Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).

Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).
extra part: mengejar cinta dosen duren.


__ADS_3


FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


"Aku honey?"William menunjuk diri nya sendiri.


"Iya,hubby kan golongan darah nya sama,kasian loh sama mahasiswi nya pak Rahardian"biru menyenggol lengan William,menatap tajam ke arah sang suami.


"Iya-iya honey"William mengalah, mengikuti suster untuk mendonor kan darah nya.


1jam kemudian.


Biru masih memangku Rossi,menatap ruang IGD dengan santai.berbanding terbalik dengan Rahardian,yang terus mondar-mandir seperti setrika.


"Pak!"Jeno dan Roni datang,menatap sendu ke arah Rahardian.


"Ada apa?"tanya Rahardian bingung.


"Ternyata yang membuat Chika celaka itu delima and the geng"Jeno segera mengeluar kan handphone milik nya, menunjukan sebuah rekaman cctv.

__ADS_1


"Apa?!"Rahardian terbelalak kaget,tangan nya mengepal mulai menyadari motif delima yang sebenar nya.


"Kami sudah melapor kan nya ke polisi,pak rektor Juga sudah tau"rino memberi informasi,ayah nya adalah donatur besar di kampus,mudah bagi nya melakukan apapun.


Srek.


William keluar dari ICU,wajah nya sedikit pucat karena mendonor kan darah yang lumayan banyak untuk Chika.


"Oh ya Allah,hubby kau baik-baik saja?ayo duduk dulu"biru membimbing William untuk duduk.


"Ini Daddy"rosse mengulur kan sebotol air mineral,dan juga satu bungkus besar roti.


"Kepala ku pusing"William menyandar kan kepala nya di bahu biru, mencari kesempatan dalam kesempitan.


"Terima kasih William,berkat mu nyawa Chika terselamat kan"Rahardian mengucap kan terima kasih dengan sangat tulus.


"Tidak perlu berterima kasih, Rahardian kau tampak sangat peduli pada nya, anggap saja ini balasan karena kau menjaga biru dan kedua anak ku dengan baik dulu"


William membalas nya dengan bijak.


Chika sudah di pindah kan ke ruang rawat, Rahardian baru kembali dari ruang dokter,sudut hati nya nyeri, ternyata Chika mengalami gagar otak ringan,yang bisa menyebab kan kepala nya sakit kapan saja.

__ADS_1


"Bagaimana pak? kondisi Chika baik-baik saja kan? dokter bilang apa tadi?"Dea adalah orang yang paling heboh sekarang,sibuk melirik kesana-kemari.


"Chika mengalami gagar otak ringan.efek nya dia bisa sakit kepala kapan saja, karena itu jaga dia ya?"Rahardian menjawab lesu.


"Pak Rahardian suka ya sama dia?"biru bertanya antusias,menatap Rahardian dengan pandangan bahagia.


Aku hanya menyukai mu,dari dulu hingga sekarang.


Ingin rasa nya Rahardian menjawab seperti itu,tapi dia sadar diri,posisi nya hanya seorang kakak tiri dan juga sahabat di mata biru.


"Tidak,aku hanya kasihan pada nya"Rahardian menggeleng jujur.


"Belum aja kali pak,bentar lagi pak Rahardian pasti kepincut sama Chika"Dea mengejek sang dosen.


"Lebih baik kalian pulang sekarang, Chika biar saya yang jaga!"usir Rahardian pada Jeno, Rino dan Juga Dea.


"Iya-iya,pak Rahardian,mbak,sama suami kami pamit pulang duluan ya"Dea pamit pada semua orang yang ada di sana.


"Hati-hati"pesan Rahardian.


"Kalian mau pulang kemana?ke rumah ibu atau mau menginap di rumah ku sekalian?"tawar Rahardian.

__ADS_1


"Ndak,rosse sama Rossi nginep di hotel ayah.besok Rosse sama Rossi ke sini ya?buat jenguk calon Tante"rosse terkekeh.


"Kami pamit ya pak,jaga Chika.besok jika tidak ada kesibukan kami akan datang lagi"biru dan William segera pamit undur diri.


__ADS_2