Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).

Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).
extra part: mengejar cinta dosen duren.


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.



mampir ya!!!.


Setelah jemputan mereka datang.mobil langsung melaju menuju mansion Smith.


Dengan menggandeng tangan sang ayah,rosse masuk ke dalam rumah milik nya.


Seperti orang asing yang datang ke tempat baru.rosse terus menempel pada Rahardian,membuat Chika dan Rahardian saling melirik.


"Rosse,ini rumah mu.bisa tunjuk kan jalan menuju ruang tamu? aunty baru pertama kali masuk rumah sebesar ini?."bujuk Chika.


"No,rosse lupa aunty."jawab rosse dingin.


"Hei princess."


Senyum yang tadi nya lebar mendadak memudar.rosse fikir tadi suara sang Daddy ternyata uncle Steven.


"Hai."jawab rosse singkat.

__ADS_1


"Uncle merindukan mu sayang."Steven mendekap pelan tubuh Rosse.


"Maaf uncle, Rosse gerah."rosse melapas kan pelukan nya,menatap tidak suka ke arah Steven.


"Hai rosse,sudah pulang?."


Begitu masuk ke ruang tamu.rosse memandang ke arah Rossi yang hanya menyapa nya singkat,sibuk dengan virgin.


"Sayang,sini mommy merindukan mu."biru merentangkan tangan nya.


"Aunty rosse mau jeruk!."tidak memperdulikan sang ibu,rosse meminta jeruk pada Chika.


"Sayang,Daddy merindukan mu."William menghadiahi banyak kecupan di kening rosse.


Ujar rosse dingin.membuat semua yang ada di sana, mengeryit.


"Liburan?kau seharus nya pulang ke mansion ini rosse."tanya Rossi.


"No.aku tidak pulang ke mansion ini,aku datang untuk liburan.sekaligus mengurus kepindahan ku ke Indonesia.aku ingin tinggal bersama dengan ayah,dan sekolah di sana."jawab Rosse.


"Apa maksud mu rosse?apa kau fikir Daddy akan mengizinkan nya?"suara William mendadak berubah dingin.


"Apa aku meminta pendapat Daddy tidak bukan?."sinis rosse.

__ADS_1


"Rosse."Rahardian menggeleng, melarang rosse untuk berkata lebih jauh.


"Aku akan ikut ayah.dengan atau tanpa seizin kalian.aku akan tinggal di Indonesia,entah sampai kapan.mungkin sampai rambut ku beruban."


Keputusan rosse tidak bisa di ganggu gugat lagi.gadis berumur tujuh tahun itu sudah memikirkan nya matang-matang.


Dia sudah tidak peduli di sini mendapat kan yang ia mau,termasuk harta berlimpah.


Sekalipun warisan yang kelak ia miliki jatuh pada virgin.dia tidak peduli,satu yang rosse pedulikan dia ingin kasih sayang.


"Rosse!Daddy tidak akan membiar kan mu berlaku seenaknya.daddy memang membiar kan mu tinggal di sana selama dua bulan!tapi tidak dengan tinggal selama nya!!!."pekik William.


"Turun kan nada bicara mu pada putri ku William."Rahardian pasang badan,memeluk tubuh rosse.


"Rosse kau selalu egois."sinis Rossi.


"Ya.itu memang sikap ku.aku tidak menolak ataupun menyangkal nya.karena fakta nya memang seperti itu.karena aku egois,aku memilih pindah ke Indonesia.bersama ayah Rahardian dan aunty chika.ku rasa kalian sudah terbiasa dengan ketidakhadiran ku."


Rosse menatap sinis ke arah virgin.bayi tiga tahun itu juga menatap ke arah nya.


"Rosse Daddy tidak akan membiarkan mu pergi!apapun yang terjadi!."pekik William lagi, sementara biru hanya terdiam.


"Daddy tau apa yang terjadi dulu,saat mommy memaksa ku berpisah dari Daddy?.aku mogok makan,bahkan yang lebih parah aku nyaris meninggal.daddy mau itu terjadi?,aku tidak pernah meminta apapun pada keluarga ini,dan akan seperti itu."

__ADS_1


__ADS_2