Terlambat jatuh cinta

Terlambat jatuh cinta
Di tolak


__ADS_3

Hari ini, kami pergi ke rumah kak Hana, gak tau aku kenapa, tapi aura-aura ibu dan ayah memancarkan kesedihan. Mau tanya kata ayah nanti aku suruh liat aja di rumah kak Hana.. Karena ayah dalam kondisi yang agak kacau, aku menawarkan diri untuk mengantarkan mereka kerumah kak Hana, karena aku takut, jika ayah mengendarai mobil sendiri,, aku takut terjadi apa-apa. Dan aku gak mau itu terjadi.


Sesampainya disana, cuman ada kak Hana di rumah, dia menangis, wajah nya memancarkan kesedihan yang mendalam. Ibu memeluknya, begitu pun dengan ayah. Aku hanya jadi penonton aja tanpa aku mau ganggu mereka, aku tau aku belum bisa mengerti itu.


Tak lama datang mertua kak Hana, mereka pun gusar sekali, terlihat dari wajah mereka. Mereka saling berpelukan. Berarti ini ada masalah dengan pernikahan kak Hana. Hemmm... Apa sebenarnya yang terjadi sampe harus melibatkan para orang tua.. Aku lebih baik membuatkan mereka minuman.


Ketika aku kembali, Mas Surya sudah duduk bersimpuh di hadapan semua orang, tampak papa mas Surya memukuli mas Surya. Aku yang melihatnya aja takjub dengan kekuatan tamparan itu sampai suara Plak nya menggema, serasa aku yang di tampar.


Hiiii.... Ngeri....


Rupanya mas Surya menceraikan kak Hana demi pacarnya. Ih, aku gak nyangka loh, kalo mas Surya kayak gitu. Ku pikir selama ini rumah tangga kak Hana baik-baik aja, karena kak Hana gak pernah menampakkan kesedihannya di depan ku.


Sebuah pembelajaran bagiku untuk siap berumah tangga. Dari yang aku lihat penjelasannya mas Surya sudah menalak kak Hana dengan talak 3. Berarti mereka gak bisa kembali lagi sebelum kak Hana menikah dengan laki-laki lain dan bercerai dengan laki-laki itu.


Yang gak pernah-pernah nyabaku liat ayah menangis, hari ini dia mengeluarkan butiran air matanya. Kesedihan yang sudah dia pendam sejak tadi di rumah, akhirnya tumpah di depan kami semua.


Mungkin ini sebabnya aku gak mau dijodohin. Karena perjodohan tanpa minta pendapat pada anak yang di jodohkan itu bahaya. Apa bahaya nya? Ya itu, bisa aja cerai karena salah satu pasangan punya idaman lain. Mereka belum siap meninggalkan masa lalu untuk memulai masa depan. Sampai pada akhirnya orang yang bener-bener tulus yang jadi korban.


Mulai malam ini dan seterusnya kak Hana. akan tinggal lagi di rumah keluarga Yusuf. Aku seneng sih kak Hana balik lagi, seneng juga karena dia bisa lepas dari orang yang gak mencintai dia.


Di kamar...


Lida:" Kak... "


Hana:" Ya dek?? "


Lida:" kakak gapapa? "


Hana:" Memangnya kakak kenapa? "


Lida:" Kakak gak sedih? "


Hana:" Untuk apa? untuk perceraian ini? "


Lida:" iya.."


Hana:" Kaka udh duga hal ini akan terjadi, karena semenjak awal menikah dia emang gak pernah cinta sama kakak. "


Lida:" Kenapa kakak bertahan? "


Hana:" Kakak hanya mempertahankan rumah tangga kakak dek, kakak juga sayang dan cinta sama mas Surya walaupun dia gak cinta sama kakak. Itu adalah bakti istri pada suaminya. Jika punya masalah selesaikan di dalam rumah, tanpa orang lain tau."

__ADS_1


Lida:" Lida harap, lida juga bisa punya hati yang besar kayak kakak.."


Hana:" Oya dek, besok temeni kakak jenguk Iren ya. "


Lida:" oke, kakak sms aja. Soalnya aku ada kelas juga besok.


Besoknya seperti yang di minta sama kak Hana, aku menemaninya ke rumah sakit, menemui Iren yang terbaring lemah. Eh,, lemah?? rupanya mendengar penjelasan dia, ternyata dia sengaja tau gak nyelakain dirinya sendiri? Gak habis pikir aku ada orang yang tega nyelakain anaknya untuk mendapatkan cinta suami orang. Walaupun awalnya itu adalah pacar dia.


Kayak gitu lah hal yang paling ku hindari, pacaran sama awak, tapi nikah nya sama orang. aku sih berharap jodoh ku juga gak pernah pacaran kayak aku.


Saat panas-panasnya Iren mengatakan kejujuran, ku lihat mas Surya ada di balik pintu. Haaa.. Rasakan ketahuan kamu Iren, kamu udah nyakitin kakak aku, dan benar aja, ketika kami keluar, saat belum jauh ku dengar mas Surya kecewa berat sama dia.


Baguslah kakak udah lepas dari manusia kayak dia yang cuma mementingkan nafsu aja. Sepulang dari rumah sakit aku kembali ke Kampus, karena pak Doaen Killer itu nyuruh aku ke kampus untuk ngisi kelas terakhir.


Mau gak mau kan aku harus dateng, jadi pas di parkiran aku berpisah sama kak Hana dan aku melajukan motor ku ke kembali ke kampus.


Setelah selesai ngisi materi rupanya udah jam 6, tugas ku sebagai mahasisswa tambah banyak. Bentar lagi ujian Semester, berarti gak lama lagi aku baik ke semeater 7. Udah bisa lah aku coba-coba buat proposal. Eh tapi biasanya harus PPL dulu kan ya..


Mudah-mudahan nanti dapet pembimbung yang ramah, jauh-jauh deh sana pak Eko. Galak amat sih,.


Eko:" Kenapa kamu melamun? "


Eko:" Ya itu, udah berapa kali saya panggil tapi kamu gak noleh, malah saya liat kamu senyum-senyum sendiri. "


Lida:"Ehehe, enggak kok pak, ada sedikit yang saya pikirin.


Eko:" Emang kamu mikirin apa? "


Lida:" Hah? Em.. Anu gak apa-apa pak. "


Eko:" Maaf sekali saya ganggu kebahagiaan kamu. "


Lida:" Maksud bapak??


Eko:" sekarang kamu pulang dan kerjakan laporan materi tadi siang dan besok pagi-pagi sekali harua ada di meja saya."


Lida:" Bapak becanda? Kenapa tugas saya macam orang kantoran? Saya ini mahasiswa lo pak.. "


Eko:" Itung-itung kamu belajar jadi orang kantoran Lida.. Ini adalah suatu hal yang bagus yang gak bisa kamu tolak, karena kesempatan gak dateng 2 kali. "


Lida:" Kayaknya bapak mau nyiksa saya iya? "

__ADS_1


Eko:" Kamu merasa tersiksa jadi Asisten saya? "


Lida:"Bukan gitu pak, saya kan cuma mahasiswa, saya juga butuh istirahat... "


Eko:" Kalau kamu gak bisa, maka saya akan mengajukan orang lain untuk menyelesaikan ini. Dan kamu bisa pulang sekarang, istirahat dirumah. "


Lida:" Kok bapak gitu sih? "


Eko:" Emang nya saya kenapa?


Lida:" Bapak udah gak sayang lagi ya sama saya?"


Eko:" Bukan saya gak Say.... Hei.. kamu ngerjain saya?? "


ahhh.... padahal sedikit lagi dia khilaf bilang sayang....


Lida:"Hihihihi, kenapa pak? kok gak jadi bilang? "


Eko:" Apa maksud kamu? Kamu itu cuma sekedar mahasiswa buat saya, dan kamu hanya asisten saya. Ngerti kamu!? "


Deg... Deg... Deg...


Apa ini?? Di tolak sebelum berperang? kok sakit ya pak Eko?? Serasa saya pengecut sekali.. tapi mungkin salah ku juga sih kebanyaan godain dia. Tapi gimana dengan perasaan aku? Ah.. biarlah, mungkin ini petunjuk dari Nya. Aku bisa apa selain ngejalaninnya?


Salah ku juga sih gak bisa bersikap profesional, dan sudah ku putuskan mulai sekarang aku gak akan lagi mendekati dia. Kalau ternyata dia memang bukan calon imam ku..


Lida:" Maaf pak, becandaan saya kelewatan ya? sampe buat bapak bentak saya? Emmm s.. ss.. saya gak maksud pak.. maaf.. "


Eh eh eh.. Apa ini yang mengalir di pipi? Kok aku nangis sih? Cepat-cepat ku usap air mataku dan aku pamit pada pak eko untuk segera pulang. Mudah-mudahan dia gak liat waktu ait mata ku jatuh.


Eko:" Ya sudah kamu pulang sana. Inget tugas kamu kalau kamu masih mau jadi AsDos. "


Lida:" Saya ngerti pak, Peremisi.. "


Aku sengaja gak ngucapin salam, pikiranku entah udah kemana, malu bercampur sedih, belum juga nyatain perasaan eh malah udah di tentang duluan. Apa begini rasanya di tolak;?


Jadi begini rasanya hati mereka yang udah aku tolak? Perasaan macam apa ini? Sakit.. Jantung ku.. aku berjalan ke parkiran menuju motor ku, beberapa orang yang menyapa dan memanggilku aku abaikan. Mungkin mereka heran, ada apa dengan ku, Tak pernah aku berlaku aneh, tapi hari ini, air mataku sungguh tak dapat ku cegah,


Aku merasakan sakit jenis baru, jantung ku,, aku harus segera kasih tau ayah dan ibu.. Ahhh.. sakit sekali, dan kenapa lagi ini air mata gak mau berenti coba. Aku mengendarai motor ku dengan mata yang berkabut, sampai-sampai jalan di dwpan aku gak nampak, dan pada akhirnya semua nya gelap.


✏️✏️Episode kali ini banyak Narasi nya ya kakak ek... tapi semoga kalian suka...

__ADS_1


__ADS_2