Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).

Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).
Berdebat


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


Pintu terbuka,semua orang langsung membungkuk hormat begitu juga dengan biru yg sedikit membungkuk.


Namun, begitu menegak kan wajah nya,mata biru membelalak kaget melihat siapa yang berdiri di hadapan nya sekarang.


Ayah,pantas kah laki-laki yg tengah berdiri gagah di hadapan biru dia panggil ayah, sementara dia tak menganggap kehadiran biru.


"Ikut saya"tanpa basa-basi biru langsung di tarik ke dalam sebuah ruangan,tentu biru tau ruangan apa ini,tentu ruangan yg di khusus kan untuk pemilik restauran.


"Ini kah yg di didik ibu mu?"biru mendongak,menatap ke arah sang ayah dengan binar tak suka,tangan nya mengepal,biru tak suka ada yg berani menanya kan didikan sang ibu,bahkan jika itu ayah nya sendiri.


"Kau dididik untuk menjadi wanita murahan,yg hamil tanpa suami"biru menggigit bibir bawah nya getir,sakit nya berkali-kali lipat, ketika dengan sinis ayah nya merendah kan nya.


"Memang siapa anda berani menanya kan didikan ibu saya,apa kah kita saling mengenal"biru menatap sinis ke arah sang ayah, laki-laki tua yg bernama asli Hartono itu terdiam.


"Anda tak lebih dari laki-laki murahan,yg rela meninggal kan anak istri anda demi wanita lain?kata kan didikan siapa kah yg perlu di pertanya kan sekarang?"biru melangkah maju,menatap tidak suka ke arah laki-laki paruh baya di hadapan nya.


"Jaga ucapan mu biru Anindita fresyah!!"biru menutup telinga nya ketika tuan Hartono membentak nya, sekujur tubuh nya gemetar,namun berbanding terbalik dengan bibir nya yg menyeringai.


"Kenapa? tersinggung?"biru tertawa hambar,cukup!dia terlalu lelah menerima hinaan demi hinaan yg di layang kan orang tua Nya.


"Biru!apa ini didik kan ibu mu!kau menjadi perempuan murahan!berapa harga mu!kata kan pada ayah"pyar!biru membanting gelas kaca di atas meja tuan Hartono.


Perkataan itu bukan hanya menggores harga diri biru sebagai seorang wanita, tetapi juga hati nya,entah laki-laki tua ini sadar atau tidak, perkataan nya berhasil menggores kan sebuah luka lagi.


Ya lagi, karena kepergian sang ayah demi wanita lain,dan tidak menganggap nya ada saja sudah menggores kan luka di hati nya,di tambah hal ini.


Tuan Hartono tak tau keras nya hidup biru selama ini,dia selalu di caci bahkan di hina karena lahir dari keluarga miskin,jika bukan karena beasiswa dari sekolah tempat nya mengenyam pendidikan,mungkin dulu biru tak kan bisa baca tulis.


Ibu nya hanya seorang bartender,tak menjamin kehidupan nya,yg ada malahan mengundang caci dan maki dari masyarakat,biru harus menutup telinga,kala dia melintasi orang-orang yg terbiasa mengejek nya, bagaimana pun dia punya hati,hati nya terlalu lemah untuk di gores.


"Jika sekali lagi anda menghina saya,jangan salah kan saya,jika semua karyawan bahkan pengunjung restauran tau,betapa breng*ek nya anda"ancaman biru berhasil membuat tuan Hartono bungkam.


Biru menyeringai, ternyata ancaman nya ampuh,terbukti ayah nya yg langsung terdiam,setidak nya biru punya satu senjata andalan yg mampu membungkam Hartono,dan mulut tak pantas nya itu.


"Saya tidak meminta di lahir kan di dunia,dan juga tidak meminta mendapat kan ayah tak bertanggung jawab seperti anda,jadi tetap lah bersikap saling tak kenal, karena pada dasar nya kita hanya orang asing,yg memiliki ikatan ayah dan anak"biru melangkah santai,meninggal kan tuan Hartono yg masih terdiam tak berkutik.


Begitu di luar,biru langsung di sambut dengan tatapan cemas yg di keluar kan oleh para senior yg memang menunggu nya di dapur,melihat kehadiran biru,sontak para penghuni dapur menghenti kan kegiatan mereka,lalu mendekat ke arah biru.


"Biru kau baik-baik saja?"


"Apa bos melukai mu?"


"Bagaimana keponakan ku, mereka baik-baik saja?"


"Perut mu sakit?"

__ADS_1


"Apa bos memecat mu,jika iya,kami semua akan mogok kerja"


Beragam pertanyaan di dengar oleh biru,dalam hati nya ibu hamil itu terharu,di saat dia di buang oleh keluarga nya sendiri,dia masih memiliki tempat untuk bernaung,rekan rekan kerja nya,yg tanpa memandang nya rendah sedikit pun, mungkin karena mereka tau nya biru janda.


"Aku baik-baik saja, senior.pak bos hanya salah faham,dia berfikir aku putri sahabat nya, pada hal aku hanya memiliki seorang ibu,itu pun jauh"alasan paling logis biru keluar kan, berharap para senior nya Percya,dan tak menaruh curiga.


"Baik lah mari lanjut berkerja!"semua orang termasuk biru langsung membubar kan diri begitu mendengar titah yg di keluar kan oleh koki senior,yg menjabat sebagai kepala dapur.


Biru menjalan kan tugas nya dengan baik,mencuci piring-piring kotor dan juga gelas-gelas,sesekali ibu hamil itu mondar-mandir membantu para koki membawa kan peralatan masak.


Matahari yg mulai meninggi,membuat restauran ini sangat ramai, wilayah yg berada di jantung kota,di sekitar wilayah perkantoran,membuat restauran ini banyak di kunjungi oleh para karyawan maupun bos,harga yg terjangkau,dan menu yg enak,membuat restauran ini menjadi pilihan.


Berlalu-lalang dengan pacuan waktu semakin mewarnai dapur restauran ini,umpatan,teriakan kadang makian juga terdengar ketika waktu mulai menunjuk kan jam makan siang,banyak nya pengunjung,membuat mereka memanfaat kan waktu sesingkat mungkin.


Biru terus mondar-mandir membantu semua rekan kerja nya,tak jarang dia pergi keluar membantu para kasir,membantu para pelayan,tanpa memperduli kan keadaan nya yg tengah hamil besar.


Hanya berlaku beberapa jam,sebelum restauran kembali lenggang,para pegawai kantoran sudah kembali karena jam sudah menunjuk kan waktu kembali berkerja.


Kini giliran para pelayan dan karyawan restauran yg istirahat,ada yg makan,sekedar duduk-duduk bahkan ada yg merebah kan diri di lantai dapur guna melepas lelah.


Biru lebih dahulu mengambil makanan yg memang telah di sedia kan,duduk di lantai bersama para senor yg lain.


"Huh dasar bos tidak tau malu,kita susah payah di sini,dia malah enak-enakan, seharus nya gaji kita di tambah"biru tersenyum mendengar salah seorang senior nya menggerutu.


"Bersyukur kak!cari perkerjaan di kota itu susah"biru menjawab gerutuan sang senor santai,sembari mengikat rambut pendek nya menjadi satu,supaya tak menghalangi nya untuk makan.


Mencari perkerjaan sangat susah terutama di kota besar, lapangan pekerjaan sangat sedikit di banding kan dengan pencari kerja, mereka semua beruntung berkerja di sini, setidak nya gaji nya cukup untuk makan dan menafkahi keluarga,walau pun gaji mereka tak seberapa.


"Ini susu mu biru!"koki senior membawa kan segelas susu ibu hamil untuk biru, setelah berterima kasih,biru langsung menegak nya,elisan di perut nya terasa, ketika para senior yg super ingin tau, mengelus perut nya lembut.


"Biru tak mau kah kau periksa kandungan?mungkin saja mereka kembar?"


Biru tertegun di tempat, dia sangat ingin periksa kandungan,tapi apa daya dia tak mempunyai uang yg cukup, sekarang,yg terpenting bagi biru bisa makan,dan menabung untuk lahiran kelak.


Perlahan,selain tabungan,biru juga menyisih kan sedikit uang nya untuk membeli perlengkapan bayi,biru tak tahu, kelak anak nya akan berjenis kelamin apa, karena itu dia membeli warna yg sama dengan nama nya,biru.


"Aku tak sabar menunggu anak mu lahir,bisa ku tebak dia akan mirip dengan ayah nya"


Air mata biru mendadak menetes,ketika mendengar kata AYAH,sumpah demi apapun, biru berharap anak nya tidak akan mirip laki-laki itu,ya laki-laki yg telah merenggut kehormatan nya secara paksa.


Cukup trauma itu biru simpan dalam hati dan ingatan nya, sebagai seorang ibu,biru benar-benar berharap,anak nya tidak akan mirip dengan laki-laki itu,biru takut karena trauma dan kemarahan nya,dia tak kan menganggap anak itu ada.


Lalu bagaimana jika sang anak kelak menanya kan keberadaan ayah nya,siap kah anak-anak nya menerima caci dan maki dari masyarakat karena terlahir tanpa ayah.


Biru terlalu berpengalaman dalam hal ini,dia tahu sakit nya itu,hidup tanpa ayah,sekuat mungkin biru berjanji,membuat anak nya kelak tidak merindu kan sosok ayah,dia akan menjadi ibu dan juga ayah sekaligus.


"Biru maaf"permintaan maaf dari sang senior berhasil menyentak lamunan biru, secepat mungkin,ibu hamil itu mengulas senyum tipis,meyakin kan bahwa dia baik-baik saja,dan tidak perlu mengkhawatir kan nya.


"Tidak apa-apa senior,jangan sungkan"biru menjawab sembari menghapus air mata nya yg mengalir tanpa izin.

__ADS_1


Setelah semua orang menyelesai kan makan siang nya,para pelayan serta koki,mulai melanjut kan perkerjaan yg tertunda.


Memberes kan dapur, membuang sampah,dan lain sebagai nya,saat biru sedang sibuk memberes kan alat-alat masak yg baru saja dia cuci,suara seseorang merebut perhatian nya.


"Biru!"biru menoleh,menghela nafas panjang,pak Rahardian yg baru di ketahui nya bahwa laki-laki yg menjabat sebagai bos nya itu,anak tiri ayah nya,yg otomatis menjadi saudara tiri nya.


"Ya pak"biru menyahut setelah berada tepat di hadapan Rahardian.


"Aku ingin menikahi mu"semua orang yg berada di dapur sontak terhenti,detik jarum jam terasa berhenti, jangkan biru, pelayan dan koki di dapur juga tertegun.


Mereka berfikir ada angin apa sehingga bos mereka melamar biru,seharus nya kan melamar dengan romantis,misal nya dengan sebuket bunga dan cincin lalu ini,bos mereka langsung melamar sosok biru di dapur.


Sementara biru,mata ibu hamil itu membulat,tampak beberapa kali mengerjap,biru benar-benar shock,dia di lamar benar kah?,untuk pertama kali nya dalam hidup dia di lamar?dan itu oleh saudara tiri nya,what!.


Dunia biru mendadak berputar,kepala nya terasa berdenyut hebat,kini tangan biru menyanggah pada dinding dapur, kepala nya terasa berkunang-kunang.


"Jika anda ingin bercanda jangan pada saya pak, saya terlalu sibuk"biru menjawab tenang,walau pun,dia yakin bahwa Rahardian bersungguh-sungguh, terlihat jelas,di Mata laki-laki itu.


"Aku tidak pernah bercanda, ini adalah perkataan paling serius seumur hidup ku"biru kembali memegangi kepala nya yg terasa berdenyut ketika mendengar jawaban yg keluar dari bibir Rahardian.


Dapat biru lihat,semua koki dan juga rekan kerja nya di dapur tertegun,bahkan mereka semua membuka mulut nya efek sangat terkejut,apa lagi biru,dia berada pada posisi yg sangat membingung kan.


Boleh kah biru pingsan sekarang,matau paling tidak menghilang dari bumi?situasi ini sangat membingung kan.


"Saya hanya seorang janda yg sedang hamil pak!anda terlalu terhormat untuk saya"biru memilih kosa kata paling meyakin kan.


"Aku tidak perduli!aku akan menganggap anak mu juga anak ku,jangan khawatir aku tidak akan pilih kasih"


Biru melongo kaget mendengar jawaban yg super santai, namun penuh nada meyakin kan yg di keluar kan oleh bos nya, laki-laki di hadapan nya selalu saja memiliki seribu alasan yg bisa membuat diri nya bungkam.


Selain karena memang tak menyukai Rahardian,di tambah dengan fakta lain yg menyata kan bahwa laki-laki di hadapan nya adalah putra dari wanita yg sudah merusak keluarga nya,biru juga sadar diri,bahwa dia tak lebih dari gadis hina, yg telah hamil anak laki-laki tak di kenal,walau pun semua orang mengenal nya sebagai janda,yg suami nya telah tiada.


"Kenapa kau selalu menolak ku biru"bukan Rahardian tak tahu,selama ini biru selalu menghindari nya,dalam semua kesempatan,biru selalu berusaha menjauh dan juga menjaga jarak dengan nya.


"Sebenar nya apa salah ku pada mu biru,aku tulus mencintai mu, terlepas dari kau seorang janda atau bukan,aku bahkan ikhlas menerima anak yg kau kandung,aku benar-benar tulus"


Biru terdiam,jika dia mau tentu dia bisa menerima Rahardian,tapi biru tetap menggeleng.


"Maaf pak, saya tetap tidak menerima lamaran bapak,saya hanya menganggap anda sebagai bos"biru menjawab sembari mengulas senyum manis.


"Biru,tak ada kah kesempatan untuk ku lagi?"biru menggeleng,dia sama sekali tak memberi kesempatan kepada siapapun untuk mengganti kan cinta nya pada sosok Andi.


# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.


Author balik lagi yah guys.


Like like like like like likelike like like like like like like like like like like like like like like like, like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE vote vote vote vote.


Sarange 💗💗

__ADS_1


__ADS_2