Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).

Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).
extra part: William dan biru


__ADS_3

"Saya dengar dia di sibukkan dengan sebuah tender besar.yaitu pernikahan pebisnis paling kaya di dunia,Mark Celvin Asterio."sekertaris Steven menatap sendu ke arah Luar.


Dia tidak bisa membohongi diri sendiri,bahwa sebenar nya dia mencintai wanita yang akrab di sapa nona Kim ae-ra itu.


"Kau masih mencintai nya kan?"William menebak.


"Iya,aku masih mencintai nya,bahkan hingga detik ini"jawab sekertaris Steven.


"Jodoh tidak akan tertukar sekertaris Steven, langkah ini kau yang ambil,arti nya kau siap dengan segala kemungkinan nya."


Biru mengambil alih virgin,mengecupi pipi batita mungil yang selalu memanggil nya mommy blue.


"Steven,dia belum menikah.tidak ada salah nya mencoba,mungkin kau sekarang sedang menjaga jodoh orang."


William memberi semangat,walaupun ia yakin kemungkinan Steven mendapat kan hati Nisa sangat sedikit bahkan jauh dari kemungkinan.


"Saya permisi tuan"sekertaris Steven pamit undur diri.


"Hubby, sekertaris Steven tidak akan mampu mendapat kan hati nona Kim"biru menimang-nimang virgin yang sedang tertidur.

__ADS_1


"Jangan memberi harapan,dia sudah tau dengan kenyataan yang akan terjadi"lanjut biru lagi.


"Iya-iya"William mengangguk.


"Hai princess Daddy,kau mau bermain sesuatu sayang?"William mengangkat rosse,menggendong nya seraya mengecup kening sang putri.


"Tidak dad,rosse lelah.mau tidur, tapi di peluk Daddy ya?"rosse memasang wajah imut-imut,menunjuk kan sebuah binar indah di manik jernih milik nya.


"Tentu saja sayang,Daddy akan selalu memeluk mu,jika memeluk mommy tubuh mommy terlalu besar"William tertawa keras.


Sementara biru menatap tajam,tidak suka tubuh mungil nya di kata kan sangat besar.


"Iya sayang,ada apa?"biru bertanya.


"Kapan kita pulang ke Korea?"


William menoleh,heran dengan pertanyaan rossi.korea,mereka tentu tidak akan pulang ke Korea, karena di Korea tidak ada siapa-siapa


"Kita tidak akan ke Korea Rossi sayang, tidak ada siapa-siapa di sana,Nina Kim sedang pergi ke negara A"William berjalan mendekat,memberi pengertian selembut mungkin.

__ADS_1


"Oh"Rossi hanya menunduk tidak bersemangat.


"Ayo tidur son!"ajak William.


Mengangguk.rossi mengekori langkah William menuju kamar mereka yang ada di sebelah kamar William dan biru.


"Daddy,susu"rosse merengek, menunjuk-nunjuk ke arah dua gelas susu di atas nakas.


"iya sayang, sebentar"William mengambil nya,memberi kan nya pada si kembar.


"Rossi,jangan bersedih son,kau tau kan Daddy sangat menyayangi kalian berdua? bagaimana bisa Daddy membiar kan mu bersedih?"William menggengam tangan Rossi.


"mommy benar-benar sudah sembuh kan dad?atau mommy masih harus ke rumah sakit lagi?"tanya William.


"tidak.mommy sudah sembuh,cinta Daddy untuk mommy sangat lah besar,Daddy tidak akan membiar kan mommy kenapa-napa"William menggengam satu tangan rosse.


"iya, terima kasih dad karena sudah menjaga mommy dengan baik,Daddy memang laki-laki yang sempurna."mata Rossi berkaca-kaca ketika memberi kan pujian kepada sang Daddy.


"kau juga akan seperti itu juga saat sudah besar nanti,kau hanya akan mencintai tiga wanita,mommy mu,rosse dan istri mu kelak"William mengecup pipi Rossi gemas.

__ADS_1


"tidak dad!Rossi juga harus mencintai nona Kim, bagaimana pun dia juga mommy kami"rosse protes.


__ADS_2