
Setelah mereka saling bertukar informasi, maka di berikan waktu untuk Kedua calon pulang kerumah masing2 dan diberikan tenggang waktu untuk berpikir atau istikharah, kemudian jika pasangan sudah merasa cocok maka akan dilanjutkan pada proses selanjutnya yaitu kapan waktu khitbah dan proses selanjutnya.
Mereka berdua sepakat untuk berfikir seminggu kemudian baru bertemu lagi, dan pada saat itu lah nanti masing-masing dari mereka akan menjawab apakah hubungan ini di lanjutkan atau berhenti disini.
Seminggu pun berlalu,...
YAH, ketika proses ta’aruf menjadi pilihan untuk menuju pernikahan menyempurnakan separuh agama. Menjemput pasangan hidup, bidadari dunia dan akhirat. Perlu adanya persiapaan bekal untuk sebuah proses pernikahan.
Ikatan khitbah lebih di kenal dalam Islam, sementara dalam lingkungan masyarakat dikenal sebagai ikatan pertunangan. Ada salah dlam pemahaman yang menyebar di khalayak ramai. Yaitu ketika tunangan dianggap sebagai setengah menikah. Dalam artian mereka sudah seperti suami istri. Boleh pergi berduana dan lain sebagainya.
Namun, sebenarnya itu salah. Dalam islam masih ada batasan meskipun setelah di khitbah. Khitbah adalah janji untuk menikah, tidak lebih dari itu.
__ADS_1
Jadi, secara syar’i mereka bukanlah setengah resmi sebagai suami isteri. Akan tetapi, hanyalah dua pihak yang saling berjanji untuk melangsungkan pernikahan. Secara syar’i masih terbuka peluang bagi keduanya untuk memutuskan atau tidak melanjutkan ke pernikahan.
Banyak yang menyalahgunakan ta’aruf untuk mengikat si cewek supaya nggak nikah sama yang lain, padahal si cowok ini belum siap untuk menikah dalam waktu dekat. Tentunya hal ini sangat merugikan bagi si cewek karena ia jadi ‘digantungin’ tanpa ada kejelasan status mengenai pernikahannya. Makanya, Islam juga mengatur jarak antara proses ta’aruf dengan khitbah atau lamaran ini nggak boleh terlalu lama. Pada umumnya, sekitar satu sampai tiga minggu saja dari mulai perkenalan hingga akhirnya lamaran secara resmi.
Jadi hari ini Lidya maupun Rudi akan memberikan jawaban mereka untuk kelangsungan hubungan mereka,
Eko:" Jadi gimana dengan Lidya? Apakah kamu mau melanjutkan hubungan ini?"
Lidya pun dengan mantap menganggukkan kepalanya.
Rudi:" Ya, saya menerima Lidya sebagai calon istri saya pak.."
__ADS_1
Eko:" Baik lah, karena mereka berdua telah menyetujui perjodohan ini, maka saya akan bertanya pada Rudi mewakili keluarga Lidya, kapan pastinya Rudi akan melamar Lidya?"
Rudi:" 3 hari lagi, setelah saya melamar Lidya, saya akan kembali ke Ausi untuk persiapan wisuda sekitar 2 minggu. dan bulan depan awal saya akan mengurus berkas pernikahan, kebetulan bulan depan ulang tahun Lidya Saya memilih tanggal 26 okt untuk tanggal akad nikah dan resepsi"
Eko:" Bagai mana dengan kamu Lidya?"
Lidya:" saya bisa pak, saya akan mengurus berkas-berkas pernikahan yang ada disini."
Eko:" Baik lah, kita sudah sepakat untuk acara pernikahan di adakan tanggal 26 okt. Jadi untuk ibu dan bapak Lidya sudah bisa bersiap-siap ya mengurus segala hal untuk pernikahan Lidya dan Rudi."
Dan setelah pertemuan malam ini, Lidya dan Rudi di sibukkan dengan kesibukan masing-masing, sampai hari H pernikahan mereka.
__ADS_1
✏️✏️Green butuh dukungan loh kak,,
oh ya, setelah pernikahan Lidya dan Rudi apa kita tamat kan aja kali ya...toh mereka udah dapet pasangan masing2..😀😁