The Story of Three Brothers

The Story of Three Brothers
Perjalanan Ke Jakarta


__ADS_3

Tokyo Jepang


Pagi ini keluarga Park bersama dengan keluarga Bianchi berangkat menuju Jakarta untuk menghadiri pernikahan Juliet dan Romeo. Luca tidak mengijinkan orang tuanya dan mertuanya ikut ke Jakarta karena faktor kesehatan apalagi usia mereka yang sudah lanjut.


Akhirnya Mario dan Josephine serta Marco dan Marissa plus Takeshi Takara dan Fumiko Kojima memilih untuk menyaksikan dari live streaming yang seperti biasa dilakukan jika ada anggota keluarga yang tidak bisa hadir di acara penting keluarga Pratomo.


Shinichi sendiri sudah meminta ijin ke Profesor Takeda dan asistennya Kedasih Jayanti supaya tidak meributkan kondisi roketnya.


"Kamu sudah pamitan sama Kedasih dan profesor supaya nggak kena marah lagi" tanya Fayza ke putranya saat mereka semua sudah di dalam pesawat milik Al Jordan - Bianchi.


"Sudah dong mommy ku yang cantiknya the one and only. Aku sudah kapok kena marah sama burung merak."


Hideo dan Luca menaikkan sebelah alisnya mendengar ucapan Shinichi.


"Nama asistennya kan Kedasih, Daddy. Jadi sama Shinchan diganti nama burung seenaknya" jelas Luke yang sedang membantu Rin memanaskan ASI yang dibawanya.


"Ya ampun Shin! Jangan suka ganti - ganti nama orang! Sudah Sakura kamu panggil seenaknya, sekarang asisten kamu dipanggil macam-macam!" hardik Hideo gemas.


"Lha namanya bikin otak kreatif aku melanglang buana, Appa. Jangan salahkan daku ... Salahkan kedua orangtuanya si Kedasih dari Jayagiri kasih. nama begitu" elak Shinichi membuat Emi tertawa.


"Ya ampun Shin... Beneran deh! Kamu salah lahir! Harusnya kamu itu jadi anaknya Bima bukan Hideo dan Fay" kekeh Emi.


"Tante Emi, kalau kayak gitu Allah nggak adil dong. Arka sudah ribut tiap hari sama Oom Bima. Kalau aku lahir di rumah Arka, bakalan pusing dong Oom Bima sama Tante Arimbi. Mending aku lahir di appa Hideo dan mommy Fayza, buat rumah ramai. Biar appa nggak kayak kulkas... Ooopppsss!" Shinichi menutup mulutnya.


Hideo hanya mendelik ke arah putranya sedangkan Luca dan Luke tertawa terbahak-bahak. "Memang Shinchan itu diberikan Allah supaya kamu tidak dingin, Hideo" kekeh Luca.


"Yang dingin hanya wajah ku saja, bang" bela Hideo.


"Tapi aura kamu lebih parah dari Luke dan Leia maupun Emi" senyum Luca.


Hideo hanya tersenyum tipis.


***


JFK Airport


Keluarga Blair O'Grady, McCloud dan Dewanata berangkat dari bandara JFK menggunakan pesawat milik keluarga Blair yang memang besar dan bisa menampung sekitar 30 orang penumpang.


Valentino dan Katya D'Angelo bersama dengan Arkananta ikut dalam pesawat mewah itu ke Jakarta. Blaze dan Samuel bersama dengan kedua anak mereka, Rania dan Rasendriya pun ikut serta.


"Jadi kita-kita dikasih rumah masing-masing milik tetua?" tanya Abi ke Rajendra.


"Iya Bi. Kamu bisa tinggal di mansion Giandra atau rumah milik Opa Aryanto yang sudah direnovasi oleh mamimu dan Arimbi."

__ADS_1


"Aku milih di rumah Opa Aryanto saja. Gimana Gandari? Tidak apa-apa kan di rumah opa buyut?" tanya Abi ke istrinya yang sedang menggoda Biana, putri Nadira dan Pedro.


"Hayuk saja. Reana gimana?" Gandari menatap iparnya.


"Ikutan lah di rumah opa buyut. Siapa tahu Nemu harta Karun peninggalan Oma Yuna" senyum Reana. "Kalian berdua, mau di hotel apa ikut kami ke rumah Opa buyut?"


Radeva dan Raveena saling berpandangan. "Rumah Opa Aryanto."


"Lho? Alexis bukannya ikut datang sama si Tomat?" celetuk Bayu.


"Lha kan dia sama bang Tomat. Aku ya milih di rumah Opa lah!" jawab Raveena. "Kapan lagi bisa nginap disana? Kan tidak setiap saat ke Jakarta."


"V, nanti Katya menginap dimana?" tanya Aruna.


"Nginap di rumah Arabella. Aku sudah minta ijin ke Tante Anandhita dan Arabella. Mereka oke, Oom Dapid juga."


"Syukurlah" senyum Aruna.


Rama dan Astuti hanya mengikuti perbincangan mereka sedangkan Savrinadeya dan Devan memilih untuk tidur.


"Ngomong-ngomong Duo Gem datang kan V?" tanya Nadira.


"Datang kok. Ini Gemini dan Michel sudah berangkat. Kalau Gemintang dan Rao sudah bersama dengan Oom Fathir, Tante Fahira dan Pahlevi."


"Kalau Gemini sepertinya sudah Tante. Soalnya Steven laporan kalau Michel dan Gemini mesra sekarang tapi kalau Mintang... jauh dari kata mesra bahkan perang dingin. Kata Pahlevi sih apalagi mereka di ranch, Mintang sih yang tidak mau berdekatan dengan Rao" jawab Valentino.


"Poor Mintang, demi tidak mau ada skandal malah mengorbankan diri ke pernikahan tidak sehat..." gumam Emi.


"Padahal kita tahu Mintang seperti apa anaknya. Bukan tipe cewek yang aneh-aneh perilakunya" sambung Aruna.


"Aku sudah mau hajar si Rao tapi Mintang mencegah aku. Katanya biar dia yang hadapi. Astaghfirullah anak itu!" sungut Bayu.


"Bay, kamu kan tahu sendiri kan kalau mereka tidak minta tolong, kita menunggu" Abiyasa menatap putranya.


"Iya sih tapi... Pokoknya kalau sampai Mintang kenapa-napa, Rao yang aku habisi dulu!"


***


Bandara Soekarno Hatta Indonesia


Dua pesawat milik keluarga Blair O'Grady dan pesawat milik keluarga Al Jordan tiba hampir bersamaan.


Para anggota keluarga itu tampak heboh melihat para anggota keluarga lainnya yang biasanya hanya bertemu di panggilan zoom atau video.

__ADS_1


"Tunggu sebentar lagi. Pesawat Blair satu lagi akan mendarat sebab mereka sudah berangkat dari London sebelum kami" ucap Enzo yang datang bersama dengan Georgina dan kedua anak kembarnya Ken dan Kalila.


"Mereka menjemput Oom Aidan dan Oom Juna?" tanya Abiyasa.


"Yup."


"Kalau begitu kita ke dalam dulu sambil makan" ajak Rama yang tahu wajah putra bungsunya sudah kelaparan lagi.


***


Dua jam kemudian pesawat yang membawa keluarga McCloud dari London, mendarat dengan mulus dan langsung masuk ke hangar milik Giandra Otomotif Co dimana sudah ada pesawat dari keluarga lainnya.


Tampak Arjuna McCloud yang datang bersama istrinya Sekar, Aidan Blair dan Thara Al Azzam, Eagle McCloud dan Sakura Park, turun dari pesawat. Kalila dan Savrinadeya yang melihat sepupunya langsung melambaikan tangan yang dibalas gadis yang sedang dikejar-kejar duo Moretti.


Di belakang mereka turun Direndra dan Raana Blair, Alaric dan Nura Blair, lalu putra putri mereka Damian Blair dan si kembar Radhi dan Rain Blair.


"Halo Dad" sapa Rajendra dan Rama. "Halo mom." Kedua kakak beradik itu menyambut kedua orangtuanya.


Bayu yang melihat Radhi Blair, langsung memeluk sepupunya. "Gimana Charlie McGregor?"


"Pain in the a$$!" umpat Radhi yang juga pembalap F1 dari tim Ferrari termuda yang sedang naik daun. Baru-baru ini, Radhi terlibat tabrakan saat latihan dengan Charlie McGregor yang masih ada hubungan kekerabatan dengan keluarga Blair.


"Tapi dia cute lho" celetuk Kalila yang membuat Radhi melirik judes.


"Who's side are you, Lila? ( kamu ikut mana )" sungut Radhi.


"Eh sudah! Sekalinya ketemu malah ribut" goda Valentino.


"Eh si Kungkang belum datang kan?" tanya Damian.


"Belum. Kenapa?"


"Bagus lah, aku lagi males dengar argumennya yang unfaedah" jawab Damian sambil ngeloyor.


"Memang Kungkang pernah faedah?" balas Arkananta yang disambut tawa sepupunya.


***


Yuhuuuu Up Malam Yaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift

__ADS_1


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2