
"Matanya gak bisa melirik mah... Yaudah obatin dulu kaki papa, papa mau bicara sama mama." ujar Papa yang masih merintih karna kesandung.
Sambil ngolesin obat..."Emang papa mau bicara apa?" Tanya Mama yang penasaran.
"Surya ma, ternyata dia nikah lagi, padahal belum lagi setahun dia nikah sama Hana.." kata papa sambil menerawang.
Mama yang mendengar penuturan papa lantas terdiam, tapi tangan yang lagi ngolesin salep ke kaki papa malah menekan sekuat tenaga sehingga membuat papa terlonjak dari tempat duduknya..
"Mamah udah gak sayang lagi ya sama papa? kaki papa lagi sakit ma..masak mama tekan pake tenaga dalam sih.." papa mengaduh kesakitan.
"Kaki papa gak sebanding sakitnya dengan hati menantu kita Hana pah,," Berlinanglah airmata mama, mengetahui perlakuan anaknya dengan Hana.
"Mama tenang aja, papa akan cabik-cabik itu rambutnya pake singso rumput biar bocel-bocel sekalian dia itu."
Melihat ke arah papa dengan mata elangnya "Mama serius, papa bisa gak jangan becanda? Ini masalah rumah tangga anak kita pah...?!"
__ADS_1
"iya-iya maaf, papa cuma mau buat mama tidak terlalu stres aj mikirin anak nakal itu. Terus apa yang harus kita lakuin?"
"Gak ada." sambil berlalu meletakkan lagi kotak obat ketempatnya.
"Tadi drama nya luar biasa, kenapa mama bilang gak ada yang bisa di lakuin? mama belain Surya?"
Mama duduk di samping papa."Bukan gitu pah, ini masalah rumah tangga anak kita, Hana juga gak ada cerita sama kita, mama mau anak-anak bersikap dewasa. Untuk Hana, mama tau Hana pasti punya cara sendiri untuk mengatasi masalah ini, mama yakin kalau Hana udah gak sanggup lagi dia pasti cerita sama kita. Baru kita bisa bertindak pa.." mama menjelaskan panjang kali lenar sama dengan luas.
"baiklah, papa akan suruh orang untuk mencari informasi tentang mereka, jika terjadi sesuatu sama Hana, papa akan bertindak.
" iya mah..
Flashback Off
"jadi gitu nak, mama gak ingin terlalu mencampuri urusan rumah tangga anak mama, mama yakin ketika kamu merasa gak sanggup kamu akan kemari nak..
__ADS_1
"makasih ya mama sama papa udah peduliin Hana.."
Aku memeluk mama sambil terisak.
"iya sayang, udah tugas orang tua kayagitu."
"Besok papa sama mama mau kerumah mu, kita akan mengadakan sidang, jadi telpon besan papa untuk datang juga, kita akan diakusi jalan terbaik."
" iya pah, nanti Hana hubungi mereka.
" ya udah , udah malam ini, ayok kita istirahat."
"Iya ma.."
Tanpa menunggu berlama-lama akupun menelepon ayah dan ibu, mengatakan bahwa besok mereka harus datang kerumah untuk acara persidangan kami. Dan ayah pun menyetujui nya,
__ADS_1
Dalam hati aku berkata, Ya Allah, aku tak sanggup lagi memikul beban berat ini, jika memang ini adalah jalanmu, maka maafkan lah kami karena telah berpisah. Alu memohon ampun padamu ya Allah, berikanlah kami jalan terbaik. Anak dalam Kandungan Iren tidak bersalah, tak ada yang salah. Merekapun melakukannya dalam hubungan pernikahan. Egoiskah aku jika aku menginginkan rumah tanggaku utuh ya Allah? Sedanhkan hatiku tak ingin berbagi suami, tapi mereka juga tak mungkin berpisah, tunjukkanlah jalan kebenaran, jalan keadilan buatku ya Allah...