Terlambat jatuh cinta

Terlambat jatuh cinta
Dijodohin


__ADS_3

Selama Mas Rizal di luar kota, Oma sering datang ke cafe untuk sekedar minum teh, aku senang karena ada temen baru disini. Walaupun usianya jauh lebih tua dariku, tapi Oma adalah sosok yang menyenangkan.


Dia selalu menceritakan tentang cucunya Zal, seperti apa sih cucunya itu sehingga Oma selalu membanggakannya? batinku..


"Oma sih taunya Zal udah punya kekasih, dan katanya dia juga udah ngelamar anak itu, tapi Oma masih gak percaya karena dia gak pernah ngenalin pacarnya ke Oma, padahal kan oma pengen sekali punya cucu menantu, apalagi kayak kamu Hana.." Oma berbicara panjang lebar sambil menghela nafas.


"Oma, Hana mau tanya deh,,"


"Tanya apa sayang?"


"Kalau misalnya Hana janda gimana Oma? Apa Oma masih mau jodohin Hana sama cucu Oma?" Tanyaku ragu


"Kalau jandanya kayak kamu ya Oma terima dengan senang hati dong. Kamu itu baik Hana, Oma bisa lihat dari perlakuanmu sama Oma."


"Omaaaaaa..." aku bergelayut manjah sama Oma. "Jangan terlalu memuji Oma..."


"Oma jujur nak." Oma mengelus rambutku. "Maka dari itu kamu mau ya Oma jodohin sama cucu Oma?"


"Oma.... Oma dengerin Hana sebentar ya, gini Oma, ekhem...Hana emang gak pacaran, tapi sebenernya Hana udah dilamar, walaupun dia belum dateng resmi ke keluarga Hana, tapi Hana mau serius sama dia Oma,, Hana minta maaf.." Jawabku malu-malu.

__ADS_1


"Kenapa kamu minta maaf? Kamu gak salah kok, justru Oma yg salah karena udah maksa kamu, tapi kamu masih mau kan ketemu Zal cucu Oma?"


"Kalau bukan untuk di jodohin Hana mau Oma"


"Ya udah gapapa, kenalan aja, entah kenapa Oma selalu merasa kalu kamu itu jodoh cucu Oma.."


"Ah, oma bisa aja.."


"Beneran, Oma tuh kepengen sekali kamu bisa jadi cucu menantu Oma."


"Mungkin belum jodoh kali Oma,,,"


"Iya oma, hati-hati dijalan...."


Aku melambaikan tangan seraya mobil hitam itu segera meninggalakan cafeku.


Mas Rizal apa kabar ya? Apa dia udah balik?


Aku hubungi dia lewat chat dan telpon, tapi tak ada jawaban, oh mungkin memang masih sibuk kali..

__ADS_1


__________


Rizal POV


Saat aku terbangun, Oma sudah tak ada di kamarnya, aku mencarinya untuk sarapan bareng, tapi entah kemana dia hari ini. Tak lama setelah aku selesai bersiap hendak pergi ke kantor, aku melihat Oma masuk rumah dengan baju yang kotor.


"Oma kenapa bisa kotor begini?" Tanyaku penasaran


"Oma terdorong orang tuan, jadi oma jatuh," jelas si Mbok padaku.


"Kenapa Mbok gak jagain Oma?"


"Tadi mbok masih beli wortel, jadi Oma jalan duluan, rupanya kesenggol orang yang gak Oma kenal, tapi untungnya ada yang nolongin Oma, gadis cantik,." Oma bermain mata denganku.


"Oma,,,Zal kan udah punya orang yang Zal suka, udah dong jangan jodoh-jodohin Zal dengan wanita-wanita itu, Zal tuh sayang banget sama dia Oma,"


"Sayang apanya, di ajak ketemu Oma aja dia nolak mulu."


"Kan udah Zal bilang, dia msh mempersiapkn diri ketemu keluarga Zal, dia gak mau down saat keluarga Zal tau kalau dia janda oma...pleaseee ngertiin Zal sedikiiiiit ajah,, ya Oma..."

__ADS_1


✏️ yuks ke eps selanjutnya...👇


__ADS_2