nantikannya. Semoga dia gak terlambat. Dengan Zip zip zip dia berhasil menyalip kendaraan yang ada di depannya.


Gak butuh waktu lama untuk Fira sampai di Bandara. Dia segera berlari menuju ke tempat keberangkatan. Disana dia mendengar pengumuman bahwa Pesawat yang menuju ke Kuala Namu sudah lepas landas.


Sungguh Fira tak bisa berfikir jernih, Fira menangis tersedu-sedu di hadapan orang banyak, sampai orang yang berlalu lalang banyak yang menanyakan keadaan nya, apakah dia baik-baik saja.


Fira berjalan gontai menuju mobilnya, betapa dia telah menyia-nyiakan kedatangan dan niat baik Uzi. bodoh sekali aku, batin Fira. Mungkin gak ada kesempatan lagi, Uzi pasti kecewa karena tadi telah menolak nya.


Fira melajukan Mobilnya ke Taman Merlion. Dia merenungi nasib nya yang sangat miris menurut nya. Dulu dia dia pergi karena Uzi tak mencintai nya, sekarang Uzi yang pergi karena penolakannya.


Memandangi Laut yang tenang membuat beban fikiran nya sedikit berkurang.


Sudah hampir 2 jam dia berada di taman ini. Sudah saat nya dia kembali.


Dengan langkah gontai dia berjalan ke apartemen nya, menekan tombol lift yang menuju ke apartemen nya.


Setelah pintu lift terbuka, dia kaget karena ada seseorang yang terduduk memeluk lutut nya ada di depan pintu apartemen nya. Fira mendekati nya dan membangun kan pria itu, betapa terkejut nya dia saat pria itu menoleh ke arah nya.

__ADS_1


✏️✏️dukung TAKDIR CINTA NAIRA DAN 10 TAHUN YA....


klik Love Like and Komen...😘


__ADS_2