Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).

Trillionaire Baby Twins (One Night Stand With Mr.William).
pernikahan (part 1)


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


2 hari berlalu.


Aula hotel Smith group.


Lampu flash terus menerus bersinar,gedung yg awal nya terlihat biasa saja,kini berubah sangat indah dan mewah,tentu saja berkat dari KNN boutique,yg berkerja keras siang dan malam demi acara ini.


Kursi-kursi berjejer rapih,dengan meja-meja berjajar,di sebelah kanan terdapat tempat khusus hidangan,bagi para tamu undangan kelas VVIP.


Tidak sembarang orang yg bisa datang ke mari,hanya rekan bisnis kelas atas,para keluarga, beberapa karyawan terpilih dari Smith group,dan juga awak media yg sengaja di undang.


Para tamu undangan tidak akan bisa masuk tanpa menunjuk kan kartu undangan kepada petugas dari Smith group.tampak Beberapa tim keamanan dengan logo Smith group berjaga di sekitar,dan juga para karyawan dari KNN boutique,yg juga ikut bertanggung jawab untuk acara hari ini.


Maid maid dari mansion Smith juga ikut andil bagian.mereka terus berjalan ke sana kemari,sekedar menawar kan hidangan atau menyapa para tamu undangan.keamanan sudah di siaga kan, bahkan mafia Dragon white yg di khusus kan untuk menjaga Nisa,itkut berjaga di luar,agar acara berjalan kondusif tanpa ada nya gangguan.


Alat khusus di sedia kan untuk memantau para tamu undangan tidak membawa senjata tajam atau semacam nya.para pengawal, petugas dan pelayan hari ini, memiliki tanda khusus,selain seragam yg sama yaitu berwarna putih dan navy,mereka juga memiliki tanda pengenal khusus,yg memiliki tanda tangan dari pemilik KNN boutique,yaitu Nisa.


Para tamu undangan mulai berbisik-bisik, ketika iring-iringan mobil terlihat datang.kamera langsung bersiap menyorot, siapa yg datang.


Pintu di buka oleh sekretaris Steven, seorang laki-laki yg menjadi bintang utama turun dengan gagah nya,berbalut toxedo berwarna putih tulang,dan juga dasi kupu-kupu yg melekat di kerah leher nya.


Di belakang nya,tuan besar Smith dan juga nyonya Lisa keluar dengan pakaian serasi khusus keluarga inti Smith,sama seperti milik sekertaris Steven.


Di setiap langkah tegap milik William,di situ juga jepretan kamera menangkap langkah kaki nya.dia adalah bintang utama acara ini,di tambah balutan tuxedo mahal yg di pesan langsung dari KNN BOUTIQUE,semakin menambah karisma yg di miliki.


Di ujung sana,kursi khusus untuk akad sudah di persiap kan,desain mahal langsung membuat semua orang terpukau.


Mereka bukan penganut agama Kristen, karena sebelum menikahi nyonya Lisa,tuan besar Smith telah menjadi mualaf, karena itu hari ini cukup menegang kan.


Duduk dengan tegap.william menyambut uluran tangan dari tuan Hartono,yg duduk di sebelah pak penghulu, karena tuan Hartono adalah wali sah biru,yg tidak lain ayah kandung biru.


"Bismillahirrahmanirrahim, saudara William Alexander Efron Smith bin Smith saya nikah kan dan kawin kan anda dengan putri saya biru Anindita fresyah binti Hartono,dengan mas kawin seperangkat alat sholat,1 juta dolar (12 miliar rupiah) dan juga 14 milliar rupiah di bayar tunai!"


"Saya terima nikah dan kawin nya biru Anindita fresyah binti Hartono dengan mas kawin tersebut di bayar tunai"dengan lantang dan satu kali tarik kan nafas,William berhasil mengucap kan ijab Qabul dengan hikmat.


"Bagaimana para saksi sah?"


"Sah!"kalimat sah menggema,di ikuti pak penghulu yg mulai membaca kan doa,untuk ke dua mempelai.


Di ruangan yg tidak jauh dari tempat pelafasan ijab Qabul, seorang gadis cantik di balut gaun syar'i cantik tengah menetes kan air mata nya,antara bahagia dan juga sedih, karena harus menikahi laki-laki yg tidak ia cintai.


Biru menghapus air mata nya.dia terus memandangi pantulan cermin yg menampak kan wajah cantik milik nya,untuk pertama kali nya biru tampil full make-up,walau pun Nisa telah mengambil tema natural,tapi biru tetap tampak sangat cantik.


Perhiasan berlian bertengger di leher berbalut hijab milik nya,tangan nya di hiasi gelang dan cincin berlian.biru menjadi putri sehari Sekarang.

__ADS_1


"Sayang,selamat ibu sangat bahagia"ibu ikut menangis terharu,putri kecil nya sudah tumbuh dewasa,putri yg ia perjuang kan mati-matian sudah tumbuh menjadi ibu dan istri,ibu memeluk tubuh biru erat.


"Ibu terima kasih karena telah mengajar kan biru,cara menjadi wanita yg kuat"biru ikut terisak penuh haru.


"Kita harus keluar,biru suami mu sudah menunggu"seorang gadis yg tidak kalah cantik masuk.bibir nya mengulas senyum tipis,gaun yg di pakai nya menambah kecantikan dari nisa.


Di sebelah nya terdapat Rosse dan Rossi, mereka memakai seragam inti keluarga smith.masing-masing menenteng tempat bunga, mereka bertugas menabur kan bunga.


Hanya Rosse yg sedari tadi tidak henti-henti nya tersenyum bahagia,melihat mommy dan Daddy nya bersatu,dalam ikatan suci nan sakral pernikahan.


Sementara rossi,raut wajah nya tetap sama,datar tanpa Ekspresi, jelas terlihat bahwa ia tidak suka dengan pernikahan ini,jika bukan karena paksaan dari Nisa,mungkin Rossi tidak akan datang.


Biru keluar dengan anggun nya.tangan sebelah nya bergelayut di lengan Rahardian, sebagai kakak yg akan mengantar kan adik nya menuju kehidupan baru,mengantar adik nya kepada laki-laki yg sudah menjadi suami nya.


Di depan Rosse dan Rossi,menabur kan bunga,di sebelah kiri,Nisa berjalan tidak kalah anggun,tidak jarang dia di sorot karena kecantikan alami milik nya,dia tampak nya akan menjadi bintang ke dua setelah mempelai.


Sesekali tampak Rahardian menghapus sudut mata nya yg basah,tanpa memperduli kan banyak nya kamera yg menyorot.


Rahardian, laki-laki yg sekarang akan mengantar kan biru pada William,tengah berusaha menahan perasaan tidak ikhlas yg masih menggelayut hati nya.


Pria mana yg ikhlas,melihat satu-satu nya wanita yg ia cintai,akan bersanding dengan laki-laki lain,di depan mata nya sendiri.cinta Rahardian untuk biru sangat lah besar, karena itu ia memilih untuk membiar kan biru memilih jalan nya sendiri, mengikuti dari belakang,memasti kan biru baik-baik saja.


Cemburu.kata kan lah Rahardian cengeng, karena dia menangis.mungkin orang akan berfikir laki-laki itu terharu, karena adik nya akan melangkah ke jenjang kehidupan baru.pada hal itu berbanding terbalik dengan kenyataan, kenyataan laki-laki tampan itu berusaha sebisa mungkin terlihat baik-baik saja,karena nyata nya dia sangat mencintai biru.


Ikhlas bukan lah hal yg mudah, terutama untuk Rahardian,empat tahun dari mulai biru hamil hingga sekarang,rasa cinta nya pada biru tidak pernah pudar,hanya saja gadis itu yg terus menerus menutup hati nya.


Rahardian dan Nisa melepas kan pegangan mereka pada biru,lalu mundur satu langkah, ketika William berjalan mendekat, menghadiahi kecupan manis di kening sang istri.


Selain para mempelai,fokus tamu undangan dan juga media adalah Rosse dan Rossi.anak kembar yg menurut rumor yg beredar adalah anak dari william, terutama karena wajah mereka sangat lah mirip.


"Daddy!"semua orang tertegun.pendapat mereka benar,bahwa Rosse adalah putri William,terutama ketika mempelai laki-laki itu menggendong tubuh Rosse dengan satu tangan nya, sementara satu tangan nya lagi di gandeng oleh biru.


Mereka berempat, berikut rossi.berjalan menuju singgasana kehormatan,raja dan ratu sehari.


"Boy selamat"nyonya Lisa yg baru saja naik ke pelaminan, langsung menghambur memeluk tubuh tegap sang putra.


Nyonya lisa berulang kali menepuk punggung kekar milik william.beliau menangis terharu,untuk pertama kali nya nyonya Lisa merasa sangat bangga.


"Terima kasih mommy"nyonya Lisa mengangguk,melepas kan pelukan William,membiar kan tuan besar Smith yg bergantian memeluk William,putra tunggal nya.


"Kau belum mendapat kan maaf dari putra mu boy,Daddy harap kau segera mendekat kan diri pada nya"William mengangguk,sesekali mata nya melirik ke arah biru dan Rosse.


Di pojok sana,nyonya Nina dan juga ratu menatap tidak suka kebahagiaan yg di dapat kan oleh biru.otak licik mereka tengah mencari-cari cara, agar bisa memisah kan biru dari Willliam.


"Bu!ratu tidak menyukai biru bersanding dengan William, dia terlalu sempurna.bahkan mahar yg di beri kan oleh William sangat besar Bu!bahkan melebihi harga tubuh ku!"


Nyonya Nina menatap tajam ke arah ratu.putri nya ini selalu saja menyinggung Harga tubuh.Ratu memang memiliki kekasih seorang pemilik agensi tempat nya bernaung,lebih tepat nya simpanan pria berumur 45 tahun.

__ADS_1


Model seksi ini berada di salah satu naungan agensi besar.karena,membutuh kan uang agar bisa shopping dan juga berfoya-foya,sekedar membeli barang berended,dan nongkrong-nongkrong di club.ratu menjadi seorang simpanan laki-laki tua beristri,nyonya Nina pun tidak melarang,selagi mendapat kan uang.


"Kita akan membuat laki-laki kaya itu, menjadi milik mu malam ini"nyonya Lisa mengulas senyum licik.


Tanpa nyonya Nina dan ratu sadari,Nisa terus mengawasi mereka sedari tadi dari belakang,firasat nya mulai tidak enak.


"Wah-wah,anda tampak cantik nona Kim"Nisa menoleh,ternyata dokter Vilton yg memuji nya.


"Terima kasih"seperti biasa nya,Nisa hanya menjawab seperlu nya saja.karena,setiap kata dan juga kalimat, sangat lah penting dan mahal bagi Nisa.


"Nona Kim!"dokter Vilton dan juga Nisa menoleh secara bersamaan,terlihat Rossi berjalan dengan gagah di sebelah William,dia lebih memilih untuk bersama Nisa,dari pada bersama dengan sang mommy,biru.


"Ada apa nona Kim?"begitu berdiri di sebelah Nisa, sekertaris Steven langsung bertanya.dari jauh dia menyadari,Nisa sedari tadi tidak henti-henti nya mengawasi gerak-gerik Nyonya Nina dan juga ratu.


"Tidak,ku rasa kita harus berwaspada pada nya"sekertaris Steven mengangguk singkat.


"Kenapa kalian jadi mirip detektif?"dokter Vilton tidak henti-henti nya berdecak,melihat dua manusia kaku dan dingin di sebelah nya,yg tidak henti-henti nya berlagak bak detektif kelas atas.


"Shh"mendadak Nisa mendesis hebat,tubuh nya ikut membungkuk, memegangi dada nya yg terasa sesak,mungkin karena jarang beristirahat, siang dan malam dia habis kan untuk turun langsung mengawasi jalan nya proses acara biru.


"Nona ayo duduk"sekertaris Steven menuntun Nisa untuk segera duduk di salah satu kursi di sana.


"Nona Kim apa masih sakit? paru-paru Anda kambuh"dokter Vilton melayang kan beberapa pertanyaan,tentu saja dia tau Nisa menderita penyakit apa, karena sewaktu kambuh dia lah Yg mengurus nya.


"Aku baik-baik saja,ku rasa karena kurang istirahat"nisa mengulas senyum tipis,terlihat jelas bahwa dia sedang menahan sakit.


"Rossi kau tidak bahagia kah mommy dan Daddy mu menikah?"Nisa mengalih kan pandangan nya kepada Rossi,yg sedari tadi diam tidak berekspresi.


"Aku tidak mempunyai Daddy"Nisa, sekertaris Steven dan juga dokter Vilton saling melirik mendengar jawaban dari Rossi.


"Rossi, kau tidak boleh bicara seperti itu"Rossi kembali menggeleng,untuk pertama kali nya dia tidak menuruti permintaan dari Nisa.


"Aku butuh waktu nona Kim"Nisa hanya mengangguk,biar lah ini menjadi masalah Rossi sendiri.


"Nona kim,anda mau mencoba nya?"sekertaris Steven menggeser, sepiring kecil berisi beberapa cake,ke arah Nisa,bentuk perhatian kecil dari nya.


"Terima kasih"Nisa menatap ke arah biru dan William,yg duduk di singgasana pernikahan.


"Nona Kim,apa kah anda tidak ingin naik ke sana?"Rossi mengeluar kan celetukan,berusaha mengubah suasana yg canggung.


"Jika aku bertemu dengan jodoh ku,aku pasti akan sesegera mungkin naik ke pelaminan"Nisa terkekeh di ujung ucapan nya,terlalu geli jika ia harus terus berharap, sementara untuk membuka hati saja tampak nya dia masih enggan.


"Anda cantik jika tertawa nona"semua orang yg ada di meja tertegun,untuk pertama kali nya secara gamblang sekertaris Steven memuji seorang wanita,di hadapan banyak orang secara langsung.


"aku tau"singkat Nisa, seakan tidak perduli dengan pujian sekertaris Steven.


# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

__ADS_1


Author balik lagi yah guys


Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE vote vote vote vote.


__ADS_2