Terlambat jatuh cinta

Terlambat jatuh cinta
Flashback awal


__ADS_3

Huuuu....siapa yang baper episode lalu??


hayo hayo...


Happy Reading...


..........



Setelah nya prosesi ijab qabul, aku lebih mendekatkan diri dengan kedua mertuaku, pak Subarjo Setiawanto dan Ibu Lena Setiawanto. Aku baru pertama kali liat mereka berdua, dan yang paling buat aku terkejud adalah, Ridha Setiawan adalah adik dari pak Eko...Gilak gak tuh,,


Terlalu banyak teka teki yang aku gak bisa jawab selain pak Eko yang jelasin. Nanti malam aku akan minta penjelasannya. Sekarang aku mau kenal lebih dekat dulu sama ayah dan bunda pak Eko..


Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam, para kece badai mulai memasuki ruangan masing-masing, sedang aku masih ingin berbincang pada mereka, tapi Bunda melarang, dan aku di suruh ke kamar nemenin pak Eko.


Masyaallah...Gugup luar biasa cuk,,,pertama kalinya aku bersentuhan dengan laki-laki selain ayah, seruangan dengan laki-laki. Haduuuhhh,, gimana aku bisa istirahat kalo kayak gini ceritanya? Jantung oh jantung..kenapa kamu kumat lagi? Apa bener2 ya aku punya riwayat sakit jantung?


Ceklek...


Aku menutup pintu kamar, ku lihat pak Eko sedang berbaring di tempat tidur, mungkin dia memang kecapean, jadi ku biarkan, sembari aku membersihkan riasan dan mengganti baju tidur.


Dan aku adalah salah satu penggemar daster..Walaupun masih gadis, aku lebih nyaman tidur pake daster sih, birlah orang berkata aku kayak emak-emak, yang penting aku nyaman. ya kan emak-emak berdaster? Mana suaranya???Kasih jempol aja lah ya..hehehe


Selesai berganti pakaian aku duduk di kasur sebelah pak Eko. Aku lihat wajah nya yang sangat keletihan. Ku pandangi lekat-lekat wajahnya seraya aku tersenyum, ketika suara nya mengagetkan ku.


Eko:" Saya tau saya itu tampan, sampe-sampe hampir lepas tuh rahang kamu kebanyakan senyum."


Lida:" Seharusnya bapak kasih saya penjelasan kan?"


Eko:" Hei, seharus nya kata pertama yang kamu ucapin itu kangen, bukan sederet pertanyaan.."


Pak Eko langsung bangkit duduk berhadapan denganku.


Lida:" Udah cukup rindu yang saya rasakan setahun lebih pak, sekarang udah gak rindu lagi saya mah."


Eko:" Yakin kamu?"


Lida:" Yakin lah, ya udah sih, sekarang Saya mau dengar semua penjelasan bapak, tanpa ada yang di tutup-tutupin."


Eko:" Baik lah, saya akan jelaskan sama kamu, tapi ini ceritanya panjang, hampir 40 episode nih, cemana?"

__ADS_1


Lida:" gapapa, yang penting bapak cerita, masalah readers bosan itu hak mereka, yang penting sekarang bapak jelasin dulu."


Eko:" Oke, saya mau bersih-bersih dulu."


Lida:" Silahkan,"


Eko:" Jangan tidur dulu kamu ya,"


Lida:" Siap pak.."


Eko:" Awas kamu kalo tidur."


Lida:" Diiihh,, berani nya ngancem."


Pak Eko tersenyum manis sekali, hatiku meleleh bang...ughhh..1 jam aku menunggu pak Eko, gak kunjung keluar dia nya, ku gedor-gedor pintu kamar mandi, rupa nya dia menyahut dari dalam. Ku pikir dia ketiduran. Saking bosan aku menungu tak terasa kantuk pun datang,,


........


Aku menggeliat ketika sinar matahari menerpa wajahku, sungguh aku tak habis pikir dengan mimpi semalam, begitu nyata, pikir ku. Ketika aku hendak bangun, kok payah ya? Rupanya ada tangan kekar nan lembut melingkar di pinggangku, setelah aku berbalik, dan ternyata pak Eko. Sontak lah aku berteriak "Aaaaaaaaa........ "


Lida:"Astaghfirullah pak, bapak ngapain disini? Kita bukan muhrim pak, dan, dan apa ini? Bapak tidur di samping saya? Saya bisa laporkan bapak ya. "


Lida:" Nikah? masak?? "


Eko:" Di dapur sana. "


Lida:" Alhamdulillah... "


Eko:" Segitu seneng nya kamu nikah sama saya? "


Lida:" Geer banget si Bapak. Bapak, Harus jelasin semua hari ini sama saya, "


Eko:" Oke.. "


Tok tok tok....


Tiba-tiba pintu kamar di ketok, langsung saja aku berlari ke kamar mandi, pak Eko yang udah paham langsung membuka pintu, ternyata ada Lidya dan Mada yang bertanya pada pak Eko apakah hari ini aku mau ikut mereka atau tidak.


Dan apa yang di jawab Dosen nyevelin itu? dia bilang kalo aku harus menuntaskan sesuatu yang buat mereka salah paham kan.. sebel sebel sebel sama pak Eko. Sebel kali.


Setelah pak Eko menutup pintu, aku kembali ke tempat tidur. Pak Eko duduk di salah satu sisinya..

__ADS_1


Eko:" Saya udah bisa pegang tangan kamu kan? "


Blussshhh....


Pipiku langsung panas, gak bisa aku menyembunyikan merah merona di pipi ku..


Aku hanya bisa mengangguk.


Lalu dia naik dan bersandar pada kepala tempat tidur, menepuk-nepuk tempat di sebelahnya agar aku mendekat.


Aku pun mendekat, dia menggenggam tangan ku, lalu mengecup keningku sayang.


Eko:" Baiklah, mas akan ceritakan dari awal kenapa mas bisa sampai pada hari ini, jangan bosan ya denger cerita nya.. "


Lida:" Mas?? Aku menautkan alisku..


Eko:" Iya, jangan panggil Bapak lagi, mas gak suka, sekarang kamu istri mas, bukan murid mas. "


Lida:" Baik lah mas... "


Flashback On


Saat aku pertama masuk di kelas semester 6 ini, ku lihat sepertinya mereka anak-anak yang kompak. Walaupun baru pertama lihat tapi aku sudah tau kalau mereka semua adalah anak-anak pintar.


Ketika sudah berjalan 10 menit, ada siawa yang telat, dan aku memarahinya, dan aku mengusirnya dari kelas. Setelah jam kelas usai, aku berjalan melewati taman kampus, ku lihat anak itu tertawa riang sambil menonton drakor?..


What???


Udah aku kasih hukum malah dia ngelunjak, jadi lah aki menyerangnya dengan kata sindiran.


✏️✏️ Segini dulu ya kak, mata green tinggal 1.55 watt lagi, demi readees tersayang Green rela ngetik tadi malam supaya bisa memberikan kejutan pagi yang manis, dan setelah green lihat dari komen nya lumayan bagus sih ya..


Oh iya, sekalian mumpung green ingat, mungkin materi Lida ini agak lebih panjang dari hana, kalau memang ada yang gak suka gapapa kalo mau di unfav.


Kalo ada yang komen thor cerotanya kepanjangan gak habis2 kayak sineteron mungkin bisa juga green persingkat ceritanya ye kan? tapi ya itu gak akan dapet feel nya..


Green selalu berusaha memberikan yang terbaik pada pembaca, mungkin kalo kakak2 semua gak mau cerita nya cepet tamat, ya green sih berharap berkomentar lah secara bijak, Green menerima kritikan dan akan green perbaiki,


Tapi ketika membaca komentar yang menjatuhkan, Green yakin lah, bukan hanya green, tapi para author yang laen jug pasti akan merasa tersinggung. Banyak kesalahan yang terjadi itu biasa, karena kami juga bukan ahli, kami hanya pemula yang berusaha selalu menyuguhkan yang terbaik untuk kalian semua.


Salam sayang saya untuk semua kakak pembaca.. Luph yu kak... 😘😘

__ADS_1


__ADS_2