The Story of Three Brothers

The Story of Three Brothers
Carenya Trio Kampret


__ADS_3

Harvard University


Valentino dan Katya sedang menikmati acara minum kopi ketika notifikasi ponselnya berbunyi. Wajah pria itu memucat saat membaca pesan disana.


"Ada apa Val?" tanya Katya yang melihat kekasihnya tampak panik.


"Sepupuku... kecelakaan..."


"Dimana?"


"Palermo Italia. Padahal baru pulang dari Queensland Australia." Valentino menelpon Arkananta. "Ka, Gemini kecelakaan."


"Iya. Aku juga barusan mendapatkan kabar dari Shinchan. Katanya Oom Hideo dan Tante Fayza akan segera ke Palermo."


"Belum dapat update ya?"


"Iris tewas Val."


"Innalilahi." Valentino mengusap wajahnya. "Gemini?"


"Survive tapi belum tahu kondisinya."


"Ada apa Valentino?" tanya Katya. "Siapa yang meninggal?"


"Lho ada Katya? Kamu di Harvard?!" seru Arkananta yang membuat Valentino harus menjauhkan ponselnya.


"Ini kan libur nasional Kampret! Jadi aku ngapel lah! Semoga Gemini tidak apa-apa... Lukanya juga tidak serius."


"Aamiin. Ini info dari Juan Pablo, asistennya Gemini di PRC Group Italia, yang menabrak Gemini adalah salah satu pengusaha anggur Sisilia. Sekarang di rumah sakit" Arka menatap pesan dari iPad nya. "Gemini lagi dioperasi."


"Siapa? Apakah Bang Dante dan bang Tomat tahu?"


"Tentu saja tahu! Namanya Michel de Luca."


Valentino mengetik di MacBook nya untuk mencari tahu Michel de Luca dan pria itu terkejut melihat foto Michel bersama dengan Antonio Bianchi dan Dante Mancini. "Astaghfirullah, Arka. Michel berteman baik dengan bang Inferno dan bang Tomat!"


"Aku juga melihat nya V. Apa menurut mu Michel akan dihajar bang Inferno atau bang Tomat?"


"Aku tidak tahu Arka. Mungkin malah mbak Leia yang maju duluan..." Valentino menatap Katya dengan wajah bergidik membuat gadis itu bingung. "Kakakku cucu Yakuza, Kay."


Bibir Katya hanya membentuk huruf O.


"Semoga Gem tidak apa-apa saja V. Macam Juliet kemarin saja lukanya bukan yang sampai harus amit-amit lumpuh..."


"Arkaaaa! Jangan doain yang jelek-jelek dong bambaaannggg!"


"Eh kita kan nggak tahu V!"


"Sudah deh, aku diberikan updatenya!" Valentino mematikan panggilannya ke Arkananta.


"Gimana Val?" Katya menatap Valentino dengan wajah cemas.


"Sepupuku ditabrak oleh teman baik iparku yang di Turin dan pengawalnya meninggal. Gemini, nama sepupuku, belum tahu kondisinya bagaimana karena masih di ruang operasi."


Katya memegang tangan Valentino. "Insyaallah sepupumu tidak apa-apa, Val."

__ADS_1


Valentino menggenggam tangan Katya. "Aamiin."


***


Apartemen Bayu O'Grady


Arkananta menatap wajah kakaknya yang juga tampak cemas memikirkan Gemini. Sejak Arka memutuskan untuk bekerja di PRC Group Amerika dengan kantor pusat di New York, pria itu tinggal bersama dengan Bayu yang memang sendirian di apartemen tiga kamar itu.


"Sudah ngobrol dengan V?" tanya Bayu.


"Sudah mas."


Bayu mengusap wajahnya kasar. "Gimana sih si Michel bisa menabrak Gemini!"


"Kata Juan Pablo masih dalam penyelidikan polizia dan Michel juga baru keluar dari ruang operasi" jawab Arka membaca pesan dari asisten Gemini itu.


"Oom Haris dan Tante Freya sudah terbang ke Palermo. Tante Freya dan Oom Hideo terbang dari Tokyo... Damn it! Arka, kita ke rumah Opa Ashley!" Bayu bergegas mengambil jaket dan kunci mobil.


"Kenapa mas?"


"Opa Ashley terkena serangan jantung!"


Arka melongo. "Ya Allah!"


***


Tokyo Jepang


Shinichi tampak terkejut membaca kabar dari Arkananta yang berada di rumah sakit untuk menemani Opanya Ashley Sky yang terkena serangan jantung. Shinichi paham Opanya shock mendengar Gemini mengalami kebutaan akibat kecelakaan lalu lintas.


"Apaaaa!" balas adiknya yang sedang berlatih piano. Sakura memang masuk ke Tokyo University of Art memang mengambil major vocal San piano, sedang berlatih untuk perform Minggu depan.


"Opa masuk ke rumah sakit!"


Sakura menghentikan permainan pianonya dan bergegas menghampiri kakaknya. "Opa siapa?" tanyanya mengingat dirinya memiliki banyak Opa.


"Opa Ashley."


"Astaghfirullah! Memang kenapa mas?"


"Dih nih bunga konde kagak ngeh apa! Opa shock dengar Gemini mengalami kebutaan cumiiii! Duh gimana ini... Mommy masih di Palermo..." Shinichi tampak panik dan mondar mandir tidak jelas.


"Mas Shin, aku telpon Oma Kristal dulu. Sudah jangan panik, inhale exhale..." Sakura mengambil ponselnya dan menghubungi Omanya.


"Alhamdulillah Opamu sudah tidak apa-apa, Sakura" ucap Kristal melalui panggilan video oleh gadis itu.


"Omaaaa... Shin ingin kesana Nemani Oma dan Opa..." rengek Shinichi yang membuat Sakura melengos melihat kakaknya berdrama.


"Sudah nggak usah kemari. Ada Bayu, Arka, Nadira, Devan... Banyak orang disini Shin..." senyum Kristal.


"Tapi nggak ada Shin disana..."


Sakura menepuk jidatnya. "Mas Shin, kalau mas disana, yang ada Oma tambah stress lihat kamu drama boy begini!" hardik adiknya.


"Kamu tidak tahu kalau Mas mu yang imut menggemaskan ini pecah otaknya memikirkan Opa, Oma dan Gemini..." Shinichi langsung menangis. "Mommmyyyy!"

__ADS_1


"Astaghfirullah! Shinchan! Kalau kamu mewek begini, mana ada cewek yang mau sama kamu!" kekeh Kristal sambil memegang pelipisnya pusing dengan cucu absurdnya.


"Pasti ada Oma. Kan Shinchan bibit bebet bobot bagus!"


"Tapi gembeng ( cengeng )" sahut Sakura sebal. "Oma, Oma jangan sampai tidak makan ya. Jangan terlambat. Oma juga harus sehat, jangan sampai sakit. Sakura tidak mau Oma ikutan sakit. Nanti kalau ada waktu libur, Sakura dan Mas Shin ke New York."


"Iya sayang. Oma tahu kalian masih sibuk kuliah jadi kalian fokus dulu ya. Doanya saja buat Opa, ya anak imut dan anak cantik." Kristal tersenyum ke kedua cucunya.


***


Rumah Sakit Bellevue New York


Valentino dan Katya D'Angelo datang ke New York untuk membesuk Ashley yang sudah membaik dengan pantauan Joey Bianchi dan Samuel Prasetyo serta dokter jantung disana.


Ashley beruntung mengalami serangan jantung ringan yang segera ditangani hingga tidak menjadi stroke. Apalagi ditunjang dengan gaya hidup sehat selama dua puluh tahun terakhir dengan berhenti merokok, minum alkohol, rutin berolahraga dan selalu mengkonsumsi makanan sehat yang disediakan Kristal, membuat kondisinya tidak memburuk.


Valentino memeluk Oma Kristal yang senang dijenguk cucunya.


"Siapa ini Vale?" tanya Kristal.


"Ini pacar Valentino, namanya Katya D'Angelo."


Katya menyalami Kristal dan Ashley yang masih dirawat.


"D'Angelo?" ucap Ashley pelan. "Apa kamu cucunya Storm?"


"Iya Mr Sky. Opa saya bernama Storm Grimaldi" jawab Katya lembut.


"Panggil Opa saja Katya, kan kamu pacarnya Valentino. Duh, Arka sudah ada Arabella, Valentino sudah ada kamu... Shinichi sendiri yang belum punya pacar dari trio kampret..." gumam Kristal.


"Lara... kalau Shinchan punya pacar, aku bakal bahagia ada cewek yang tabah dengan cucu kita itu..." kekeh Ashley yang sudah bisa menerima kondisi Gemini. Bagaimana pun, Ashley sangat bersyukur cucunya masih hidup.


"Bukankah Shinichi sudah ada cewek yang tabah sama dia?" celetuk Valentino.


"Asistennya itu?" tanya Kristal.


"Iya. Siapa tahu memang cocok. Lagian Oma, aku salut dengan Kedasih. Dipanggil seenaknya juga tabah" kekeh Valentino.


"Memangnya dipanggil apa V?" tanya Ashley.


"Semua jenis burung."


Ashley dan Kristal melongo. "Astagaaa anak itu!"


***


Yuhuuuu Up Malam Yaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_1


Ditunggu episode nya kembang kantil


__ADS_2