
"Kamu kenapa?" tanya Rizal penasaran.
"Hana takut.." wajahku berubah pucat.
"Hal itu kan biasa dilakukan pasangan suami istri sayang..."
"Boleh gak ditunda dulu mas? pun sekarang Hana lagi datang bulan."
"Kamu datang bulan?? yah...gagal deh buat Rizal junior.."
"Kan masih ada lain waktu mas,." Pintaku padanya.
" Ya udah, tapi hal-hal yang seperti tadi jangan di larang dong, mas kan..." dengan nada berat dia memohon padaku.
Aku yang memang gugup beneran gak bisa bilang apa-apa karena aku juga gak bisa nolak permintaan suami. Jadi aku hanya mengangguk saja.
Masih dalam keadaan berbaring dia menarik pinggangku dan menempatkan tubuhnya di atas ku. Aku memandangi wajahnya yang menurutku berkharisma..Senyum mematikan dia torehkan di bibirnya. Dan berlanjut lah adegan tadi. Dengan nafas yang memburu dia mencium bibirku, lalu turun ke leherku yang membuat aku kegelian. Eh.. ada yang aneh dari ciumannya, kok terasa sakit ya? tapi semakin lama semakin memabukkan. Di belai sayang setiap inci tubuhku.... dia menikmati perannya sebagai suami, tetapi karena sedang berhalangan dia harus menekan keinginannya untuk beribadah sama istri.
Malam ini tak banyak yang dapat di lakukan, sebenarnya jauh dari kata puas buat mas Rizal menikmati malam pengantin, haha...
Apalah daya ku, bukan aku yang meminta, tapi memang sudah jadwalnya.
RIZAL POV
__ADS_1
Setelah sedikit puas aku bermain-main dengannya, tapi tidak juga puas, karena hasrat ku belum tertuntaskan. Tapi mau gimana lagi memang sudah ketentuan. Tak dapat di ganggu gugat.
Aku tidur disampingnya setelah ia tertidur kecapean berjam-jam berdiri menghadapi tamu undangan. Ku lihat wajahnya yang cantik menurutku, ku belai sayang pipi halusnya yang kalau lagi malu merah merona seperti tomat.
Aku menatap tubuhnya yang penuh dengan lukisan ku. Aku terkikik geli melihatnya, entah dia sadar atau tidak, besok mungkin dia akan memarahiku.
Tapi yang gak habis pikir, kenapa sepertinya dia kaku sekali membalas ciumanku? Seharusnya dia lebih ahli dong, karena dia pasti sering melakukannya dengan mantan suaminya. kelakuannya seperti orang yang belum pernah melakukan apapun.
Yang malu lah, gemetar lah, aku jadi ingin sekali menjahili nya. Ku tatap wajahnya yang sangat adem saat tidur, rasanya aku bersyukur sekali aku bisa menikahi wanita ini. Polos sekali batinku.
Aku akan bersabar menunggu malam pengantin kita sayang, aku gak akan menuntut banyak darimu jika kamu belum siap, aku tau kegagalan rumah tanggamu dulu pasti memberikan dampak padamu. Tapi jangan berlama-lama juga tamunya, aku kan udah gak sabar pengen di manja sama kamu..eh, tapi mana bisa dia di cepatin ya..haha bodohnya aku.
Aku keluar dari kamar, ku lihat jam menunjukkan pukul 11 malam, masih banyak keluarga yang berkumpul diruang tengah, jadi aku pun ikut bergabung dengan mereka.
"cuit cuiiiitttt...penganten baru kok keluar kamar? gak ehem ehem??" Lida, adik iparku meledek.
"Kenapa kamu keluar? Istrimu mana?" tanya ibu mertuaku.
"Udah tidur bu,,"
"Kok cepet kali? kan seharusnya kalian buatin ibu cucu.."
"Lagi di blokir bu.."
__ADS_1
"Maksud kamu?" ayah yang penasaran.
"Lagi ada tamu bulanan..." kataku murung.
Lida yang mendengar ucapan ku tertawa geli. begitupun dengan keluarga yang lain.
"Sabar ya nak, ujian..." kata ayah menepuk bahuku.
"wah wah wah..kasian banget menantuku,,gak dapet jatah malam pertama...hihihi" tambah paman mengejek.
"Gapapa,, nanti kalo jalannya udah gak di blokir lagi, kamu gas poll biar langsung jadi. Oke" bibi menyemangati ku.
Aku dan keluarga lainnya tertawa bersama. Ternyata begini ya memiliki keluarga yang utuh. Aku senang dan bahagia.
"Sudah, balik tidur sana, kamu pasti capek. Nanti kalau udah gak di blokir kamu akan dapet hadiah karna mematuhi pemblokiran jalan." ibu tersenyum geli.
Aku menuruti kata ibu, emang nya apa hadiahnya? aku hanya menggelengkan kepalaku seraya menaiki tangga untuk kembali istirahat.
Setelah kembali ke tempat tidur, aku mencium kening istriku yang telah tertidur pulas. Aku berdoa semoga hadiah yang ku dapatkan karena pemblokiran ini adalah hadiah terbaik. Aku menantikannya.
Rizal POV END
βοΈβοΈkira2 apa ya hadiahnya,,?π€
__ADS_1
Ada yang tau??ππ
Like komennya kakak...πππ