Terlambat jatuh cinta

Terlambat jatuh cinta
perasaan Fira


__ADS_3

hari ini Fira berencana untuk menyatakan perasaan nya pada Uzi, jadi dia mempersiapkan diri dengan baik, detak jantung yang bertalu-talu mengiringi perjalanan nya ke sekolah dengan di bonceng Uzi seperti hari-hari biasanya.


Senyum tak pernah lepas dari bibir Fira tatkala dia membayangkan kalau Izi menerima cintanya, kenapa dia berfikir seperri itu? ya karena Fira yakin kalau Uzi juga memiliki perasaan yang sama padanya.


Betapa perhatian nya Uzi pada Fira, rasa sayang yang Fira anggap selama ini adalah sayang bukan sebagai adik kakak, tapi lebih kepada laki-laki dan perempuan.


Fira:" Zi, pulang sekolah ke danau yuk"


Uzi:" Ngapain?"


Fira:" Udah lama kita gak kesana kan? Semenjak masuk SMA kita jarang maen kesana lagi.."


Uzi:" Ya udah, nanti pulang sekolah ya."


Fira:" Oke..."


Fira tersenyum lebar saat Uzi menerima permintaan nya, dalam hati Fira berdoa supaya hubungannya dengan Uzi bisa berjalan lancar.

__ADS_1


Rasanya lama sekali hari ini waktu berjalan, tak sabar rasa nya fira celat-cepat ingin menyatakannya pada Uzi, karena Fira sudah menunggu moment ini cukup lama.


Sepulang sekolah, seperti yang di janjikan, mereka berdua pergi ke danau tempat dimana mereka sering bermain sejak kecil.


Tak ada banyak perubahan di danau ini, bedanya sejarang semakin cantik dan terawat, karena pihak terkait sudah berusaha untuk menjadikan danau ini sebagai tempat wisata yang di gratiskan.


Mereka duduk di salah satu bangku yang ada di bawah pohon tak jauh dari danau, menatap lurus kedepan, menikmati indahnya pemandangan.


Mungkin ini adalah waktu yang tepat bagi Fira menyatakan perasaan nya.


Uzi:" Emmm??" Uzi menoleh ke arah Fira.


Tapi yang di tatap malah menatap lurus kedepan dan tak lama menunduk seraya memilin ujung baju seragamnya yang di keluarkan dari rok nya.


Uzi:" Kenapa?"


Fira:" Sebenar nya aku suka kamu,, udah lama,,"

__ADS_1


Fira berhenti sejenak, lalu menoleh ke arah Uzi yang menatapnya. Manik kedua nya bertemu, yang satu memiliki tatapan mata yang menegaskan bahwa yang di katakan nya adalah sebuah kejujuran, dan yang satu lagi adalah tatapan penuh dengan pertanyaan.


Fira:" Pasti kamu bingung ya? hehe,, maaf, aku udah nyimpan perasaan ini sama kamu sejak aku mengenal arti rasa suka pada lawan jenis."


Uzi:" Tapi kita kan sahabatab dari kecil Fir.."


Fira:" Aku tau,, tapi aku juga gak bisa bohongi perasaan aku, kalau aku menyukai kamu, dan menganggap hubungan kita lebih dari sekedar sahabat."


Uzi:" Tapi maaf, aku gak punya perasaan apa-apa ke kamu,, aku cuma nganggep kamu gak lebih dari sahabat Fir.."


Fira:" iya udah, gapapa, aku hanya menyampaikan apa yang aku rasakan aja."


Fira tersenyum di depan Uzi, tapi siapa sangka bahwa dalam hatinya dia menangis pilu, perasaan yang di jaga nya hingga kini, tapi tak berbalas. Apalah daya Fira yang hanya di anggap sebatas sahabat.


Sampai mereka pulang, hanya keheningan yang tercipta, tak ada candaan dan tawa yang terjalin karena kecanggungan.


Setelah pengakuan yang tak mendapat balasan, Fira sudah mempersiapkan hal yang memang tidak dia beri tahukan pada sahabatnya, Fira sudah meyakinkan diri sebelum dia menyatakan perasaannya, jika memang dia di terima maka dia akan menetap dan kuliah di kampus yang sama dengan Uzi. Tapi jika memang dia tak di terima maka dia sudah menyiapkan beasiswa untuk ke luar negri..

__ADS_1


__ADS_2