
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Malam hari.
"Honey aku akan pergi ke pesta sebentar,jaga diri mu baik-baik ya?"William mengecup kening biru sebelum melangkah pergi.
Hotel Xz.
William,tuan besar Smith dan juga Nyonya Lisa berjalan masuk dengan langkah tegap.
"Kita sudah sampai di penghujung acara, kepada nyonya Lisa selaku sahabat dari nyonya rumah di persilahkan untuk naik ke atas panggung"
MC mulai berbicara,meminta nyonya Lisa untuk naik ke atas panggung,sekedar memberi kan sepatah dua patah.
"Terima kasih atas undangan nya kepada keluarga besar Smith,berdiri nya saya di sini sekaligus memberi pengumuman,bahwa putra tunggal saya William akan segera menikah dengan putri bungsu keluarga Andalusia,cetreen"
Deg!
Tangan William mengepal sangat erat mendengar pengumuman yg baru saja di beri kan oleh nyonya Lisa.
Apa-apaan mommy nya ini.dia ingin di jodoh kan, bagaimana dengan biru istri yg sangat ia sayangi itu.
"Bagaimana dengan istri Tuan muda Smith nyonya?"seorang tamu undangan mulai mengeluar kan pertanyaan.
"Mereka sudah bercerai!"jawab nyonya Lisa sangat santai.
"Alex jika kau ingin mommy selamat,cepat mendekat ke arah nona muda Andalusia Sekarang"nyonya Lisa berjalan mendekat ke arah William,tangan nya mengeluar kan sebuah silet dengan ujung yg sangat tajam.
"Mommy apa-apaan ini?!"William mengepal kan tangan nya geram, sebelum melangkah pergi.
"Kita pulang!"tuan besar Smith menarik tangan nyonya Lisa untuk segera pergi dari sana.
"Tunggu William!"William menghentak kan kaki nya geram,menoleh ke arah belakang, ternyata nona muda Andalusia berdiri di hadapan nya.
Tanpa basa-basi nona muda Andalusia langsung melingkar kan tangan nya di leher William, mencium bibir laki-laki itu.
Cekrek!
Tidak jauh dari sana, anak buah nyonya Lisa memfoto Nya,mengirim kan langsung pada Nyonya Lisa.
Begitu sampai di MANSION SMITH,nyonya Lisa berjalan cepat ke lantai atas,tepat di kamar biru dan juga William.
"Cerai kan putra ku sekarang juga!"biru yg sedang sibuk Merapih kan tempat tidur menoleh.
"Maksud mommy apa?!"suara biru naik satu oktaf,dia benar-benar tidak menyukai sikap nyonya Lisa yg semakin kemari semakin kurang ajar pada nya.
"Kau lihat ini!aku ingin Putra ku menikah dengan Wanita yg sempurna,wanita yg bisa memberikan nya anak!"nyonya Lisa memperlihat kan foto seorang wanita tengah berciuman dengan William.
Diam.biru tidak goyah sedikit pun,dia yakin William benar-benar mencintai nya, laki-laki itu sangat tulus tidak seperti nyonya Lisa.
"Aku tau suami ku sangat mencintai ku nyonya,dia tidak akan mudah berpaling"biru menjawab dengan yakin.
"Tapi kau tidak bisa hamil lagi,semua laki-laki tentu memgingin kan anak begitu juga dengan Alex putra ku!"
"Anak-anak dan anak?memang nya tau apa anda!saya sudah memiliki anak, sementara anda hanya memiliki satu anak!"biru berteriak keras.
"Kau benar-benar kurang ajar rupa nya,baik lah jika kau tidak mau bercerai dengan Alex, bagaimana jika kita kirim ke dua anak-anak mu ini ke surga?"
Tangan biru mengepal,titik kelemahan nya terdapat pada anak-anak nya,si twins rosse dan Rossi, dia rela melakukan apapun untuk Rosse dan Rossi.
"Kau tau siapa dia?nona muda Andalusia.dia adalah cinta pertama suami mu?kau yakin dia tidak akan berpaling!jika kau benar-benar mencintai nya pergi lah sejauh mungkin!kau wanita tidak berguna!"caci dan maki terus di layang kan oleh nyonya Lisa kepada biru menantu nya.
"Tentu dia akan berpaling,kau kan tidak bisa memberi kan nya keturunan"nyonya Lisa keluar setelah puas mencaci dan juga memaki biru,tanpa henti.
Seperti nya Nyonya Lisa,biru hanya bisa terdiam air mata nya luruh begitu saja, keluarga ini tidak menghargai pengorbanan nya sedikit pun, pengorbanan nya untuk tetap bertahan di sini, pengorbanan nya dulu menghidupi si kembar rosse dan Rossi seorang diri.
__ADS_1
"Ini kah balasan kalian?kalian hanya mengingin kan keturunan?"biru terisak menekuk kedua lutut nya,terisak keras.
"Apa salah ku?jika aku bisa memilih tentu aku ingin putra ku tetap hidup,tapi William lah yg memutus kan untuk mempertahan kan wanita ini!wanita yg tidak akan bisa memberi kan nya keturunan lagi!"biru terus terisak,tangan nya meremas gelas kaca hingga pecah,darah segar mengalir,tapi tetap tidak di hirau kan oleh nya.
"Apa ini harga seorang wanita di hadapan ibu mertua nya,ya Allah aku lelah,mommy terus-menerus menekan ku"biru semakin mengeras kan isakan nya.
Tidak ada guna nya dia di sini.dia yakin tidak ada guna nya lagi dia disini,biru menghela nafas pelan,menatap ke arah figura pernikahan nya dan juga William.
"Aku kecewa pada mu.tapi aku lebih kecewa pada diri ku sendiri yg tidak bisa memberi kan mu anak lagi,aku fikir kau dan mommy akan puas dengan rosse dan Rossi,tapi aku salah mommy tidak ubah nya wanita yg selalu mengingin kan cucu"biru memandang figura itu dengan perasaan pedih.
"Apa salah karena aku tidak bisa hamil lagi!"biru melempar sebuah patung ke arah figura, sehingga figura itu pecah namun tidak hancur.
"Mommy benar,aku bukan lah wanita yg sempurna untuk mu,aku akan mengakhiri semua nya sekarang"biru berdiri dari duduk nya, berusaha membulat kan tekad,dan meyakin kan diri bahwa semua baik-baik saja.
Biru menoleh ke arah lemari,mengambil sebuah koper berwarna hitam, mengisi nya dengan beberapa helai pakaian,dan juga pakaian di kembar.
"Maaf,aku terlalu sangat mencintai mu,hingga aku lebih memilih mundur"biru menyeret koper nya,meletak kan secarik kertas di atas nakas.
Setelah nya,biru mengeluar kan handphone milik nya, menekan satu nomor.
"Bisa jemput aku sekarang, keputusan ku sudah bulat untuk pergi dari sini,rumah ini tidak menerima wanita mandul seperti ku"
"Baik lah"
Biru menutup panggilan dengan cepat,tanpa di ketahui oleh banyak orang biru keluar melalui pintu belakang mansion yg minim penjagaan.
Tidak lama,sebuah mobil hitam datang, seorang laki-laki menyembul dari jendela,mempersilah kan biru untuk masuk.
"Selamat tinggal"biru bergumam lirih ketika mobil yg di tumpangi oleh nya menjauh dari area mansion.
Di sisi lain.
William bersungut-sungut tidak suka.
"Mommy apa-apaan ini!"begitu sampai di mansion,William berteriak keras.
"Tapi aku sudah menikah mommy!aku juga sangat mencintai biru!"William berteriak lantang,membentak sang mommy di hadapan tuan besar Smith.
"Dia wanita mandul Alex!"
Plak!
Satu tamparan melayang di pipi Nyonya Lisa,bahkan William sampai terpundur beberapa langkah ke belakang, menutup mulut nya karena sangat terkejut.
Sementara tuan besar Smith, laki-laki yg baru saja menampar sang istri hanya diam,dia tidak merasa bersalah sedikit pun,bagi tuan besar Smith nyonya Lisa sangat keterlaluan.
"Jaga bicara mu Lisa!berani sekali kau mengatakan biru mandul hah!dia sudah melahir kan si kembar!.apa ibu ku pernah meminta ku menikah lagi di saat kau hanya memberi kan satu anak untuk ku!tidak kan!"
Bentakan tuan besar Smith terdengar hingga penjuru mansion,tatapan laki-laki paruh baya itu sangat nyalang penuh kekecewaan.
Diam.nyonya Lisa tidak bisa berkata-kata,kemarahan tuan besar Smith tidak terbendung lagi sekarang.
"Kau cukup keterlaluan! bagaimana jika kau berada di posisi biru hah! dia sudah hidup susah hanya karena putra mu ini!dan sekarang kau mengata kan nya mandul!aku tidak mengenal mu lagi!"
"Aku hanya ingin cucu!"
"Cucu menjadi obsesi mu Lisa!rosse dan Rossi saja sudah cukup bagi kita!"
Tuan besar Smith membanting gelas secara kasar,belum selesai kemarahan nya, seorang maid masuk.
"Maaf tuan besar,nona biru tidak ada di kamar,saya hanya menemu kan surat ini"maid menyerah kan sebuah surat kepada William.
Di tengah-tengah keterkejutan nya,William segera membuka surat yg baru saja di beri kan maid.
Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.
Selamat malam tuan William Alexander Efron Smith.
__ADS_1
Maaf jika kepergian ku memberi kan tanda tanya di hati anda,jangan mencari keberadaan ku lagi.
Mungkin keputusan ku Sekarang sangat benar,aku sangat mencintai mu,mommy benar aku bukan wanita yg baik dan pantas hingga mampu bersanding di sebelah mu.
Aku tidak lebih dari wanita tanpa rahim.aku tetap istri mu,biru yg sama,aku tidak sakit hati sedikit pun atas perkataan Mommy,mommy benar wanita tidak berharga ketika tidak bisa memberi-kan keturunan.
Sebenar nya aku cukup kecewa karena mommy selalu memandang semua nya dari keturunan.pada hal aku telah memberi kan dua keturunan bagi keluarga Smith,tapi tetap kalian memandang ku sebagai wanita rendahan.
Maaf,mungkin keputusan ku Sekarang memang salah.tapi aku cukup tertekan,mommy terus menekan ku,bahkan mengguna kan nama anak-anak.
Aku lebih menyayangi mereka di banding kan anda.mereka segala-galanya bagi ku,aku membesar kan mereka seorang diri.
Maaf,mommy selalu menekan ku.aku tidak sanggup, karena itu aku memutus kan untuk pergi,jangan mencari ku lagi,hidup lah dengan baik,aku mencintai mu.
Jangan mencari ku lagi.tuhan mentakdir kan kita untuk hidup di jalan yg berbeda.
Aku akan selalu menjadi istri mu,walau mungkin kau akan menjadi suami dari wanita lain.
Istri mu:Biru Anindita fresyah.
"Biru!!"William berteriak keras,langkah nya secepat kilat berlari kelantai atas.
Mata nya terbelalak melihat keadaan kamar yg berantakan,kaca pecah di mana-mana,pintu lemari yg terbuka.
"Tidak,biru hanya bercanda"berulang kali William meyakin kan diri bahwa semua nya baik-baik saja, tapi di patah kan oleh kenyataan bahwa tidak ada satu pun baju biru di lemari.
William berulang kali menggeleng,ia mulai menggila ketika tidak mendapati satu pun barang-barang biru ada di kamar itu.
"Dia pasti ada di sini"William merogoh saku jas nya,mencari handphone hingga ia menekan nomor sang istri.
Mata William membelalak kaget ketika ia melihat handphone biru tergeletak di atas nakas Sekarang.
"Di mana biru!"tuan besar Smith ikut panik,ia telah berlari ke segala penjuru mansion tapi tidak menemu kan biru sama sekali.
"Biru pergi dad, istri ku sudah pergi"William luruh di lantai,ia mulai terisak sangat keras.
"Ada apa ini?"sekertaris Steven yg baru saja datang terbelalak kaget.
Tubuh nya masih lelah, karena ia baru sampai di Inggris beberapa puluh menit yg lalu,dan langsung datang ke mansion Smith setelah mendengar kegaduhan.
"Biru pergi Steven"sekertaris Steven terbelalak mendengar jawaban dari sang tuan muda.
"Nona muda pergi?"William hanya mengangguk lemah.
"Lisa selalu menekan biru,dia terus mengata kan bahwa biru mandul dan lain nya.pisikis biru pasti lah sangat tertekan"tuan besar Smith menjelas kan garis besar nya saja.
"Aku sudah menduga nya,pada akhir nya nona muda pasti menyerah"sekertaris Steven bergumam lirih.
"Saya akan segera meminta anak buah untuk mencari keberadaan nona muda sekarang"sekertaris Steven membungkuk hormat lalu berlalu pergi.
Di luar, sekertaris Steven mulai menerka-nerka kemana pergi nya Biru.
Nisa,satu nama yg terlintas di fikiran nya sekarang.mungkin saja wanita itu lah yg membantu pelarian biru.
Nomor yg anda tuju sedang tidak aktif atau di luar jaringan,coba lah beberapa saat lagi.
"Arghh sial"sekertaris Steven menggenggam erat handphone milik nya.
Sekertaris Steven sangat kesal sekarang,kenapa di saat ia baru saja menginjak kan kaki di Inggris,masalah demi masalah menyambut nya, masalah yg sial nya tidak bisa ia hindari.
"seharus nya aku bertahan lebih lama di Korea jadi aku tidak perlu menghadapi masalah seperti ini! benar-benar menjengkel kan"segala umpatan dan juga makian di keluar kan oleh sekertaris Steven.
# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh
Author balik lagi yah guys
Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE vote vote vote vote.
__ADS_1