Terlambat jatuh cinta

Terlambat jatuh cinta
Tanda apa ini?


__ADS_3

Hana lagi nih...


Haaaaaaaaaa.....


aku menyambut pagi dengan semangat. Ternyata aku bangun dalam pelukan suamiku....


Cieeeee aku punya suami....uhuyyyy...


Aku berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri, tapi ketika aku melihat cermin aku sungguh sangat terkejut. Kenapa badanku merah-merah kebiruan? dan itu hampir menyebar di sekujur tubuh. Aku ketakutan...tak terasa aku menangis di dalam kamar mandi, aku langsung membangunkan mas Rizal.


"mas,bangun...lihat, kenapa Badan Hana begini? Hana takut...huhuhu" Aku membangunkan auamiku seraya menangis.


"Kenapa sayang? kenapa kamu nangis?" Tanya Rizal panik.


"Lihat ini, semua badan Hana merah kebiruan, Hana sakit apa mas? Hana takut baru aja kita menikah..."


Mas rizal malah tertawa mendengar penjelasan ku. Aneh, kenapa? batinku.


"Mas tau sesuatu? Ini penyakit apa? Jangan tinggalin Hana mas...huhuhuhu" Aku yang sangat ketakutan semakin kencang menangis. Lalu mas Rizal memelukku dan menenangkan aku.


"Sudah, jangan menangis..Memangnya kenapa kalau kamu sakit?"


"Hana sehat wal afiat aja ditinggal sama mantan suami, apalagi ini Hana sakit, pasti mas juga akan ninggalin Hana kan?"

__ADS_1


Aku merasakan mas Rizal tertawa geli mendengar penuturan ku. Lalu dia melepas pelukannya dan bilang.


"Maafin mas ya..ini semua perbuatan mas.."


Aku terkejut mendengarnya, kenapa? kenapa bisa perbuatan mas Rizal?


Aku bingung setengah mati.


"Maksud mas apa?"


"Semua tanda merah ini mas yang buat. Lagian kamu masak gak tau sih apa ini??"


"Hana gak tau sama sekali"


"Ini namanya Kissmark,"


" Apa itu?"


Mas Rizal mendekat padaku dan mencium dadaku, tapi sedikit pedih. Lalu aku melihat disana ada bekas yang sama seperti tanda yang lainnya.


Aku tersipu malu karena tanpa sadar aku menunjukkan tubuhku padanya, cepat-cepat aku masuk ke kamar mandi untuk mandi,dengan muka merah menahan malu aku membasuh tubuhku, tapi tanda itu masih saja gak mau hilang, bahkan di leher pun penuh.


"Sayang...mau mas temeni gak?" kata mas Rizal dari luar. gak tau apa kalau aku malu. "enggak" teriakku dari dalam.

__ADS_1


Cepat-cepat aku menyelesaikan ritual mandi ku. Begitu keluar mas Rizal sudah menghalangi jalanku dan menggendongku menuju tempat tidur. Aku berteriak karena terkejut dengan perlakuannya.


"Aaaa...mas apa sih, Hana terkejut tau.."


"Mas rindu kamu sayang.."


"Tadi malam kan bobok bareng, bahkan tiap hari kita jumpa."


"Tapi mas masih rindu..."


Mas rizal kembali menciumi leherku yang membuat aku geli dan mendesah, membuat hasratnya semakin menggebu. Dia mencium bibirku lagi, setidaknya jika aku belum bisa memberikannya kepuasan total, aku sudah menguranginya sedikit, batinku.


"Sudah mas,, Nafas Hana habis..." Aku ngos-ngosan melepas ciuman hasratnya. "Bersabarlah sebentar.. gak lama kok, cuma seminggu."


"Apa mau dikata sayang... Ya udah, mas mandi dulu, terus kita turun ke bawah."


"Iya, Hana siapin baju mas ya.."


"Iya sayang.."


Dia mencium keningku dan masuk kedalam kamar mandi, sedangkan aku bergegas memakai pakaian ku dan menyiapkan pakaian mas Rizal untuk dipakai.


✏️✏️Kali ini author minta maaf lagi ni, episode nya pendek bener, karena eps ini sebenarnya gak ada, tapi karena ada eps yg terkirim 2x untuk di review, jadi author edit deh episode yg terakhir ini. Sebelumnya yg ini memang belum ada persiapan, tapi mudah2n readers semua bisa nerima dg lapang dada ya...

__ADS_1


like and komen please...


__ADS_2