Terlambat jatuh cinta

Terlambat jatuh cinta
Berita mengejutkan


__ADS_3

Surya POV


Loh, pintu kamar Iren kok tebuka? ada tamu kah? Aku perlahan jalan mendekati ruang rawat Iren. Tak kusangka rupanya ada Hana disini. Mau apa dia? Apa dia mau menyakiti Iren lagi?


Aku berjalan sangat pelan, tak sengaja aku mendengar percakapan mereka, Iren sengaja membuat dirinya terluka hanya agar aku bercerai dari Hana?


Aku terdiam berdiri di tempat. Aku mendengar semua percakapan mereka, sungguh aku tak menyangka, orang yang sangat aku cintai tega melakukan hal di luar nalar seperti itu.


Apalagi sekarang ternyata Aku telah memiliki rasa pada Hana, sungguh terlambat sekali perasaanku datang, kenapa harus setelah kami berpisah Aku baru menyadari cintaku telah tumbuh?


Tak lama Hana keluar dengan Lida, aku masih terpaku di tempat ku berdiri dan tak tau mau bilang apa, sampai dia menegurku untuk pamit, aku berusaha untuk tak emosi saat memasuki ruangan Iren..


Di dalam ruangan, aku berjalan mendekati Iren, ku lihat wajah terkejutnya melihatku melangkah masuk. Dia terdiam menundukkan kepalanya.


"Aku sudah dengar semuanya. Apalagi yang bisa kamu jelaskan sama Aku?"


"Aku gak mau kehilangan kamu Mas, aku mencintai kamu, hanya aku yang boleh miliki kamu, gak boleh orang lain." Dia terisak


"Tapi apa dengan cara kamu memfitnah Hana?? Apa kamu sadar kalo kamu udah membunuh anak kita?!" Aku berteriak padanya

__ADS_1


Dia terkejut luar biasa. Dia tak dapat menghentikan tangis nya.


"Maafkan Aku mas, Aku sungguh sangat mencintaimu, tak ada lagi orang di dunia ini yang perduli padaku, hanya kamu satu-satunya yang aku punya, hanya kamu yang mencintai aku. Dan aku gak mau cinta kamu terbagi mas..." Dia memegang tangan ku.


Tapi emosi ku perlu di keluarkan, rasanya kepalaku mau meledak, tak habis pikir aku Iren tega melakukan hal itu, tega menyakiti dirinya sendiri, bahkan menghilangkan calon buah hati yang saat ini aku tunggu-tunggu kehadirannya.


Dia menangis tersedu-sedu. Sedih sekali, tapi aku juga marah padanya, seharusnya dia tak melakukan hal itu,


"Tak bisakah kamu melihat kebaikan Hana? Walaupun berulang kali aku menyakitinya tapi dia tak pernah menyakiti aku, dia tak pernah menyakitimu. Dia selalu memilih untuk mengalah. Bahkan sampai kami bercerai, aku belum sedikitpun menyentuhnya."


"Maafkan aku mas...Aku salah.." huhuhu


Rupanya dokter datang keruangan memberitahukan hasil dari kecelakaan itu,


"Permisi, selamat pagi..Kenapa Ibu Iren menangis?" Tanya Dokter yang baru masuk


"Biasa dok, dia sedih karena kehilangan anaknya."


"Itu hal biasa Pak, mengingat itu adalah calon anak pertama, banyak ibu-ibu muda yang merasa stres karena keguguran, jadi untuk ibu Iren tolong emosinya di jaga, agar bisa cepat pulih ya."

__ADS_1


"Baik dok,"


"Sekarang mari kita lihat hasil USG ibu Iren,.."


Doter lama sekali terdiam, raut wajah nya menunjukkan kesedihan. Aku mengerutkan keningku penasaran.


"Ada apa dok? Apa ada masalah?"


"Begini Pak, Bu, berdasarkan hasil pemerisaan kami, akibat luka di dalam rahim istri bapak karna kejadian kemarin, kemungkinan untuk istri bapak hamil sangat kecil, hanya sekitar 5% kemungkinan bisa hamil lagi."


Jeder.....


Hatiku hancur mendengarnya, kenapa? Apa aku tak bisa punya anak lagi?


"Jadi istri saya gak bisa Hamil lagi dok?"


"Bisa pak, tapi kemungkinannya kecil sekali, hanya 5%. berdoalah semoga ada keajaiban yang di berikan Allah pada Istri bapak. kalau begitu saya permisi dulu."


"Terimakaaih dok..."

__ADS_1


__ADS_2