The Story of Three Brothers

The Story of Three Brothers
Bayu Ngamuk


__ADS_3

Richmond University Hospital, Staten Island


Bayu dan Nadya berlari di koridor rumah sakit dengan wajah panik. Keduanya datang dengan menggunakan helikopter milik keluarga O'Grady dan kali ini Nadya tidak menjadi pilotnya.


Di depan ruang IGD sudah ada Kaia dan Rhett O'Grady yang tampak cemas. Kaia tampak menangis di pelukan suaminya.


"Oma? Opa?" Bayu memeluk kedunya. Nadya celingukan dan melihat ada Omar Zidane disana.


"Omar!" panggil Nadya. "Kok kamu sampai duluan?"


"Aku berada di Hudson tadi dan mendengar Mr O'Grady ditembak unsub, langsung kemari dengan helikopter FBI" jawab Omar Zidane. "Are you okay?"


"NO! I'm not okay! Brengsek! Bakalan aku cincang orang itu!" umpat Nadya.


"Ngantri!" balas Bayu.


"Bagaimana Oom Abi, mas?" tanya Nadya dengan mata berkaca-kaca.


"Masih dioperasi. Kata Opa kena bahunya." Bayu memukul tembok rumah sakit. "FU**! CARI MATI TUH ORANG!"


"Bay, ini rumah sakit..." bisik Omar.


"SCREW IT! I DON'T CARE! WHERE'S MY MOM!" pendelik Bayu ke Omar. "KALIAN ITU BISANYA APA SIH? APA AKU HARUS TURUN TANGAN JUGA? KALAU IYA, JANGAN SEKALI-KALI JAKSA AGUNG, FBI, DAN SEMUA LAW ENFORCEMENT AMERIKA SERIKAT MENUNTUT AKU!"


"Bayu..." panggil Kaia. "Ini video dashcam mobil papamu." Rhett menyerahkan rekaman dashcam Bentley Abiyasa.


"Nad! Bawa MacBook?" tanya Bayu. "Aku tidak percaya FBI bisa menemukan mommyku! Dan jika mommyku sampai kenapa-kenapa... kalian semua aku tuntut!" Mata biru Bayu berkilat marah.


Bayu dan Nadya lalu membuka memory card dari Bently Abi yang memang tidak diserahkan Kaia ke FBI karena dirinya sendiri tidak percaya untuk saat ini.


"Halo Oom Benji..." Bayu langsung menelpon Oomnya. "Iya, wajah Michael Shawn tapi dia ambidextrous seperti Vale dan Leia. Ini Shinichi dan Kedasih sedang mengurai wajah si impostor... GPS mommy ada? Dimana?" Wajah Bayu langsung mengeras. "Aku akan kesana sendiri! Aku cincang dia!"


"Mas! Tunggu! Oom David dan Oom Bima kirim pesan ke aku. Mereka akan bergabung dengan Oom Chris. Ini mereka sudah mendapatkan sinyal Tante Gandari." Nadya membaca pesan di ponselnya.

__ADS_1


"Nad, kamu kan lebih jago bawa helikopter, suruh pilotnya tunggu disini! Kamu dan aku ke lokasi!"


"Bayu, jangan sembarangan! Harus sesuai prosedur!" cegah Omar dan Billy Boyd.


"Persetan dengan prosedur! Nyawa mommyku dalam bahaya!" bentak Bayu.


***


Gedung FBI Plaza Manhattan


"Apa yang kamu inginkan?" tanya Isobel de Garza yang terpaksa turun gunung karena yang diculik adalah salah satu sahabatnya. Saat ini Michael Shawn menghubungi markas FBI di Manhattan New York.


"Kebebasan ku, tidak ada tuntutan dari FBI dan NYPD dengan nyawa nyonya Gandari O'Grady. Wanita Asia ... ralat... wanita Indonesia kesayangan Abiyasa O'Grady..." ucap Michael Shawn. "Aku tahu, FBI dengan bantuan keponakan-keponakan Abiyasa O'Grady sudah mulai dekat denganku... FBI kalah dengan anak kuliahan! Aku salah langkah, mempercayai pengikut ku... yang ternyata membuat aku semakin tenggelam dalam pemberitaan..."


"Michael... ralat, Theodore Lavender..." potong Pedro Pascal yang berhasil mendapatkan nama asli si impostor.


"JANGAN SEBUT NAMA ITU! AKU MEMBENCINYA! NAMA SAMPAH!" bentak Michael Shawn.


"Dimana Michael Shawn asli?" Pedro mengacuhkan protes pria itu. Baru saja dia mendapatkan data dari Shinici Park tentang siapa impostor Michael Shawn.


"Seperti mantan istri mu yang orang Malaysia India? Siapa juga yang betah dengan pria bis3ksual macam kamu yang cenderung ke g@y?" balas Pedro pedas.


"Dan Michael menikahi wanita India itu! Hahahaha, istriku yang bodoh! Dia menikah dengan pria yang berhubungan dengan mantan suaminya! Tentu saja, aku mendapatkan kepuasan tersendiri! Satu tepuk, dua lalat aku dapatkan!" kekeh Michael Shawn.


Isobel dan Pedro saling berpandangan. "Kamu bunuh Michael dan Khatun Mahmuda lalu mengambil uang $10 juta itu untuk membiayai semua pembunuhan? Kamu yang mendorong nya untuk bercerai dengan Michael lalu mengeruk semua kekayaannya dan dipindahkan ke bank tempat kamu bekerja dengan penerima kamu dan setelahnya kamu bunuh Mahmuda. Itu adalah pembunuhan pertama kamu. Lalu kamu membuat cerita seolah Mahmuda sudah bersama dengan kekasihnya yang baru. Padahal selama itu kamu sekap Mahmudah hingga dia meninggal" ucap Isobel yang membaca laporan dari Shinichi di iPad Pedro.


"Anda sangat cerdas Isobel! Mantan istriku yang bodoh itu mengira Michael yang di rumah, adalah suaminya padahal itu aku menggunakan wajah asli Michael!"


Pedro dan Isobel tiba-tiba merasa mual.


"Dan ternyata membunuh itu menyenangkan! Menyaksikan orang membunuh jauh lebih satisfying ( memuaskan ). Ternyata banyak orang yang seperti aku dan aku hanya tinggal sedikit mendorong mereka-mereka yang punya dendam dengan wanita Asia. Bagaimana kamu tahu nama asliku?"


"Karena ada orang yang lebih cerdas darimu, a$$hole!" balas Pedro sambil membaca pesan dari Bayu untuk tetap memancing ego si Michael.

__ADS_1


"Berikan kebebasan ku dan aku akan melepaskan wanita cantik ini meskipun sudah berumur!" Telepon dari Michael pun selesai.


"Apakah kalian bisa melacak?" tanya Isobel ke semua anak buahnya.


"Dia memakai VPN dan IP address acak dan di seluruh dunia, Isobel. Kami tidak bisa menemukannya."


"Tenang saja, Bayu, Omar, Billy, Kapten Chris Bradford, Oom David Satrio dan Oom Bimasena menuju ke lokasi" ucap Pedro yang membaca pesan dari Nadya.


"Bagaimana bisa?" Isobel lalu menyesali ucapannya. "Aku lupa mereka keluarga siapa."


"Yes, Isobel. Yang aku takutkan satu. Bayu mencincang Theodore." Pedro menatap cemas ke bossnya.


***


"Jadi si Theodore itu membunuh mantan istrinya yang menikah dengan Michael Shawn asli, lalu mengambil uang dari harta gono-gini milik mantan istrinya dan membuat dark web lalu membiayai pembunuhan ini untuk memuaskan dirinya?" kesimpulan Bima. "Wong sarap! Wong gendeng!"


Saat ini Bima dan David berada dalam helikopter milik NYPD yang menuju Staten Island untuk bergabung dengan Bayu, Omar dan Billy Boyd.


"Kalau ora gendeng, ora bakalan sarap ( kalau nggak edan, ora bakalan gila )" kekeh David.


"Aku harap si Theodore bisa ditangkap hidup-hidup" ucap Chris.


"Kamu takut Bayu akan mencincangnya mengingat dia menculik Mbak Gandari?" tanya Bima.


"Yup. Dan aku yakin bakalan dia kirim ke Empang nya Luke." Chris menatap para iparnya.


***


Yuhuuuu Up Malam Yaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift

__ADS_1


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2