Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).

Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).
extra part: mengejar cinta dosen duren.


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


"Ada,bapak kan calon suami saya"Chika kembali menggoda.


"Chika!"Rahardian berteriak keras.


"Sejak kapan saja jadi calon suami kamu?"Rahardian bertanya.


"Sejak kemarin"jawab Chika.


"Jawab jujur apa karena saya memutus kan perjodohan dengan delima,wanita itu menyakiti mu karena itu pada mu bukan?.”


Chika menghela nafas sangat panjang, mengangguk pelan.jujur,ia merasa tidak enak pada Rahardian,tapi mau bagaimana lagi ini.


"maaf,saya tidak tau delima mampu menyakiti mu"Rahardian menunduk,jelas dia merasa bersalah kepada Chika.


"Nggak perlu meminta maaf pak,bapak ini suka gitu deh"Chika merasa tidak enak pada Rahardian.


"Istirahat lah."


Chika mengangguk,memejam kan mata nya secara perlahan,mulai mengarungi dunia mimpi yang sangat ia rindukan.


Pagi hari nya.

__ADS_1


Chika membuka mata nya secara perlahan.sinar mata hari mulai memasuki celah-celah jendela,membuat Chika benar-benar terusik dalam tidur nya.


"Sudah pagi ternyata ya?"Chika bergumam lirih, memandang ke arah jendela, matahari mulai menimbul walaupun belum sepenuh nya.


Chika menoleh,ternyata Rahardian tertidur di sofa.wajah nya terlihat sangat lelah,di tambah dengan posisi tidur seperti itu.


Bagi pengidap kanker atau pun mantan pengidap kanker seperti Rahardian,harus lah istirahat yang cukup.


"Ternyata pak Rahardian cukup tampan ya?"sudut bibir Rahardian terangkat, membentuk sebuah senyum manis.


"Saya tau saya tampan"Rahardian membuka mata nya,bangkit berdiri.


"Kamu tetap di sini,nanti Dea datang.saya pamit,masih banyak urusan yang lebih penting"Rahardian menyambar kunci mobil milik nya.


"Iya,dia sedang ada di Indonesia.saya mau menemani nya, karena itu jaga diri mu sendiri baik-baik."Rahardian bersikap acuh.


Jleb.


Chika memegangi dada nya yang mulai terasa sesak.rahardian terlalu jujur, hingga menghantam hati Chika.


Chika memegangi dada nya yang mulai terasa sesak.rahardian terlalu jujur, hingga menghantam hati Chika.


"oh,Chika titip salam ya pak buat mbak biru sama keluarga nya.terus sampein rasa terima kasih chika ke suami nya mbak biru"


Chika mengulas senyum lebar.menghalau air mata nya yang sedang berlomba untuk jatuh dari mata yang selalu menampak-kan binar-binar bahagia saat melihat kehadiran Rahardian.

__ADS_1


"Hem"Rahardian hanya ber-dehem sangat singkat, sebelum berlalu pergi.


"aku terlalu mencintai mu pak hingga aku tidak pernah Bisa membenci mu sekalipun."


Chika terisak pelan, memegangi kepala nya yang mulai terasa sakit.


cinta.chika memang sudah jatuh cinta pada calon suami kakak tiri nya itu dulu.


saat pertama kali Rahardian datang ke rumah mereka,untuk menghadiri perjodohan antara laki-laki itu dan delima.


aura duda keren dan tampan,serta senyum manis,sikap sopan dan tata Krama yang di miliki Rahardian dalam sekejap mampu membuat Chika jatuh cinta.


tapi,bahkan hingga saat ini Chika belum mau mengungkapkan nya,cukup sadar diri siapa dia di kehidupan Rahardian,hanya sebatas mahasiswa tidak lebih.


cinta sepihak.


Chika tertawa miris.


Rahardian tengah dalam perjalanan untuk pulang.ia berniat bersih-bersih,lalu menyusul rosse dan Rossi,untuk mengajak kedua anak yang ia besar kan itu untuk jalan-jalan bersama.


Rosse dan Rossi.baby twin dari adik tiri nya itu benar-benar membuat Rahardian bahagia.


karena detik kelahiran rosse dan rossi.rahardian merasa kan bahagia nya menjadi ayah.


orang pertama yang menggendong si mungil,dan melantun kan adzan.walau pun tidak memiliki hubungan darah, Rahardian lah cinta pertama bagi Rosse,putri William.

__ADS_1


__ADS_2