Terlambat jatuh cinta

Terlambat jatuh cinta
Hampir first Kiss


__ADS_3

Setelah menjalani prosesi ijab qabul, kami kembali ke kamar untuk beristirahat dulu sebelum mengganti pakaian resepsi, resepsi nya akan diadakan pada jam 3 sore, jadi masih ada waktu 2 jam untuk kami istirahat dan 2 jam untuk bersiap-siap.


Saat ini aku sedang berada di kamar bersama suamiku...Aku malu sekali berdua dikamar dengan mas Rizal...


Kami masing-masing duduk di ujung tempat tidur. Aku gemetar mengingat aku baru saja menjadi istri sungguhan...ahahaha yang kemarin itu mungkin ecek-ecek kali ya..


Mas Rizal datang mendekat padaku, duduk di sampingku. Aku yang malu luar biasa hanya bisa tersenyum sambil memalingkan wajahku darinya.


"ehemmm..." dia berdehem.. "emmm kita kan sudah menikah ni, apa boleh tuan tampan ini menggenggam tangan puteri?"


aaaaaaa....aku berteriak dalam hati, dan ku angguki pertanyaannya.


"Kenapa harus minta izin? Hana istrinya mas kan? Jadi datang lah sesuka mas."


Aku beranikan diriku untuk melihat wajahnya. Mungkin dia melihat wajahku yang benar-benar merah menahan malu, lalu mas Rizal menggenggam tanganku. Ada getaran disana tapi entah siapa yang gemetar, jadi kami saling pandang dan akhirnya tertawa bersama mengingat kami tak dapat menutupi gugup yang kami rasakan.


"Mas ingin memelukmu sayang..." Mas Rizal berbisik padaku.


Uuuuuugghhh,,,,dia berbisik lembut ditelinga ku, aku sungguh mau meledak rasanya. Senyuman ku tak pernah pudar menghiasi wajahku, aku kembali mengangguk. Dan akhirnya aku jatuh dalam pelukan hangatnya. Dia mendekap ku erat sekali sambil sesekali mencium puncah kepalaku.


Aku tiba-tiba merasa sedih, apakah begini rasanya di peluk suami? Hingga aku tak sadar aku meneteskan air mata dan membasahi bajunya.

__ADS_1


"Kamu kenapa sayang?" dia melihat kearah ku.


"Hana Bahagia mas,,terimakasih karna mas udah mau menerima Hana.."


"Mas yang terimakasih sama kamu karena kamu udah mau terima cinta mas setelah sekian lama mas menunggumu."


Aku tersenyum, dan kembali membenamkan wajahku ke dada bidang nya, perasaan ini sungguh luar biasa pikirku, perasaan mencintai dan di cintai memang sangat luar biasa.


Rasa yang tak pernah aku dapatkan dari orang terdahulu, tapi aku dapatkan sekarang bersama orang yang sangat mencintaiku.


Mas Rizal menepuk-nepuk bahuku agar aku berhenti menangis.


"Kamu gak berenti menangis apa kamu gak bahagia nikah sama mas?"


"Ya udah berenti nangis nya, tuan tampan ini tak ingin melihat istrinya menangis."


Aku mengangguk pelan dan mengusap sisa air mata ku.


"Mas mau ambil yang kamu kasih kemarin donk.."


Aku mengerutkan Alis ku, perasaan aku tak ingin memberinya apa-apa deh. "Apa?" tamyaku penasaran.

__ADS_1


Mas Rizal menatapku dan menyentuh bibirku dengan ibu jarinya. Aku tersenyum mengerti apa yang di maksudnya dan aku mengangguk tanda setuju. Dalam hati aku sungguh gugup menghadapi ini, bagai mana caranyanya? aku bingung karena ini adalah hal pertama bagiku. Ikuti saja alurnya pikirku..


Perlahan dia mendekatkan wajahnya padaku,semakin dekat dan terus mendekat... saat hidung kami sudah bersentuhan dan sedikit lagi akan menyatu...


Tok tok tok...


Kami berdua sontak terkejut dan saling mendorong.


"Ya??" Jawabku tergagap.


"Nak, kalian berdua harus maka dulu untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap fit saat acara sampai selesai." kata Ibu dari balik pintu.


"Iya bu, sebentar kami turun."


Ahahaha...batal deh first kiss nya aku. Ku lihat mas Rizal pun sedikit kecewa, lalu aku mengajaknya turun untuk makan dan di angguki nya. Sebelum sampai pintu kamar aku memanggilnya.


"Mas tunggu, sepertinya kamu meninggalkan sesuatu."


"Apa?" tanya nya bingung.


Aku berjalan kearahnya dan Cup.... aku mencium pipi nya lalu aku berjalan keluar kamar meninggalkan dia yang mematung..

__ADS_1


✏️✏️berbunga2 banget gak sih?? Author kok liat ada banyak bunga kelap kelip disekitar author ini...πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


Like n Coment please...


__ADS_2