
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Pagi ini.
Biru dan William tengah bersiap dengan pakaian mereka masing-masing.mereka memakai pakaian dengan warna senada,warna biru gelap,yg sangat kontras dengan kulit putih pucat milik mereka.
Tuan besar Smith dan juga nyonya Lisa akan ikut berangkat menyaksikan penampilan perdana dari cucu mereka Rossi.
"Morning mom dad"William dan biru menyapa bersamaan ketika mereka berdua turun.
"Morning,kalian pasti sangat bersemangat kan?mommy juga!Rossi cucu mommy akan tampil dengan perfect,yg pasti akan membuat mata banyak orang memandang ke arah nya"nyonya Lisa berceloteh.sejak mengetahui bahwa Rossi akan berpidato,ia yg menjadi paling semangat.
"Tentu saja mom"William menjawab dengan seulas senyum tipis.
"Ayo cepat sarapan!jagoan kita akan tampil"dengan penuh kebahagiaan nyonya Lisa mengambil sarapan.
Setelah selesai sarapan,semua anggota keluarga Smith langsung menaiki mobil, sekertaris Steven tidak bisa datang karena tugas yg begitu menumpuk.
Mereka menuju ke sekolah secara bersamaan,rosse dan Rossi lebih dulu berangkat, karena perintah dari guru mereka di sekolah.
Di sana,sudah banyak orang tua wali murid yg berkumpul, kedatangan keluarga Smith tentu saja menarik perhatian banyak orang, terutama menantu baru mereka, biru.
"Mommy!loussi naik panggung"rosse yg melihat kehadiran biru langsung menghambur ke dalam pelukan sang ibu,menunjuk ke arah panggung dengan jari telunjuk nya.
"Ayo!"nyonya Lisa menggandeng mesra tangan tuan besar Smith erat,nyonya Lisa menatap tajam para wanita yg masih menatap penuh ***** ke arah sang suami.
Keluarga Smith duduk di barisan paling depan, mereka mendapat kan perlakuan khusus, karena penyumbang dana terbesar di sekolah ini.
"Baik lah pidato yg selanjut nya akan di sampai kan oleh penerus keluarga besar Smith,Abiyasa Rossi Anno Andara Smith"rosse yg berada di pangkuan William bertepuk tangan heboh, ketika MC menyebutkan nama sang kembaran.
"Selamat pagi,salam sejahtera untuk kita semua"
Ayah.
William tersentak, Dahi nya mengeryit heran,bukan kah rosse bilang tema yg di ambil oleh Rossi adalah tentang ibu?kenapa sekarang jadi berubah drastis.
"Ayah.
Aku berterima kasih pada Tuhan karena telah memberi kan dua ayah yg hebat bagi ku.
Satu ayah yg mengajar kan arti dunia pada ku,yg mengajar kan arti sebuah kasih sayang tanpa hubungan darah.
Dan yg satu laki-laki yg mengajar kan ku arti kesabaran seluas samudera, laki-laki yg membuat ku mengenal apa arti lelah nya menunggu.
Terima kasih.terima kasih karena telah mendidik anak nakal seperti ku menjadi lebih baik, terima kasih mau mendekap ku ketika aku sedih.
Ayah, terima kasih karena kau mau menggenggam tangan ku ketika aku sendiri,saat aku takut melangkah ke depan.
Terima kasih ayah, karena mau mendengar keluh kesah ku di saat hati dan batin ini lelah.
Mau memeluk ku di saat tubuh mungil ini bergetar ketakutan,memberi kan pelukan hangat, pengganti kehadiran seorang ibu.
Ayah,berjuta rasa terima kasih tidak akan pernah bisa membalas semua pengorbanan dan hal yg kau lakukan untuk ku.
Aku bahagia.ayah-ayah ku adalah laki-laki terbaik di dunia, tidak ada satu pun yg bisa menandingi ke dua ayah ku.
Aku dulu sangat membenci mu Daddy, karena kau tidak hadir di saat aku lahir,kau tidak ada di saat aku menangis sendirian,mendekap kakak ku seorang diri.
__ADS_1
Rasa benci itu timbul seiring waktu, karena aku terlalu kecewa Daddy tidak hadir,bukan Daddy yg menyambut ku lahir di dunia ini,melain kan orang lain.
Tapi aku tau satu hal,ini semua memang lah suratan takdir.
Suratan takdir yg membuat seorang anak malang harus berpisah dengan Daddy nya selama kurang lebih empat tahun,jarak benar-benar menyiksa.
Tapi,aku hanya ingin Daddy tau betapa aku mencintaimu Daddy."
William terisak pelan,ia merasa terharu,begitu juga para hadirin,mereka tidak bisa menahan air mata yg hendak tumpah.
"Daddy juga son"William segera mendekap erat tubuh mungil Rossi yg mendekat pada nya,isakan menjadi bukti betapa menyesal nya William.
William menyesal.bahkan sangat menyesal,andai dulu ia tidak egois dengan menyalah kan biru atas segala nya,mungkin saat itu ia lah yg menjadi orang pertama yang menyambut kehadiran rosse dan Rossi di dunia.
"Lousse juga sayang loussi!sini peluk lousse Ndak papa,Ndak usah malu.lousse belltellima kasih kallna loussi mau membuat pidato yg indah tentang lousse"rosse merentang kan kedua tangan nya,bersiap menerima pelukan dari Rossi.
"Tidak"biru hanya mengelus lembut rambut rosse,ia tentu sadar putri nya tengah kesal, karena Rossi enggan memeluk tubuh nya.
"Acara sudah selesai,kita akan mampir ke restauran sebentar"nyonya Lisa berdiri dari duduk nya,menghapus air mata yg masih mengalir deras dari mata nya.
"Ayo!"William menggendong tubuh mungil sang putra,mereka masuk kedalam mobil yg siap mengantar ke salah satu restauran terbaik di London Inggris.
Mereka makan bersama di sebuah restauran elit,sangat elit,cukup merogoh kocek yg cukup dalam.
"Mommy dan Daddy memutus kan agar kalian pergi ke Korea,sekedar berjalan-jalan atau liburan bagaimana apa kalian mau?"William melirik ke arah biru,menunggu keputusan yg akan di beri kan sang istri.
"Aku mau,tapi maaf mom,tugas kuliah ku sedang banyak-banyak nya"biru menjawab sungkan.tapi memang itu yg sebenar nya,tugas kuliah nya benar-benar menumpuk Sekarang.
"Nona Kim di mana ya?mommy dengar dia menghilang setelah bertemu dengan Steven?"
Pucuk di cinta ulan pun tiba, sekertaris Steven yg sudah menjadi topik perhatian berjalan mendekat, membungkuk hormat menyapa keluarga kecil Smith.
"Sekertaris Steven apa terjadi sesuatu?kenapa mommy bilang nona Kim menghilang setelah pertemuan kalian?"biru langsung melayang kan tatapan tajam ke arah sekertaris Steven.
"Oh jadi laki-laki itu yg memukul mu hah!kenapa tidak bilang mommy!"nyonya Lisa membentak keras.
Nyonya Lisa sendiri lah yg mengobati luka di wajah Steven,tentu saja sebagai seorang ibu dia panik ketika menyadari sang putra pulang dalam keadaan babak belur.
"Mommy jangan main-main, laki-laki yg ingin kau pukul bukan hanya anak seorang pengusaha,melain kan anak seorang king mafia"tuan besar Smith mengelus pelan bahu sang istri, berusaha untuk menenang kan nya.
"Cih! mommy tidak perduli bahkan jika king mafia sendiri pun yg turun.memang nya siapa mereka berani-berani nya memukul putra ku huh!"nyonya Lisa menyandar kan punggung nya ke sandaran kursi,tatapan wanita paruh baya itu masih penuh dengan emosi.
Bagi nyonya Lisa, anak-anak nya adalah segala nya.tidak ada perbedaan sedikit pun dalam pendidikan mau pun kasih sayang yg nyonya Lisa beri kan kepada Steven atau pun juga William,semua nya sama dan rata,tanpa memandang hubungan darah sedikit pun.
Apa yg William makan itu juga yang akan Steven makan,walau pun bukan putra kandung keluarga Smith, Steven tetap mendapat kan perlakuan yg sama dengan William.
Steven tentu terharu,kasih sayang nyonya Lisa sangat berbanding terbalik dengan kasih sayang dari ibu kandung nya.
Ya, sekertaris Steven memiliki seorang ibu kandung yg menikah lagi tepat enam bulan setelah meninggal nya sang ayah,mulai detik itu Steven kecil terus memberontak, hingga nyonya Lisa dan tuan besar Smith mengulur kan tangan mereka,siap mengadopsi laki-laki itu.
"Ah, kakak nya nona Kim ya?aku belum pernah melihat nya,jika kakak kandung yg ada di Indonesia aku sering melihat,apa kah dia menyeramkan sekertaris Steven?"sekertaris Steven mengangguk,membenar kan perkataan biru, Renald bagai kan iblis dalam wujud manusia.
"Hidup mu benar-benar menakut kan honey,kau berada di sekitar nona Kim,yg notabene nya putri angkat ketua mafia"William tidak henti-hentinya berdecak.
"Tapi setidak nya kehadiran nona Kim dapat membantu,dalam beberapa bulan terakhir ini total dua klan mafia yg menyerang keluarga ini"dengan suara berat,tuan besar Smith menyela.
"Glandpa?.apa dulu glandpa seollang mafia sepellti nona Kim?,dulu oppa tampan(tuan muda Kim) mengata kan,meleka yg di sellang oleh mafia dunia bawah itu,pasti memiliki hubungan masa lalu dengan dunia bawah"
Rosse memang tidak mengerti arti dari mafia,tapi mendengar semua orang menyebut mafia-mafia,rosse menyela, sesuai dengan pengetahuan nya yg di ajar kan oleh tuan muda Kim.
__ADS_1
"Ya Daddy dulu seorang tangan kanan bos mafia"semua orang yg ada di meja sontak tersentak mendengar pengakuan yg di keluar kan oleh tuan besar Smith.
"Apa? Daddy serius?"nyonya Lisa yg bersetatus istri nya saja sangat terkejut, karena seingat nya tuan besar Smith tidak memiliki riwayat yg berkaitan dengan dunia bawah.
"Ya,Daddy bahkan sempat terlibat konflik yg cukup parah dengan ayah angkat nona Kim,king dragon white"wajah tuan besar Smith mendadak suram.
Hubungan Antara dia dan juga king dragon white memang tidak buruk,tapi juga tidak baik.
Alasan kuat tuan besar Smith mundur dari dunia bawah karena bos nya lah yg menyebab kan meninggal nya istri dari king mafia dragon white,ibu kandung dari Renald.
King mafia dragon white memang tidak menyalah kan tuan besar Smith yg pada dasar nya tidak bersalah,tapi tetap saja rasa bersalah memaksa tuan besar Smith untuk angkat kaki dari dunia bawah.
Semenjak meninggal kan dunia bawah,tuan besar Smith sama sekali tidak pernah bersinggungan langsung dengan king dragon white,tapi ternyata takdir tuan secara mengejutkan mengirim Nisa yg notabene nya anak angkat dari king mafia,mendekat dan masuk ke tengah-tengah keluarga besar nya.
"Lalu apa alasan Daddy keluar dari dunia bawah?"William bertanya dengan hati-hati.sesekali melirik ke arah Rossi,putra nya hanya diam tanpa tertarik pada pembicara tersebut.
"Bos Daddy yg menyebab kan terbunuh nya nyonya Constantine,istri pertama dan terakhir dari king mafia dragon white"tampak sebuah beban yg teramat berat di wajah tuan besar Smith.
"Astaga?benar kah dad?apa kah laki-laki yg di bunuh oleh king adalah bos Daddy?"nyonya Lisa menutup mulut nya mengguna kan kedua tangan nya karena sangat terkejut.
"Iya,sejak itu Daddy memutus kan untuk keluar dari dunia bawah"tuan besar Smith mengangguk.
"Sebenar nya apa motif laki-laki itu membunuh nyonya Constantine?"sekertaris Steven ikut penasaran.tentu saja ia pernah mendengar kejadian itu, kejadian yg benar-benar membuat king menjadi sebuah iblis tidak berhati.
"Dendam masa lalu"tuan besar Smith menghela nafas berat.
"Apa nona Kim tidak tau?"biru bergumam pelan,tapi mampu di dengan oleh William.
"Tentu nona Kim tau"William menjawab.
"apa dia tidak menyimpan dendam pada keluarga kita?"tuan besar Smith menggeleng tegas,menyanggah perkataan Dari sekertaris Steven.
"tidak, karena jika salah satu anggota keluarga itu menyimpan dendam,bisa di pasti kan mereka sudah nembalas nya,lagi pula nyonya Kim baru masuk ke dalam lingkaran keluarga itu, sedikit banyak, mungkin dia belum tau asli seluk beluk keluarga itu"tuan besar Smith memberi kan analisis nya.
"tapi kenapa putra tampan ku Steven di ganggu oleh Renald!lihat lah wajah tampan dan kulit putih mulus nya sekarang jadi babak belur"nyonya Lisa masih memberengut,seakan meyakini jawaban nya sendiri.
"itu karena Steven mengganggu nona Kim,semua orang dunia bawah tentu tau Renald sangat menyayangi adik angkat nya yg di kenal dengan nama black rose"sekertaris Steven terdiam mendengar tuduhan yg di layang kan oleh tuan besar Smith.
laki-laki muda itu yakin perkataan nya sudah berhasil membuat pisikis Nisa sedikit goyah dan penyakit nya jadi kambuh,pantas saja Renald sampai datang,memberi kan bogem mentah pada wajah tampan sekertaris Steven.
Epilog.
di mobil, sekertaris Steven menyandar kan tubuh Nya di jok mobil,mata nya terpejam erat,di ikuti dengan tangan nya yg sangat kuat mencengkram stir mobil.
perasaan sekertaris Steven sangat kalut sekarang,dia pusing,fikiran nya terbelah menjadi beberapa cabang.
dia menyakini satu hal,bahwasanya dia sudah jatuh hari kepada sosok nisa ,tapi untuk meyakinkan diri sekertaris Steven berulang kali menjauhi gadis itu,di tambah satu fakta Bahwa gadis itu masih sangat terpaut pada masa lalu nya.
apa aku harus meminta maaf ya?.
untuk meminta maaf saja sekertaris Steven menjadi sangat bingung,jika dia mau meminta maaf, bagaimana cara nya.
sementara gadis cantik itu saja tidak tau kemana, sekertaris Steven bahkan sudah mengutus banyak orang untuk menyelidiki keberadaan nya,tapi dia sana sekali tidak dapat menemukan nya,gadis itu bak hilang di telan bumi.
aku minta maaf Nisa.
untuk pertama kali nya sekertaris Steven memanggil Nisa dengan nama asli nya bukan lagi nona Kim.
# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.
__ADS_1
Author balik lagi yah guys
Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE vote vote vote vote.