
Toko Pastry Marissa Bianchi Shibuya Tokyo Jepang
"Enak saja bilang aku pakai susuk! Bentuknya kayak apa juga aku nggak tahu mas!" bentak Sakura kesal kakaknya main njeplak tidak jelas. Gadis itu lalu berjalan menuruni tangga.
"Lha habis. Kamu itu seperti ada magnetnya di duo morotin itu!" Shinichi pun menyusul adiknya yang sudah auto ngambek.
"Mas Shin menyebalkan!"
***
Raffa mendorong tubuh kakaknya hingga membentur mobilnya dengan perasaan kesal dan marah luar biasa.
"Apa maksudmu pegang-pegang tangan Sakura? Hah!" bentak Raffa ke Alessandro yang hanya menatap adiknya tenang. "Sakura itu adalah milikku! Milikku!"
"Tapi kamu kan ditolak olehnya!"
"Ditolak bukan berarti aku menyerah, big bro! Jangan sekali-kali kamu dekati Sakura!"
"Kalau aku suka dengan dia, bagaimana?"
Raffa langsung melayangkan tinjunya ke wajah Alessandro yang tidak membalas pukulan adiknya. Pria bertato itu hanya memegang rahangnya yang kena bogem Raffa.
"Cari cewek lain tapi bukan Sakura Park!" Raffa pun pergi meninggalkan Alessandro yang hanya tersenyum smirk seolah bukan masalah diberikan tanda mata dari adiknya.
Alessandro pun masuk ke dalam mobilnya lalu menjalankan meninggalkan parkiran toko pastry.
***
Sakura masih mode ngambek dan Shinichi pun berusaha keras merayu adiknya. Payahnya Sakura mewarisi sifat ngambek lama seperti Oma Kristal nya dan butuh waktu agar membuat dirinya tidak ngambek.
__ADS_1
"Oh come on kembang mawar, jangan pundungan gitu dong! Mas Shin kan jadi bingung!"
Sakura masih mode merajuk dengan tangan bersedekap dan menatap judes ke Shinichi.
"Lho? Kalian berdua kenapa? Sakura? Apa kamu yakin bangun di sisi tempat tidur yang benar? Kenapa hari ini banyak kejadian? Apa hubungannya dua pria Italia tadi dengan kamu? Apa keduanya suka sama kamu?" berondong Marissa saat duduk bersama dengan dua cucunya.
"Ini lho Oma. Anak pundungan" adu Shinichi.
"Kenapa kamu ngambek?"
"Mas Shin bilang aku pakai susuk apa bikin dua bersaudara Moretti itu ngejar aku."
Marissa menatap tajam ke Shinichi dan mengeplak bahu cucu imut nya itu. "Yang benar saja Shin! Oma cuma tahu susuk konde!"
"Tusuk konde Oma" ralat Shinichi.
"Oma, Sakura juga tidak tahu kenapa mereka berdua itu. Sakura merasa tidak memberitahukan apapun. Sakura kan nggak secantik Deya, mbak duo G atau mbak Dira."
"Sakura, pria itu tidak hanya melihat fisik saja tapi juga melihat inner beauty yang ada didalam diri wanita itu. Contoh Oom Luca. Yang naksir banyak, yang merayu gombal juga tapi bagi Oom Luca tidak ada yang menarik hati. Berbeda saat pertama kali melihat Tante Emi, ada sesuatu yang membuat Oom Luca tahu kalau ini wanita idamannya. Tante Emi cantik tapi galak kan?"
"Iya sih Oma. Tante Emi judes, muka dingin dan aura Yakuza nya kental banget" celetuk Shinichi.
"Nah iya. Tidak semua orang bisa menghadapi Tante Emi tapi Oom Luca tidak perduli dan akhirnya luluh juga. You see, pria Italia itu sangat persisten jika berhubungan dengan wanita yang disukainya. Oma tahu karena Oma menikah dengan pria Italia." Marissa tersenyum ke arah cucu-cucunya.
"Tapi mereka seperti hendak membuat perang Baratayudha jilid kesekian Oma" adu Shinichi.
"Semoga saja tidak, Shin."
Sakura hanya bisa memandang keduanya dengan perasaan galau.
__ADS_1
***
Indramayu Jawa Barat
Arka pulang bersama dengan Arabella, Damian, Ken, Kalila, Radhi dan Raine. Tampak pria imut itu merasa kesal karena kakinya terkena lintah gara-gara Arabella ingin melakukan tanam padi.
Tentu saja para lintah dalam arti harafiah, benar-benar hewan penghisap darah, menempel di kakinya membuat Damian harus melepaskan dari kakinya menggunakan pisau lipatnya.
"Bagaimana acara ke sawahnya Arka?" goda Bima ke arah putranya yang masuk dengan manyun.
"Kena lintah lah! Gara-gara si Kunti satu ini!"
"Kakimu digigit berapa?" kekeh Valentino sambil menikmati camilan.
"Sepuluh ada" timpal Damian yang memasang wajah durjana.
"Wah banyak juga ya... Bagus lah dapat darahmu jadi bisa kenyan" sahut Bima.
Arka hanya melengos lalu menuju kamar mandi.
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
__ADS_1